Pengantar Linguistik Bahasa Jepang Pdf Free

0 views
Skip to first unread message
Message has been deleted

Nichelle Gruger

unread,
Jul 15, 2024, 2:34:28 AM7/15/24
to juncbranrawa

Skripsi ini membahas tentang penggunaan kaomoji pada kalimat bahasa Jepang yang dianalisis secara mendalam berdasarkan tujuan dan fungsinya. Objek penelitian ini adalah salah satu media sosial yakni twitter, dengan memfokuskan kepada satu akun yaitu @Uchida_maaya. Pembahasan dari penelitian ini adalah penyebab kesalahpahaman dalam twitter dalam akun @Uchida_maaya, dan juga akan membahas tentang tujuan dan fungsi apa saja yang sering digunakan oleh Uchida dalam akun twitter-nya tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptitf, sumber data pada pembahasan ini diambil dari twitter, buku-buku linguistik, kamus, dan jurnal. Diantaranya: Dasar-Dasar Linguistik Bahasa Jepang, Nonverbal Communication in Human Interaction, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Psikologi Komunikasi, Web no Kigou Kaomoji & Emoji, The Role of Emoticon in Computer-Mediated Communication. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah, berdasarkan penelitian Derks Djaante tentang motivasi penggunaan emoticon, tujuan yang paling banyak dipakai oleh Uchida dalam akun twitter-nya adalah mengekspresikan emosi, dan fungsi yang banyak digunakan berdasarkan teori Ekhman adalah sebagai pelengkap.

Course Linguistik Bahasa Jepang 2: Sintaksis dan Semantik ini merupakan kelanjutan dari video pembelajaran sebelumnya yaitu, Linguistik Bahasa Jepang Fonologi dan Morfologi yang dipublikasi oleh akun Udemy Bina Nusantara University.

pengantar linguistik bahasa jepang pdf free


Download File https://xiuty.com/2yLA1O



Pada course kali ini kita akan membahas dua bagian besar lainnya dari ilmu linguistik yaitu Sintaksis dan Semantik. Sintaksis dan Semantik seringkali diasosiasikan dengan studi tentang Bahasa, namun pada studi mengenai linguistik keduanya memiliki arti yang berbeda.

Sintaksis mengacu pada aturan ketatabahasaan dalam sebuah struktur kalimat, aturan-aturan yang berkenaan mengenai penyusunan kata-kata di dalam sebuah kalimat. Sementara semantik berbicara mengenai makna yang terkandung dalam sebuah kalimat tanpa pengetahuan mengenai semantik, dan pengaturan urutan kata sesuai aturan ketatabahasaan, sebuah kalimat akan memiliki arti yang sangat berbeda.

Dalam pembahasan ini kita akan membahas beberapa poin yaitu pengenalan sintaksis, Struktur dalam kalimat, Elemen dalam kalimat, jenis-jenis kalimat, Pola kalimat, pengantar semantik, Metafora, Sinonim, Antonim, Idiom, dan yang terkahir Relasi Makna.

Pada video pembelajaran ini akan dibawakan dalam bahasa Indonesia dengan contoh-contoh dalam bahasa Jepang. Setelah menyelesaikan course ini diharapkan student mampu untuk untuk lebih mengerti Bahasa Jepang dan mampu untuk mengkonstruksi makna dalam sebuah kalimat bahasa Jepang, memahami struktur suatu kalimat, membuat Kalimat Bahasa Jepang berdasarkan kaidah gramatikalnya, serta dapat mengekrorasi arti dari ekspresi Jepang.

Morfofonologi adalah penggabungan dua cabang linguistik yaitu morfologi dan fonologi yang mengkaji tentang perubahan fonem karena adanya proses morfologis. Afiksasi merupakan salah satu proses morfologis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui unsur pembentuk dan perubahan fonemis setelah dibubuhi afiks dalam bahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diteliti berupa kalimat yang dikutip pada beberapa lirik lagu. Analisis yang dilakukan adalah dengan mengelompokkan data yang ditemukan, menganalisis unsur pembentuk dan perubahan fonemis yang dibubuhi afiks, kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 36 data unsur pembentuk kata yang mengalami pembubuhan afiksasi. Rinciannya adalah sebagai berikut: 9 data dari gabungan prefiks dan nomina, 4 data dari gabungan prefiks dan verba, 5 data dari gabungan prefiks dan adjektiva, 2 data dari gabungan prefiks dan adverbia, 11 data dari gabungan nomina dan sufiks, 2 data dari gabungan verba dan sufiks, 3 data dari gabungan adjektiva dan sufiks. Sedangkan hasil analisis proses morfofonologi Terdapat 5 perubahan fonemis yang terjadi pada analisis data temuan yaitu, asimilasi perubahan fonem terdiri atas /k/-/g/, /s/-z/, /t/-/d/, /t/-/z/, adisi, zeroisasi, modifikasi vokal /a/-/e/, dan gabungan adisi dan asimilasi /h/-/p/.

Malayu, S. M. (2016). Pola aksen dan alir nada bahasa jepang oleh pembelajar bahasa Jepang di kota Medan [Japanese language accent and tone patterns by Japanese language learners in the city of Medan]. Paper presented at Seminar ASJI.

Rismayanti, D., Morita, Y., & Kazuhide, C. (2015). Ciri khas aksen bahasa Jepang oleh orang Indonesia dan cara pengajarannya [Characteristics and the way of teaching of Japanese Accent by Indonesians]. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Semester Ganjil 2014/2015, 3(1).

Setiawan, H., & Artadi, A. (2018). Peranan pengetahuan pemerolehan bahasa dalam pengembangan kompetensi pengajar bahasa Jepang [The role of language acquisition knowledge in the development of Japanese language teaching competence.]. Paper presented at Seminar Nasional Peningkatan Kemampuan Bahasa Jepang dalam Lingkungan Kerja, UNPAD.

Widjaja, L. H. (2005). Kesalahan Yang Terjadi Dalam Pengucapan Aksen Bahasa Jepang [Mistakes that occur in Japanese accent pronunciation]. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Salah satu bahasa yang memiliki nuansa gender adalah bahasa Jepang. Dalam masyarakat penutur bahasa Jepang, dikenal adanya danseigo (ragam bahasa pria) dan joseigo (ragam bahasa wanita). Pemakaian danseigo dan joseigo dapat merefleksikan maskulinitas atau femininitas penuturnya. Eksplorasi terhadap penggunaan joseigo di lapangan dapat memperdalam pemahaman mengenai bagaimana bentuk linguistik bisa dieksploitasi lebih jauh dibandingkan dengan fungsi-fungsi yang umumnya diasumsikan atas bentuk linguistik tersebut.

Belajar lebih jauh mengenai ragam bahasa Jepang berdasarkan gender sangat penting dalam pembelajaran sosiolinguistik Jepang. Oleh karena itu, pentingnya buku yang secara khusus membahas tema tersebut menjadi sesuatu yang tidak dapat dielakkan.

7fc3f7cf58
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages