Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Dinas Komunikasi dan Informatika
Kalimantan Timur berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia dalam
instalasi perangkat lunak BlankOn Linux secara massal.
"Sebelumnya DKI Jakarta pernah menginstal 288 unit laptop atau
komputer, kini di Kaltim terdapat 468 peserta dari mahasiswa, pelajar
dan masyarakat pecinta linux, berarti kita berhasil memecahkan rekor
MURI," ujar Kepala Diskominfo Kaltim, M Jauhar Efendi usai menyaksikan
pemecahan rekor di arena Kaltim Fair 2012 di Stadion Madya Samarinda,
Jumat.
Menurut Jauhar ketika mahasiswa lain berdemo dengan cara
anarkis, namun mahasiswa dan pelajar di Kaltim, khususnya dari Samarinda
dan Balikpapan justru berkumpul untuk mengikuti seminar dan memecahkan
rekor MURI instlasi massal BlankOn Linux.
Kegiatan ini merupakan tindakan cerdas dan patut mendapat apresiasi,
pasalnya para mahasiswa dan pelajar berarti turut mengkampanyekan
penggunaan perangkat lunak Linux, yakni gerakan untuk meningkatkan
penggunaan dan pengembangan perangkat Linux di Indonesia.
Hal ini juga untuk mendukung IGOS (Indonesia Go Open Source)
yang dideklarasikan oleh lima kementerian pada 30 Juni 2004, yakni
Kementerian HAM, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Kemeneg
Pendayagunaan Aparatur Negara, Departemen Kominfo, dan Departemen
Pendidikan Nasional.
Menurut dia manfaat Linux sangat banyak, di antaranya adalah
tidak perlu membeli Linux OS dan mengeluarkan uang yang mahal untuk
membeli CD windows yang asli.
Manfaat lainnya yakni, tidak perlu takut terkena razia
software karena linux adalah gratis, menggunakan linux berarti juga
membantu mengurangi pembajakan software dan tidak perlu membeli licensi
key.
Dikatakan, IGOS adalah keputusan strategis di bidang Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dari Pemerintah Indonesia melalui lembaga
terkait, terutama oleh lima kementerian.
BlankOn, lanjut dia, merupakan operasi sistem komputer
berbasis Linux yang dikembangkan oleh tim pengembang Linux BlankOn dalam
Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI).
Fitur Linux BlankOn saat ini mampu menghadirkan varian Linux
yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer di Indonesia, terutama di
dunia pendidikan, perkantoran, dan pemerintahan.