FW: Risalah Qurban

1 view
Skip to first unread message

abu....@hotmail.fr

unread,
Sep 16, 2014, 7:53:03 PM9/16/14
to alhus...@googlegroups.com, yud...@gmail.com, id_...@yahoo.com, riyan...@gmail.com, rmh Yuli, muhamad_...@yahoo.com, adid...@gmail.com, robi.sy...@gmail.com, asatr...@yahoo.co.id, fier...@yahoo.com, mykay...@googlegroups.com, azw...@yahoo.co.id, kbih-dt...@googlegroups.com
Risalah Qurban
 
Qurban adalah suatu amalan yang disyariatkan Islam pada tahun kedua hijriyah berdasarkan dalil Al-Qur’an, hadist dan ijma’. Al Qur’an mensyari’atkannya melalui surat Al-Kautsar (QS.108: 1-2). “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah”

Adapun hukum berqurban sebagaimana jumhur (majoritas ulama) selain Abu Hanifah adalah sunnah muakkadah artinya sunnah yang sangat dianjurkan. Dalil sunnahnya adalah hadist Nabi SAW: “Tiga hal yang merupakan kewajiban atasku dan sunnah atas kalian adalah shalat witir, nahr (qurban) dan sholat dhuha.” (HR. Ahmad, Hakim, dan Daruquthni).
Imam at-Turmudzi meriwayatkan sabda Nabi SAW: “Saya diperintahkan untuk melakukan qurban dan ia merupakan sunnah bagi kalian.”

Dalil yang menegaskan anjuran sunnah ini sehingga menjadi muakkadah adalah hadist Nabi SAW: “Barangsiapa yang mimiliki kelonggaran dan tidak mau berqurba maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
 
Keutamaan berqurban
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. AL-Kautsar: 1-2). Berqurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adha. Sabda Nabi SAW: “ Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih qurban.” (HR. Tirmidzi).

Berdasarkan hadist itu Imam Ahmad bin Hambal, Abu Zanad, dan Ibnu Taimiyah berpendapat bahwa “Menyembelih hewan pada hari raya qurban, aqiqah (setelah mendapat anak) dan hadyu (ketika haji, lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)

Manfaat Berqurban
1.       Menghidupkan sunnah Nabi Allah Ibrahim a.s.
2.       Mendidik jiwa kea rah taqwa dan mendekatkan diri kepada Allah.
3.       Mengikis sifat tamak dan mewujudkan sifat murah hati dan berjihad di jalan Allah.
4.       Menghapuskan dosa dan mengharap keridhaan Allah.
5.       Menjalin hubungan kasih saying sesame manusia.

Sumber: (Daarut Tauhid)

Eko Edy Sunarno

unread,
Sep 16, 2014, 9:50:16 PM9/16/14
to kbih-dt...@googlegroups.com

ASS.Wr.Wb. Pak Haji Amar, terima kasih ya atas pencerahannya di pagi ini

--
Sarana silaturahim Alumni Haji KBIH DT 2009 Kelompok X
 
##############
 
Hadiri Rekreasi dan Silaturahim Bersama Keluarga
Alumni Haji KBIH DT 2009 Kel-X
Villa Puncak (Deket Taman Safari) Bogor
Sabtu Ahad 27-28 September 2014 (Insya Alloh)
 
##############



"This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet.”
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages