Selling Jesus

3 views
Skip to first unread message

Iman St

unread,
Nov 9, 2014, 11:06:49 AM11/9/14
to kedoya...@googlegroups.com


Selling Jesus: What’s Wrong With Marketing the Church-Douglas Webster

Dua kata yang seringkali dipertentangkan orang ketika bicara pertumbuhan gereja adalah: “kualitas” dan “kuantitas”. Mana duluan? Apa yang harus dipentingkan? Sebagian berkata “kualitas”, perhatikan iman jemaat, pembinaan yang mendalam, dst. Sebagian lagi berkata “kuantitas”, perhatikan bagaimana menginjili, bagaimana menarik orang datang, dst, Lalu ada yang mendamaikan dengan berkata kalau ada “kualitas” pasti ada “kuantitas”. Kalau tidak ada “kuantitas” itu tandanya tidak ada “kualitas”. Maka mana dulu? Dua2nya berjalan bersama! Saya tidak terlalu setuju.

Gerakan ‘Church Growth’ dimulai beberapa puluh tahun yang lalu dan entah kapan juga mulai populer di Indonesia. Gerakan ini dimulai dengan concern akan banyaknya gereja tradisional yang menua dan perlahan-lahan mati. Tidak ada lagi gairah di dalam gereja, tidak ada semangat untuk membawa orang percaya kepada Tuhan, semua dilakukan serba rutinitas dan kebiasaan. Gerakan ini mendorong gereja kembali menjadi gereja yang bermisi dan memperhatikan bagaimana membawa orang datang ke gereja dan percaya kepada Yesus. Mereka menganalisa berbagai faktor, dengan menempatkan diri sebagai orang yang belum percaya dan ‘orang baru’ dalam gereja, apa yang membuat mereka akhirnya mau datang dan bahkan stay di suatu gereja? Istilah yang kemudian menjadi populer adalah ‘seeker sensitive’.

Gerakan ini masih sangat populer, demikian pula di Indonesia. Tapi kelemahan utama gerakan ini adalah justru di fokusnya yang pada ‘seeker sensitive’, sudut pandang orang yang belum percaya atau baru datang. Tidak selalu salah. Tapi begitu fokusnya mereka pada hal itu sehingga tanpa sadar yang mereka lakukan tidak beda seperti sedang memasarkan gereja, ‘marketing the church’, menawarkan barang dagangan yaitu gereja dan Yesus. Itulah yang dikritik oleh Douglas Webster dalam buku ini.

Manusia punya kebutuhan, “the real need”. Tapi tidak semua sadar itu, sebagian hanya tahu “the felt need”. Alangkah bahayanya kalau kita menawarkan untuk memenuhi “the felt need”. Tidak heran banyak gereja yang dangkal.

Perhatian utama gereja adalah pada keteraturan manajemen, multimedia yang canggih, sound system yang sangat baik, hamba Tuhan yang hangat, humoris, energetik, segala macam pelayanan untuk segala macam kebutuhan, dan seterusnya. Sekali lagi, tidak sepenuhnya salah, tapi salahnya adalah fokusnya hanya di situ.

Saya sendiri tidak percaya bahwa “kualitas” selalu menghasilkan “kuantitas”. Tidak tentu! Ketika Yesus memberikan “the felt need”, mukjizat, makanan, kesembuhan, orang berbondong mengikut Dia. Ketika Dia mengajarkan bahwa Dialah roti yang turun dari sorga, Dia ditinggalkan orang! “Kualitas” mungkin menghasilkan “kuantitas” tapi tidak selalu.

Buku ini memberikan beberapa sorotan yang tajam untuk kecenderungan kita memasarkan gereja (dan mungkin juga memasarkan Yesus)!

O.Y Petrus Ariel

unread,
Nov 9, 2014, 10:24:39 PM11/9/14
to kedoya...@googlegroups.com
amin
--
LOVE never FAIL - His Banner Over Us is Love.
 
admin: kedoyamer...@gmail.com
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "kedoya meruya chapter mail list" group.
To post to this group, send email to kedoya...@googlegroups.com.

No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 2014.0.4765 / Virus Database: 4189/8540 - Release Date: 11/09/14

No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 2014.0.4765 / Virus Database: 4189/8544 - Release Date: 11/09/14

O.Y Petrus Ariel

unread,
Nov 9, 2014, 10:33:29 PM11/9/14
to kedoya...@googlegroups.com
Buku ini sdh diterjemahkan ke bahas Indonesia ga ?
----- Original Message -----
From: Iman St
Sent: Sunday, November 09, 2014 11:06 PM
Subject: [kedoyameruya] Selling Jesus

--
LOVE never FAIL - His Banner Over Us is Love.
 
admin: kedoyamer...@gmail.com
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "kedoya meruya chapter mail list" group.
To post to this group, send email to kedoya...@googlegroups.com.

No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 2014.0.4765 / Virus Database: 4189/8540 - Release Date: 11/09/14

iman.s...@gmail.com

unread,
Nov 10, 2014, 4:09:17 AM11/10/14
to oype...@centrin.net.id, kedoya...@googlegroups.com

Sy sih blm pernah liat


Sent from my LG Mobile


------ Original message------

From: O.Y Petrus Ariel

Date: Mon, 10 Nov 2014 10:33

To: kedoya...@googlegroups.com;

Subject:Re: [kedoyameruya] Selling Jesus


Budijanto Otong

unread,
Oct 20, 2015, 12:03:43 AM10/20/15
to kedoya...@googlegroups.com
RUN DOWN DINNER MEETING TGL 22 OKT 2015



dinner meet 22 okt 2015.doc
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages