Tepatkah saat ini untuk membeli properti???

13 views
Skip to first unread message

Joseph Hartanto

unread,
Dec 17, 2008, 12:01:08 PM12/17/08
to josephrealestateinvestor
Tepatkah saat ini untuk membeli properti???
Banyak teman teman yang menanyakan pendapat saya, mengenai situasi
ekonomi yang terjadi saat ini sehubungan dengan prospek investasi
properti ke depannya.

Jawaban saya kepada mereka selalu begini, "justru saat saat seperti
ini adalah saat yang baik untuk hunting dan membeli properti" Tentu
saja sekilas jawaban saya terkesan terlalu mengada ngada, bahkan over
optimis.


Mari kita kaji jawaban saya tersebut dengan alasan sbb : ................

silahkan kunjungi www.josephrealestateinvestor.blogspot.com untuk
membaca lebih lanjut.

Salam Sukses Investasi,
Joseph

NOTE : KESEMPATAN LANGKA, HADIAH MENARIK TERSEDIA bagi teman teman
JREI yang sebelum akhir tahun 2008 ini sudah berhasil transaksi dan
membagikan cerita suksesnya di milis atau email pribadi saya. Buruan,
karena hadiah ini benar benar sangat unik dan menarik dan tidak akan
bisa beli dimanapun.

putri meca

unread,
Dec 25, 2008, 6:56:27 PM12/25/08
to josephreales...@googlegroups.com
halo pa joseph, nyambung cerita sya yang dulu. saya mohon masukannya nih.
jaminan tanah kosong saya khan sudah dikeluarkan sama Bank nih, dengan catatan dijual ( terserah mau kavlingan, atau bagaimana), yang jelas hasilnya 75% untuk Bank dan 25% untuk recovery usaha saya.

Nah saya mau tanya, kira-kira ada bentuk cashflow lain ngga, selain dijual ?...makasih banyak pa Joseph. Sukses selalu untuk kita semua.

Joseph Hartanto

unread,
Dec 30, 2008, 3:15:02 PM12/30/08
to josephreales...@googlegroups.com
Pak Ipan,
Sorry baru bales, habis pulang liburan. Tergantung lokasi tanahnya
pak, liat saja sekeliling lokasinya dijadikan apa? dan lokasi milik
pak Ipan, cocok buat komersil, perumahan atau perkebunan. Tinggal ATM
saja (amati, tiru dan modifikasi). Tapi kalau pak Ipan komitmen dengan
pihak Bank adalah untuk dijual, sebaiknya jika terjadi perubahan
rencana, dikonfirmasikan dulu dgn pihak bank, agar kondite bapak di
mata bank, tetap baik dan dipercaya.

Salam Sukses,
Joseph

2008/12/26 putri meca <meca...@gmail.com>:

moh rozikun

unread,
Jan 4, 2009, 7:50:04 PM1/4/09
to josephreales...@googlegroups.com, putri meca
P.Joe minta saran.
Menindaklanjuiti masalah kami yang lalu, saya sudah datang ke Bank ke 2 mengajukan masalah KPR dari 9.5 Tahun menjadi kami minta 15 tahun karena ikut krisis ekonomi, jawaban dari bank tidak bisa karena Permohonan KPR kemarin dengan atas nama Pegawai/Karyawan, dari Bank Mandiri saya disarankan untuk mengajukan pinjaman usahan dengan jaminan tambahan Rumah  yang satu untuk menutup angsuran apakah seperti ini benar. terimaksaih
 
 

--- Pada Jum, 26/12/08, putri meca <meca...@gmail.com> menulis:

Sikap Peduli Lingkungan?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

Joseph Hartanto

unread,
Jan 5, 2009, 12:00:58 AM1/5/09
to josephreales...@googlegroups.com
Pak Rozikun,
Jika bapak minta perpanjangan KPR dari 9,5 tahun menjadi 15 tahun,
berarti tujuannya kan supaya beban cicilan bulanannya jadi mengecil
dan lebih ringan. Jadi sebenarnya bank tidak boleh meminta jaminan
tambahan, karena jaminan tambahan hanya diminta jika bapak meminta
tambahan dana.
Jadi jika tujuan bapak hanya utk meringankan beban cicilan SEBAIKNYA,
jangan pernah mau memberikan jaminan tambahan (dan sebaiknya bank
tidak usah tahu, kalau kita ada sertifikat yang belum dijaminkan),
karena jika bapak memberikan agunan tambahan, artinya resiko akan
lebih besar ada dipihak bapak. Dan jika sampai terjadi gagal bayar,
maka bank akan sulit utk diajak berunding mencari jalan keluar.
Jaminan tambahan hanya boleh diberikan kalau memang bapak menginginkan
tambahan dana pinjaman.

Saran pihak bank utk mengajukan pinjaman usaha dgn jaminan sertifikat
rumah dan kemudian dananya digunakan utk menutupi angsuran yang lain,
adalah sama saja dengan tindakan "bunuh diri" tutup lubang yang satu,
tapi gali lubang lain yang lebih besar. Jangan mau pak!.
Sebaiknya bapak tetap bertahan untuk mengajukan keringanan dengan cara
perpanjangan masa cicilan, kalau bank tidak mau bantu, coba cari bank
lain utk take over

Semoga berhasil,
Joseph
Note : Coba kontak pak Noor Ipansyah, dia kelihatannya berhasil
kompromi dengan pihak bank sehingga bank mau keluarkan sertifikat
tanahnya utk dijual. Siapa tahu pak Ipan bisa bantu memberikan ide.

2009/1/5 moh rozikun <rozi...@yahoo.co.id>:
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages