iya nih, kakak lagi sibuk, jadi belum sempat posting..
tapi karena kamu udah kirim in ua kali,langsung kakak jawab aja deh
kakak juga ga berani menentukan siapa yang masuk surga siapa yang tidak..karena masalah agama adalah masalah yang sensitit, urusan individu dengan yang diatas.. ya nggak adik adik? (seraya melemparkan pandangan dan senyum ke sudut sudut ruangan. dan beberapa dari adik adik mengangguk angguk tanda sok mengerti)
tapi kalau mengacu pada guru agama mu yang sudah berani bikin peraturan:
orang baik masuk sorga,
orang jahat masuk neraka..
tergantung teman kamu:
1. apakah teman kamu
orang? btw, selain belum tentu masuk surga/neraka,kalau temen kamu bukan orang, agak susah jadi sopir angkot ataupun sopir bajaj..
2. apakah teman kamu ingin jadi sopir bajaj/angkot yang baik tapi hidup berkecukupan atau sopir baja yang jahat tapi kekayaan berlimpah? semua tergantung teman kamu.
saran kakak, sebaiknya kamu tetap berusaha menjadi orang yang baik, tanpa berpikir masuk neraka atau masuk surga.. walaupun nantinya kamu masuk neraka pun, kalau sudah berbuat kebaikkan, kakak yakin akan tenteram di neraka..
tetaplah menjaid orang baik kepada teman teman, tetangga, kakak adik dan terutama orang tua!
On 10/4/06, Lumah Nanya <
lumah...@gmail.com> wrote:Kak Tedjo, yang baek hati dan tidak sombong
Ini suratku yang kedua loh kak, yang pertama belon dijawab.
Kata guru agama saya, hanya orang baik yang masuk sorga.
Sedangkan orang jahat akan dimasukkan ke neraka untuk disucikan dosa-dosanya.
Menurut Kak Tedjo, apakah sopir angkot dan sopir bajaj bakalan masuk sorga, Kak?
Mohon di balas ya, Kak.
Sebab teman abang Lumah ada yang bercita-cita jadi supir angkot atau supir bajaj kalo dah gak kebagian angkot.
Terima kasih sebelumnya.
Salam kompak selalu
- L M -
--
kakakmu,
Kak tedjo