Fwd: Materi Pelatihan dll

6 views
Skip to first unread message

Komsos Paroki St. Ignatius

unread,
Dec 3, 2013, 4:42:58 AM12/3/13
to komsos-igna...@googlegroups.com, Pingkan Serafien, Sigit
Ini materi pelatihan kemarin, sekalian report tentang pelatihan kemarin.

Pelatihan tidak dihadari banyak paroki. Tapi gw baru pertama kali ikut pelatihan semenarik ini. Pelatihnya bagus sekali, mengutamakan praktek, mendorong tiap peserta untuk ikut terlibat langsung, baru setelah itu dikasih tau teorinya. Antusias pesertanya juga besar sekali, dari yang sama sekali tidak bisa menulis sampai ada dari mereka yang sudah menerbitkan buku. Dari mereka yang berjasmani sehat, sampai ada yang lumpuh, dan naik ke atas tangga dengan semangat 45, karena tempat pelatihan ada di lantai 3. 

Sayang sekali, karena sudah ada janji yang lain dan tidak mungkin dibatalkan, gw harus meninggalkan hari kedua. Dan pingkan juga memutuskan untuk tidak mengikuti pelatihan ini karena telat bangun dan agak flu. 

Pada pelatihan pertama, tiap peserta diwajibkan untuk membuat puisi, tentang bagian tubuh yang disuka. Buat puisi memang sulit, tapi rasanya lebih sulit menentukan bagian tubuh yang disuka *buat gw. Waktu membaca dan mendengarkan puisi berjalan menyenangkan, tidak ada yang menghakimi puisi mana yang bagus dan mana yang jelek. Tapi oleh pelatih diberi tahu, apa kelebihan dan apa yang harus diperbaiki. Puisi2nya sendiri sangat menarik, tiap peserta punya gayanya sendiri. 

Setelah selesai kami disuruh berimajinasi, menebak benda apa yang bulat, kuning dan asam. Tapi kami dilarang menjawab jeruk. Lalu kami disuruh menyebutkan apa saja kegunaaan batu bata, selain sebagai salah satu bahan bangunan. Sesi ini disebut pelatih sebagai .latihan otak. Lewat sesi ini pula, dilatih untuk merangkai subjek dengan kreatif.

Lalu masuk ke materi selanjutnya, tiap peserta harus mewawancarai teman sebelahnya, dipasang-pasangkan. Dan hasil wawancaranya dibacakan perorang. Menarik sekali, karena kalau biasanya kita mau wawancara itu harus minimal tau latar belakang orang yang mau kita wawancara. Di sini tidak. Beberapa pasangan sama sekali tidak mengenal pasangannya. Dari sini, terlihat bagaimana hasil wawancara yang bagus :

1. Tiap kali kita mau wawancara, kita harus mempelajari lebih dulu lawan bicara kita. Pertanyaan macam kapan bapak/ibu lahir, prestasi yang sudah diraih apa saja terutama kepada mereka yang lumayan terkenal, menunjukan kalau kita belum siap menghadapi lawan bicara kita. Karena informasi seperti itu sesungguhnya bisa dicari di luar wawancara. Hal ini kadang juga membuat orang yang kita wawancara, merasa ilfeel duluan, informasi yang ditanya itu-itu saja. 

2. Pada saat mewawancara, usahakan agar lawan bicara selalu dalam perasaan nyaman. Jangan menyudutkan, karena kita tidak akan mendapat apa-apa. Kalau memungkinkan wawancara dilakukan bisa dengan mengobrol. Karena kadang informasi tak terduga keluar ketika lawan bicara kita merasa nyaman saat berbicara dengan kita. 

3.Kadang kita bingung kalau pada saat wawancara, menemui orang yang senang bicara. Jangan lost focus ketika dia sedang berbicara. Dengarkan dengan seksama. Ulang kalimat terakhir yang ia katakan, pada saat mau memotong pembicaraannya. Agar ia tetap merasa dihargai. Dan wawancara bisa dilanjutkan tanpa melebar ke mana-mana.

4. Untuk narasumber yang sulit atau bingung memberikan jawaban, bisa disiasati, dengan memberikan dua alternatif jawaban yang dikira-kira pas. Dari situ, baru bisa dikembangkan lagi wawancaranya. 

5. Kesalahan umum ketika menulis hasil wawancara, salah menulis nama. Kalau dirasa kurang jelas, lebih baik minta narasumber untuk menuliskannya. 

Setelah itu kami disuruh untuk membuat tulisan tentang "gelas air mineral" sesuai dengan sudut pandang kami. Setelah selesai, kami dimasukan ke dalam kelompok-kelompok. Tiap kelompok berisi tiga orang. Di dalam kelompok, kami mempresentasikan apa yang sudah ditulis tadi. Melakukan argumentasi, membahas dengan anggota kelompok. Hasil diskusi dipresentasikan di depan forum. Cukup menarik mendengarkan presentasi tiap kelompok, karena ternyata cara pandang terhadap satu benda bisa berbeda-beda. 

Pelatih bercerita, biasanya dalam menentukan topik yang akan diangkat. Akan selalu ada pembicaraan mau dilihat dari sudut pandang mana topik tersebut. Latihan ini membantu untuk melihat sudut pandang yang paling menarik dan menyamakannya. Sebelum mulai mengerjakan topik tersebut. 

---------- Forwarded message ----------
From: alois epi <aloi...@yahoo.com>
Date: 2013/12/3
Subject: Materi Pelatihan dll

Teman-teman, ini materi pelatihan Sabtu_Minggu yang lalu. 
Oh ya, saat ada waktu luang, silakan kirim cerpen anda ke email ini. Plus undangan resmi dari saya untuk mengisi cerpen or artikel2 di majalah MOOGI.

Terima kasih, dan ciao!

ep
 
Cerdas dalam Kasih
Jl. D.I. Panjaitan Kav 46, Jatinegara, Jakarta Timur 13350




--
Adria Kosasih
Komsos Paroki Jalan Malang
0813.8000.3219 - Pin BB 
eyd .doc
Cerpen dan Kesederhanaan.ppt
Pedoman_Umum Pembentukan_Istilah_PBN.pdf
Tehnik Wawancara-revisi.ppt
Jenis Lead.pptx
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages