-------- Message original --------
| Sujet: |
Tentang Sholat Iedul Fitri |
| Date : |
Sun, 28 Aug 2011 00:21:19 +0700 |
|
|
|
|
Pembahasan
ini
disarikan
dari kitab Zadul
Ma’ad, Ibnul
Qayyim
al-Jauziyyah
dan Ensiklopedi Muslim Abu Bakar Jabir AlJazairi
10
Petunjuk
Rosulalloh
SAW Dalam Shalat ‘Ied
- Iedul
Fitri
termasuk
dalam 2 hari raya umat islam; Rosulalloh
SAW bersabda: ”Alloh SWT telah mengganti 2 hari kalian dg 2 hari yang
lebih baik yaitu Iedul Fitri dan Idul Adha.” (HR Nasai, Abu Dawud,
Ahmad); Rosulalloh
SAW bersabda: ”Hai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum mempunyai hari
raya dan hari ini adalah hari raya kita (HR Nasai)
- Hukum
sholat
Idul
Fitri adalah sunnah muakkadah.
- Rosulalloh
SAW
biasa
mengerjakan
sholat ied fitri/idul adha memerintahkan dan
mengerahkan wanita/anak2x untuk menghadirinya sebagai bentuk syiar
islam.
- Dianjurkan
untuk
mandi
sebelum
menghadiri sholat ied dan mengenakan pakaian
terbaik/terindah.
- Anas
bin
Malik
RA berkata:”Rosualloh SAW memerintahkan kita di 2 hari raya
u/ mengenakan pakaian terbagus yang kita miliki dan menggunakan parfum
yang kita miliki dan berkurban dengan apa saja yang paling bernilai
yang kita miliki. (diriwayatkan Al Hakim)
- Rosulalloh
SAW
biasa
makan
kurma -dengan jumlah ganjil- sebelum pergi melaksanakan
shalat ‘ied. Tetapi pada ‘Idul Adha beliau tidak makan terlebih dahulu
sampai beliau pulang, setelah itu baru beliau memakan sebagian daging
binatang sembelihannya. Buraidah RA berkata Rosulalloh SAW tidak
berangkat sholat Iedul Fitri hingga makan dan tdk makan pada Sholat
Iedul Adha hingga pulang kemudian makan daging qurbannya. (Diriwayatkan
At-Tirmidzi dll)
- Ibnu
‘Umar
yang
dikenal sangat meneladani Nabi shallallahu
‘alaihi
wa
sallam tidaklah
keluar
menuju
lapangan kecuali setelah matahari terbit, lalu beliau
bertakbir dari rumahnya hingga ke tempat Sholat Ied. Dari Jundab RA
Rosulalloh SAW sholat ied dengan kami ketika matahari setinggi 2 tombak
dan sholat iedul adha ketika matahari setinggi satu tombak. Beliau shallallahu
‘alaihi
wa
sallam biasa
mengakhirkan shalat ‘Idul FitriAgar
kaum muslimin memiliki kesempatan untuk membagikan zakat fitrinya) dan
mempercepat pelaksanaan shalat ‘Idul Adha (supaya kaum muslimin bisa
segera menyembelih binatang kurbannya).
- Nabi shallallahu
‘alaihi
wa
sallam melaksanakan
shalat
‘ied
dua raka’at terlebih dahulu kemudian berkhutbah. Pada
rakaat pertama beliau bertakbir 7 kali berturut-turut setelah
Takbiratul Ihram, dan berhenti sebentar di antara tiap takbir. Tidak
disebutkan bacaan dzikir tertentu yang dibaca saat itu. Hanya saja ada
riwayat dari Ibnu Mas’udradhiyallahu
‘anhu bahwa
bacaan
ketika
itu adalah berisi pujian dan sanjungan kepada Allah ta’ala serta
bershalawat
kepada
Nabi shallallahu
‘alaihi
wa
sallam.
Dan
diriwayatkan
pula bahwa Ibnu Umar (yang dikenal semangat dalam
mencontoh Nabishallallahu
‘alaihi
wa
sallam)mengangkat
kedua
tangannya
pada setiap takbir.
- Setelah
bertakbir,
beliau shallallahu
‘alaihi
wa
sallam membaca
surat
Al-Fatihah
dan surat “Qaf”
pada
raka’at
pertama serta surat “Al-Qamar”
pada
raka’at
kedua. Kadang-kadang beliau membaca surat “Al-A’la”
pada
raka’at
pertama dan “Al-Ghasyiyah”
pada
raka’at
kedua. Kemudian beliau bertakbir lalu ruku’ dilanjutkan
takbir 5 kali pada raka’at kedua lalu membaca Al-Fatihah dan surat
lainnya.
- Beliau shallallahu
‘alaihi
wa
sallam selalu
melalui
jalan
yang berbeda ketika berangkat dan pulang (dari shalat)
‘ied. Dari Jabir RA berkata: pada hari raya Rosulalloh SAW menggunakan
jalan yang berbeda (Diriwayatkan Al Bukhari)
- Mengucapkan
selamat
kepada
saudaranya
dengan Taqabbalallahu minna wa minkum (semoga
Alloh
SWT menerima amal ibadahku dan kalian) seperti diriwayatkan oleh
Ahmad.
--
Salam, abu.amar/a/t/hotmail.fr