Fwd: 10 Petunjuk Rosulalloh SAW Dalam Shalat Hari Raya

0 views
Skip to first unread message

abu....@hotmail.fr

unread,
Sep 27, 2014, 12:35:41 AM9/27/14
to alhus...@googlegroups.com, mykay...@googlegroups.com, kbih-dt...@googlegroups.com
-------- Message original --------
Sujet: Tentang Sholat Iedul Fitri
Date : Sun, 28 Aug 2011 00:21:19 +0700





Pembahasan ini disarikan dari kitab Zadul Ma’ad, Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dan Ensiklopedi Muslim Abu Bakar Jabir AlJazairi


10 Petunjuk Rosulalloh SAW Dalam Shalat ‘Ied

  1. Iedul Fitri termasuk dalam 2 hari raya umat islam;  Rosulalloh SAW bersabda: ”Alloh SWT telah mengganti 2 hari kalian dg 2 hari yang lebih baik yaitu Iedul Fitri dan Idul Adha.” (HR Nasai, Abu Dawud, Ahmad); Rosulalloh SAW bersabda: ”Hai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum mempunyai hari raya dan hari ini adalah hari raya kita (HR Nasai)
  2. Hukum sholat Idul Fitri adalah sunnah muakkadah.
  3. Rosulalloh SAW biasa mengerjakan sholat ied fitri/idul adha memerintahkan dan mengerahkan wanita/anak2x untuk menghadirinya sebagai bentuk syiar islam.
  4. Dianjurkan untuk mandi sebelum menghadiri sholat ied dan mengenakan pakaian terbaik/terindah.
  5. Anas bin Malik RA berkata:”Rosualloh SAW memerintahkan kita di 2 hari raya u/ mengenakan pakaian terbagus yang kita miliki dan menggunakan parfum yang kita miliki dan berkurban dengan apa saja yang paling bernilai yang kita miliki. (diriwayatkan Al Hakim)
  6. Rosulalloh SAW biasa makan kurma -dengan jumlah ganjil- sebelum pergi melaksanakan shalat ‘ied. Tetapi pada ‘Idul Adha beliau tidak makan terlebih dahulu sampai beliau pulang, setelah itu baru beliau memakan sebagian daging binatang sembelihannya. Buraidah RA berkata Rosulalloh SAW tidak berangkat sholat Iedul Fitri hingga makan dan tdk makan pada Sholat Iedul Adha hingga pulang kemudian makan daging qurbannya. (Diriwayatkan At-Tirmidzi dll)
  7. Ibnu ‘Umar yang dikenal sangat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah keluar menuju lapangan kecuali setelah matahari terbit, lalu beliau bertakbir dari rumahnya hingga ke tempat Sholat Ied. Dari Jundab RA Rosulalloh SAW sholat ied dengan kami ketika matahari setinggi 2 tombak dan sholat iedul adha ketika matahari setinggi satu tombak. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengakhirkan shalat ‘Idul FitriAgar kaum muslimin memiliki kesempatan untuk membagikan zakat fitrinya) dan mempercepat pelaksanaan shalat ‘Idul Adha (supaya kaum muslimin bisa segera menyembelih binatang kurbannya).
  8. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat ‘ied dua raka’at terlebih dahulu kemudian berkhutbah. Pada rakaat pertama beliau bertakbir 7 kali berturut-turut setelah Takbiratul Ihram, dan berhenti sebentar di antara tiap takbir. Tidak disebutkan bacaan dzikir tertentu yang dibaca saat itu. Hanya saja ada riwayat dari Ibnu Mas’udradhiyallahu ‘anhu bahwa bacaan ketika itu adalah berisi pujian dan sanjungan kepada Allah ta’ala serta bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan diriwayatkan pula bahwa Ibnu Umar (yang dikenal semangat dalam mencontoh Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam)mengangkat kedua tangannya pada setiap takbir.
  9. Setelah bertakbir, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat Al-Fatihah dan surat “Qaf” pada raka’at pertama serta surat “Al-Qamar” pada raka’at kedua. Kadang-kadang beliau membaca surat “Al-A’la” pada raka’at pertama dan “Al-Ghasyiyah” pada raka’at kedua. Kemudian beliau bertakbir lalu ruku’ dilanjutkan takbir 5 kali pada raka’at kedua lalu membaca Al-Fatihah dan surat lainnya.
  10. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu melalui jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang (dari shalat) ‘ied. Dari Jabir RA berkata: pada hari raya Rosulalloh SAW menggunakan jalan yang berbeda (Diriwayatkan Al Bukhari)
  11. Mengucapkan selamat kepada saudaranya dengan Taqabbalallahu minna wa minkum (semoga Alloh SWT menerima amal ibadahku dan kalian) seperti diriwayatkan oleh Ahmad.

 


-- 
Salam, abu.amar/a/t/hotmail.fr
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages