SORE PAK PRINGGO,
Mbak Shanty; tolong di print out dan buat Pak Pringgo saat kembali ke kantor mala mini.
Melanjutkan pembicaraan yang terbatas dan melanjutkan pertemuan hari minggu; dibawah adalah Wacana yang dapat saya sampaikan Kepada Bapak untuk mencari terobosan HUKUM akan hak Boedel ini dapat dikonversikan atas UNIT.
Pengumuman Koran adalah tanggal 4 July; kepotong 2 x Sabtu dan Minggu; maka DEAD LINE Surat Keberatan harus masuk hari JUMAT 12 July 2013; surat sehari sebelumnya agar supaya dapat masuk.
Diemail bawah Kepada para konsumen KPA BTN; (karena saya juga masuk dalam Grup KPA BTN yang akan mengirimkan keberatan); mungkin juga sebagai masukan Bapak dan rekan-rekan KOLAGIAL …
· Dasarnya Data; dapat dilihat dalam daftar lengkap ini;
· Kami keberatan atas biaya-biaya Fantastis yang membebani Boedel contohnya untuk Sidang sebesar 250 Juta per perkara.
· Kami keberatan atas biaya Fantastis untuk permasalahan dengan BARESKRIM sebesar 750 Juta. Bilamana perlu ini juga ditembuskan ke KAPOLRI dan KPK; siapa tahu ini ada Gratifikasi yang dilakukan oleh TK namun dibebankan Kepada BOEDEL Pailit; yang seharusnya menjadi HAK Konsumen.
· Dan biaya-biaya Fantastis lainnya.
· Kami meminta Nilai pembagian Boedel ini sebesar 100% seperti nilai uang yang dikeluarkan oleh para Konsumen; namun kami tidak mengingikan fisik uang tersebut namun dikonversikan / dialokasikan sebagai Biaya uang Muka / DP untuk Pembelian Unit kami; dan kita sadar akan adanya biaya escalasi / peningkatan harga; dan kami tetap terbukan untuk negosiasi …
Mohon kata-kata diatas mungkin dapat diperhalus atau disesuaikan dengan kaidah HUKUM;
Bila rekan-rekan ada masukan silakan email dengan SUBJECT ini.
Salam,
HENDRO
From: Hendro Rahardjo [mailto:hend...@promatcon.co.id]
Sent: Tuesday, July 09, 2013 2:45 PM
To: 'jakarta smile'; 'ADRI-ERA'; 'ANNI OMPU SUNGGU'; 'ANNI OMPU SUNGGU'; 'AYU'; 'CING CHU'; 'COSMAS'; 'EDDY KURNIAWAN'; 'ELLY SULIANTY'; 'ELLY, dr'; 'ENDANG ET'; 'ENI DWIYANTI'; 'ERNI'; 'ERRY'; 'FALCONI'; 'HARI SUNARKO'; 'HENDRO'; 'HUDIANA'; 'KATARINA'; 'KURNIAWAN'; 'OLIVER SIANTURI'; 'PINNI'; 'RATNA'; 'RATNA'; 'REZZA-MEDI'; 'RISMA'; 'RIZKI'; 'SANDY'; 'SHINTA'; 'SISCA'; 'SUSLIN'; 'TANTRI YULIANTI'; 'WAHYU HIDAYANTO'; 'WILLIAM'; 'YOHANES'
Cc: valenti...@yahoo.com; yanti....@gmail.com; katarina...@yahoo.com; yanti.y...@gmail.com
Subject: DAFTAR PEMBAGIAN KOMPAS 4 JULY 2013
Importance: High
Sore BU SISCA dan REKANS;
Sedih ya HARTA kita tinggal segitu; upaya apa lagi yang perlu dilakukan? Karena ini adalah grup ini adalah sesama konsumen BTN; maka kita batasi dulu disitu KONSUMEN BTN.
Sebagai info saya voluntary di Paguyuban dan Kolagial Agus-Pringgo; akan melakukan Keberatan atas pembagian Boedel tersebut; disini surat keberatan dapat diajukan selama 10 hari sejak diterbitkannya di KORAN Kompas salah satunya;
Pengumuman Koran adalah tanggal 4 July; kepotong 2 x Sabtu dan Minggu; maka DEAD LINE Surat Keberatan harus masuk hari JUMAT 12 July 2013; baik itu ke Kurator maupun ke Pengadilan (ini saya kurang mengerti karena bukan orang hukum)
Tapi sepertinya pengadilan; karena ini akan masuk ke Juru Sita dan akan dipanggil atau dibuka suatu Sidang seperti GUGATAN…
(tolong di konsultasikan dengan Pak Satya apakah benar demikian)
Layangkan Surat sebanyak-banyaknya secara Pribadi maupun Kolektif (bilamana anda tidak punya Lawyer atau Advocat) silakan dilakukan secara pribadi. Supaya ini menjadi dasar pertimbangan pengadilan bahwa konsumen Kemanggsian Residence ini bukan ingin Uang namun ingin UNIT. (walaupun kita harus sadar bahwa akan ada escalasi harga baru)
WACANA:
Sekilas saya diskusi dengan Mbak Katarina: Pak Valentino; Bu Yanti; dan beberapa Advocat; Pembagian Boedel ini memang sudah Final di TTD oleh HAKIM;
kami sedang mencari terobosan dari sisi HUKUM untuk memaksimalkan nilai Boedel dan tetap dapat dikonversikan ke UNIT;
mungkin dari sisi konsumen BTN yang di volunteer oleh BU SISCA dan dibantu oleh Pak Satya sebagai pribadi tolong di ide kan / masukan dalam surat keberatan sbb:
· Dasarnya Data; dapat dilihat dalam daftar lengkap ini; yang saya berikan ke Mbak Katarina Minggu Malam yang diantar kekantor Bu Sisca.
· Kami keberatan atas biaya-biaya Fantastis yang membebani Boedel contohnya untuk Sidang sebesar 250 Juta per perkara.
· Kami keberatan atas biaya Fantastis untuk permasalahan dengan BARESKRIM sebesar 750 Juta. Bilamana perlu ini juga ditembuskan ke KAPOLRI dan KPK; siapa tahu ini ada Gratifikasi yang dilakukan oleh TK namun dibebankan Kepada BOEDEL Pailit; yang seharusnya menjadi HAK Konsumen.
· Dan biaya-biaya Fantastis lainnya.
· Kami meminta Nilai pembagian Boedel ini sebesar 100% seperti nilai uang yang dikeluarkan oleh para Konsumen; namun kami tidak mengingikan fisik uang tersebut namun dikonversikan / dialokasikan sebagai Biaya uang Muka / DP untuk Pembelian Unit kami; dan kita sadar akan adanya biaya escalasi / peningkatan harga; dan kami tetap terbukan untuk negosiasi …
Mohon kata-kata diatas mungkin dapat diperhalus atau disesuaikan dengan kaidah HUKUM; saat Bu Sisca berkomunikasi dengan Pak Satya.
Satu lagi BU SISCA; mohon dapat didiskusikan; apakah advisory dan bantuan Hukum yang dibantu oleh Pak Satya ini Pro BONO (Free Of Charge) atau memang nanti akan ada Fee atau biaya SKUM untuk biaya Pengadilan atau Fee Lawyer saat kita menghadapi Gugatan balik bila ada?
Supaya semua rekan-rekan kita semua ini sadar akan Hak dan KEwajibannya … dari sejak PKPU saya banyak melihat teman-teman AKR ini tidak solid; begitu sudah menyangkut biaya … rata-rata KABUR; dan bagi saya selama biaya ini ditanggung bersama saya siap ikut urunan.
Demikian wacana atau ide dari saya; mudah-mudahan teman-teman sadar; bahwa tiap Gugatan atau Keberatan selalu ada konsekwensinya. Dan mohon maaf bilamana ada kata-kata yang tidak berkenan dari wacana yang saya sampaikan diatas.
SALAM PERJUANGAN,
Hendro R