Viryal Afaf
unread,Sep 30, 2011, 8:05:54 AM9/30/11Sign in to reply to author
Sign in to forward
You do not have permission to delete messages in this group
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to KelasIT-B
Sistem operasi memiliki File Allocation Table (FAT) yang digunakan
untuk
membangun struktur direktori seperti tampak pada Windows Explorer di
sistem operasi
Windows. File yang tersimpan di harddisk ini terpencar di berbagai
sektor. FAT ini
berisi pointer untuk menunjukkan posisi file di dalam harddisk. Jadi,
meskipun tampak
rapih di Explorer, tidak demikian halnya di dalam harddisk. Pada saat
pengguna
komputer menghapus file itu, yang sebenarnya terjadi adalah hanya
pointer untuk file
itu saja yang dihapus. File tetap bersemayam di dalam harddisk, namun
sistem operasi
tak lagi mendeteksinya.
Karena file terhapus itu sebenarnya masih ada di alam harddisk, dengan
bantuan recovery software, mudah sekali mengembalikannya. Recovery
software
mendeteksi file-file yang tidak memiliki pointer dan menampilkannya.
Pada saat
sebuah file dikembalikan, recovery software akan membuat pointer di
FAT milik sistem
operasi, sehingga sistem operasi mampu mendeteksi file itu lagi.
Tak dijamin 100% sebuah file yang berukuran besar, karena sangat
mungkin
tersimpan di sektor yang berbeda sehingga memiliki banyak pointer.
Pada saat ia
dihapus, seluruh pointernya pun turut dihapus. Ketika file itu
dikembalikan, ternyata
hasil pengembalian tidak sesuai dengan yang diharapkan. File itu tidak
lengkap. Apa
yang terjadi? Apakah karena recovery software yang digunakan kurang
baik? Bisa
saja, namun kemungkinan yang paling besar adalah harddisk sudah diisi
oleh file baru.
Pada saat file baru dimasukkan ke dalam harddisk, oleh sistem operasi,
file itu akan
diletakkan di sektor yang dianggap kosong. Bisa saja sektor itu
sesungguhnya berisi
bagian dari file besar yang tadi dikembalikan.
Nah, bagian yang tertimbun ini tak mampu dikembalikan. Penjelasan ini
juga
menjawab pertanyaan mengapa file yang sudah lama terhapus tidak dapat
diperoleh
kembali? OK. Mudah-mudahan saja bermanfaat..Amien