TUGAS PENGANTAR IT

0 views
Skip to first unread message

andi ridwan

unread,
Oct 3, 2011, 8:58:30 AM10/3/11
to KelasIT-B

BLUERAY
Cakram Blu-ray (Inggris: Blu-ray Disc disingkat BD) adalah sebuah
format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video
definisi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu panjang
gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih
pendek dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan CD.
Format saingan Blu-ray yaitu HD DVD juga menggunakan laser jenis yang
sama. Cakram Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya
dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD. Beberapa pabrik bahkan telah
membuat cakram Blu-ray satu lapis dan dua lapis (50 GB) yang dapat
ditulis ulang.[1] Beberapa studio film yang mendukung format Blu-ray
bahkan telah merilis atau mengumumkan akan merilis film pada cakram
berkapasitas 50 GB.blue ray lebih pendek dari panjang gelombang laser
memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak informasi pada 12 cm CD /
DVD ukuran disk. Minimum "spot size" di mana sebuah laser dapat
terfokus dibatasi oleh difraksi, dan bergantung pada panjang gelombang
dari cahaya dan kecepatan rana numerik dari lensa yang digunakan untuk
fokus itu. Dengan penurunan panjang gelombang, meningkatkan kecepatan
rana numerik 0,60-0,85 dan membuat penutup lapisan tipis agar
terhindar dari efek optik yang tidak diinginkan, laser dapat
difokuskan ke tempat yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan lebih
banyak informasi yang akan disimpan di daerah yang sama.

Cakram Blu-ray mirip dengan PDD, format cakram optik lainnya yang
dikembangkan oleh Sony dimana sudah tersedia sejak 2004. PDD memilik
kecepatan transfer data yang lebih tinggi. PDD lebih ditujukan untuk
pemakaian data bisnis atau cadangan.

Cakram Blu-ray sekarang ini pernah terlibat dalam perang format dengan
saingannya HD DVD yang dikembangkan Toshiba. Setelah beberapa
perusahaan film dan peritel besar mulai mengakhiri dukungan terhadap
format HD DVD pada awal 2008, pada 19 Februari 2008 Toshiba
mengumumkan akan mengakhiri produksi dan pengembangan HD DVD sehingga
secara langsung menyudahi perang format tersebut.[2]









HUKUM MOORE
Hukum Moore adalah salah satu hukum yang terkenal dalam industri
mikroprosesor yang menjelaskan tingkat pertumbuhan kecepatan
mikroprosesor. Diperkenalkan oleh Gordon E. Moore salah satu pendiri
Intel. Ia mengatakan bahwa pertumbuhan kecepatan perhitungan
mikroprosesor mengikuti rumusan eksponensial.

Perkembangan teknologi dewasa ini menjadikan HUKUM MOORE semakin tidak
Relevan untuk meramalkan kecepatan mikroprossesor. Hukum Moore, yang
menyatakan bahwa kompleksitas sebuah mikroprosesor akan meningkat dua
kali lipat tiap 18 bulan sekali, sekarang semakin dekat kearah jenuh.
Hal ini semakin nyata setelah Intel secara resmi memulai arsitektur
prosesornya dengan code Nehalem. Prosesor ini akan mulai menerapkan
teknik teknologi nano dalam pembuatan prosesor, sehingga tidak
membutuhkan waktu selama 18 bulan untuk melihat peningkatan
kompleksitas tapi akan lebih singkat

Akan tetapi, saat ini Hukum Moore telah dijadikan target dan tujuan
yang ingin dicapai dalam pengembangan industri semikonduktor. Peneliti
di industri prosesor berusaha mewujudkan Hukum Moore dalam
pengembangan produknya. Industri material semikonduktor terus
menyempurnakan produk material yang dibutuhkan prosesor, dan aplikasi
komputer dan telekomunikasi berkembang pesat seiring dikeluarkannya
prosesor yang memiliki kemampuan semakin tinggi.

Secara tidak langsung, Hukum Moore menjadi umpan balik (feedback)
untuk mengendalikan laju peningkatan jumlah transistor pada keping IC.
Hukum Moore telah mengendalikan semua orang untuk bersama-sama
mengembangkan prosesor. Terlepas dari alasan-alasan tersebut,
pemakaian transistor akan terus meningkat hingga ditemukannya
teknologi yang lebih efektif dan efisien yang akan menggeser mekanisme
kerja transistor sebagaimana yang dipakai saat ini.

Meskipun Gordon Moore bukanlah penemu transistor atau IC, gagasan yang
dilontarkannya mengenai kecenderungan peningkatan pemakaian jumlah
transistor pada IC telah memberikan sumbangan besar bagi kemajuan
teknologi informasi. Tanpa jasa Moore mungkin kita belum bisa
menikmati komputer berkecepatan 3GHz seperti saat ini.



SEMPRON
Versi Socket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yang
dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karena memang
pada saat itu AMD telah meluncurkan prosesor untuk pasar high-end, AMD
Athlon 64. Fitur yang ditawarkannya sama dengan AMD Athlon XP,
termasuk dalam metode marketing yang digunakannya (tidak seperti Duron
yang menggunakan kecepatan sebagai penanda seri, Sempron menggunakan
Performance Rating, seperti halnya Athlon XP).Performance Rating
Kecepatan sebenarnya Multiplier Kecepatan bus Cache Level-1 Cache
Level-2 Tegangan Proses manufaktur Jumlah transistor Daya maksimum
2200+ 1500 MHz 9x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600 Volt 130
nanometer 37.2 juta 62 Watt
2300+ 1583 MHz 9.5x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600 Volt
130 nanometer 37.2 juta 62 Watt
2400+ 1666 MHz 10x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600 Volt 130
nanometer 37.2 62
2500+ 1750 MHz 10.5x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600 Volt
130 nanometer 37.2 62
2600+ 1833 MHz 11x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600 Volt 130
nanometer 37.2 62
2800+ 2000 MHz 12x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600 Volt 130
nanometer 37.2 62
2200+ (Barton) 1500 MHz 9x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600
Volt 130 nanometer 54.3 62
2800+ (Barton) 2000 MHz 12x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 256 KB 1.600
Volt 130 nanometer 54.3 62
3000+ 2000 MHz 12x 166 MHz (333 MHz, DDR) 128 KB 512 KB 1.600 Volt 130
nanometer 54.3 62

[sunting]
AMD Sempron (Socket-754)

AMD Sempron Socket 754 adalah prosesor Sempron yang dibangun di atas
arsitektur AMD64, demi meningkatkan kinerja yang dimilikinya. Sempron
memiliki nama kode Palermo, yang sama seperti AMD Sempron Socket A,
menggunakan Performance Rating dalam proses marketingnya. Karena
dibangun dengan menggunakan arsitektur AMD64, prosesor ini mampu
menjalankan instruksi 64-bit. Meskipun demikian, pada beberapa seri
prosesor Sempron, fitur itu tidak diaktifkan (sehingga hanya dapat
mengeksekusi instruksi 32-bit saja).

Range kecepatan yang dimilikinya adalah antara 1400 MHz (PR-2500+,
populer di kalangan overclocker) hingga 2000 MHz (PR-3400). AMD
Sempron dibangun di atas wafer 90 nanometer atau 130 nanometer.

Cache Level-1 yang diimplementasikan di dalam prosesor ini adalah 128
KB, yang dibagi menjadi dua jenis, 64 KB untuk instruction cache dan
64 KB sisanya untuk data cache. Sementara itu, cache level-2 yang
diimplementasikan di dalam prosesor ini berkisar antara 128 KB hingga
256 KB, on-die.

Seperti halnya AMD Athlon 64, prosesor ini dilengkapi dengan satu buah
link HyperTransport yang dapat digunakan untuk dikoneksikan ke chipset
motherboard. Versi yang dibuat dengan menggunakan wafer 90 nanometer
telah diimplementasikan SSE3 di dalamnya.
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages