Dear pak hendro dan rekan di bawah kolegial pak pringgo dan pak agus
Saya masih bingung untuk menentukan sikap, saya bisa saja datang tapi yang saya takutkan saya ikut ( datang di acara besok ) tapi jika nanti harus ada tanda tangan untuk pilih unit ? Bagaimana sy menentukan batas batas hukum nya pak ? Sedangkan di undangan cukup jelas akan ada " action " dari partisipan yang datang yaitu tanda tangan pilih unit. Sampai sekarang saya belum bisa perkirakan apa isi surat yg berisi tanda tangan pilih unit nanti.
Mohon berikan ?
Tks
Dear pak hendro
Begini pak, besok udangannya cukup jelas AKAN ADA Penandatanganan pilih unit yang isi suratnya masih di sembunyikan oleh team paguyuban. Oke, memang kita punya patokan dari isi surat ( draft ) yang telah di buat pak pringgo dan p agus. Yang bikin saya gak tenang begini pak, Undangan paguyuban itu menekankan pentingnya tandatangan harus hari itu juga, bahkan ada kalimat tidak ada susulan lagi jika hari itu tidak ada kesempatan untuk tandatangan. Meski pak.hendro sudah menuliskan bahwa acara besok bukan acara yang mempunyai ikatan hukum.krn bukan atas undangan kurator. Tapi melihat penekanan perihal undangan itu ( yg mgkin di tulis oleh p galih ) ini yg jadi dasar sy msh bingung menentukan bsk dtng atau gak . Atau gini aj deh biar simple besok pak hendro datang gak ? Kalo besok p hendro tidak datang saya juga tidak datang, krn bsk ada " action " dan karena ada action itulah saya musti hati hati krn sy tetap ingin berada dlm baris dan pandangan pak pringgo, agus dan rekan
Tks
Dear pak hendro
Sy tadi sudah telp ke pak pringgo mengenai kegundahan saya akan isi subtansi acara besok dilihat dr sisi hukumnya. Saya sudah mendapat sikap. Terima kasih.
Yg jelas saya masih tidak mengerti jalan pikiran team paguyuban kenapa masih ada yg di sembunyikan siiihh ? Bukannya terang terangan saja akan lebih baik ? Kalo acara pake sembunyi begitu ini untuk kepentingan apa dan untuk siapa, sebenarnya ? Kenapa juga team paguyuban tidak merespon dengan.baik ya usulan draft dr pak pringgo yg jelas jelas sangat waspada akan AKIBAT dr salah memilih tindakan hukum. Ini yang jadi pertanyaan dalam hati saya pak, sehingga boleh di kata sedih jg.
Salam