Tah ieu aya bewara: manawi tiasa ditampi :-)
..............
Islam Times- Namun menurut Ford, bukti-bukti banyak menunjukkan,
aliansi tersebut tidak akan bertahan lama. "Ini adalah sebuah aliansi
dini dan pasti akan mengarah ke tampat yang menyebabkan terjadinya
pukulan besar".
Bentrok
antara pendukung dan penentang Mohamad Morsi, Presiden
Mesir
Aliansi antara Amerika Serikat dan Salafi Takfiri
Mesir saling menguntungkan, yang dapat membantu Washington memperkuat
pijakannya
di negara Afrika itu.
"Mesir adalah negara yang sangat penting, dan
Amerika Serikat pasti akan memainkan perannya di negara itu dan di
seluruh Timur
Tengah, "kata Glen Ford, editor eksekutif Black Agenda Report, dalam sebuah
wawancara dengan Press TV pada hari Rabu (30/7/13).
Menurutnya,
Washington telah menjalin aliansi puluhan tahun dengan militer Mesir
dan menjaga
ketergantungan mereka setiap tahun pada ratusan juta dolar bantuan
AS.
"Tapi Amerika Serikat membutuhkan lebih banyak lagi. AS memerlukan
pasukan di lapangan untuk mengacaukan tempat-tempat yang mereka inginkan, dan
untuk itu membutuhkan aliansi dengan Salafi dan jihadis, "katanya.
Namun
menurut Ford, bukti-bukti banyak menunjukkan, aliansi tersebut tidak akan
bertahan lama. "Ini adalah sebuah aliansi dini dan pasti akan mengarah
ke tampat
yang menyebabkan terjadinya pukulan besar".
AS perlu terus meningkatkan
aliansinya di Timur Tengah untuk memajukan kepentingannya di daerah, tambah
Ford.
"Tak seorang pun di Timur Tengah, tak seorang pun di bagian dunia
menyukai Amerika Serikat. Jika ada referendum dari masyarakat negara, tentu
Amerika Serikat dan Inggris dan Perancis akan ditendang keluar dari
negara-negara mereka dengan segera, " katanya.[IT/r]
--
http://www.kompasiana.com/albanduni14