Matur nuwun Mas Hery,
Jepretan panjenengan betul2 memberi asupan gizi batin tersendiri.

Senyum sepulang kerja.
Doff dan hita putih, menyebabkan charisma ketiga Srikandi tampak sangat menawan.
Jenis selendang yg sama, membawakan cerita kalau mereka seperjuangan – “ngangsak” (selendang jenis itu mengingatkan kita pada selendang yg biasa dipakai ibu2 di Tmg (dulu) ketika mereka mengendong kayu – menuju kota untuk dijual).
Pandang mata ketiganya menyuratkan mereka pulang dari bekerja – bersaudara – dan indah sekali mas.

Perempuan sentani pengayuh sampan.
Dari gunung yg melatarbelakangi, dapat diduga pegunungan itu cukup tandus, bebatuan dan tak dapat menyimpan air tanah.
Biasanya, tebing danaunya/lautnya curam dan berbatu keras-cadas, airnya bening, sedikit menumbuhkan planton2 (makanan ikan).
Kehidupan, Kadang memang terlalu keras terasa (apapun bentuknya), lingkungan akan menyuguhkan matoda hidup autodidact kepada para penghuni sekitarnya.
Indah – memesona – keras …
Salam jepret,
Nuwun, Nithy
--
--
One Image can mean a lot of things
https://sites.google.com/site/kofortejkt/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "koforte" dari
Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke koforte+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.