Halo Pak Ipan

4 views
Skip to first unread message

Joseph Hartanto

unread,
Nov 20, 2008, 8:19:24 AM11/20/08
to meca...@gmail.com, josephreales...@googlegroups.com
Pak Noor Ipansyah,
Apa kabar? senang mendengar kabar dari anda, artinya anda dalam
keadaan yang sehat walafiat. Semoga tetap sehat dan bersemangat.

Usaha pak Ipan jenisnya apa ya? apakah kondisinya saat ini memang
sudah benar benar macet/berhenti tidak ada cashflow lagi. Atau masih
jalan, cuma slowing down? Dan ke depannya rencana bapak bagaimana?
apakah memang sudah tidak ada cashflow dari usaha yang lain?
1. Kalau memang sudah macet total/tutup dan tidak ada cashflow dari
sumber yang lain. Pak Ipan harus nego dengan bank, tunjukkan itikad
baik, jelaskan kondisi usaha yang sebenarnya. Minta jalan keluar yang
terbaik dari bank. Biasanya bank akan memberi waktu untuk debitur
menjual aset yang dijadikan agunan. Dan uang hasil penjualan, sebagian
digunakan menutupi sisa pokok pinjaman, sedangkan sisanya akan
dikembalikan pada pak Ipan.
2. Jika usaha masih jalan, hanya saja cashflownya sedang tidak bagus,
tapi masih ada harapan untuk dibenahi dan membaik lagi. Sebaiknya pak
Ipan juga jelaskan ke bank, kondisi usaha dan kemampuan mencicil yang
saat ini tidak baik. Minta bank untuk memberikan restrukturisasi
hutang, dengan memperpanjang jangka waktu pinjaman, sehingga beban
cicilan akan jauh lebih ringan. Keringanan ini akan sangat bapak
rasakan, jika bapak melakukan restrukturisasi untuk pinjaman yang
dengan jangka waktu 5 tahun menjadi 10 tahun atau 15 tahun.
3. Cara 1 dan ke 2, bisa juga bapak kombinasikan, jual sebagian aset
aset yang kurang produktif atau tidak menghasilkan seperti tanah atau
rumah yang tidak dihuni atau tidak dipakai usaha atau disewakan. Dan
kemudian hasil penjualannya untuk mengurangi jumlah pokok pinjaman
yang ada. Sedangkan sisa pinjaman yang masih ada, minta bank untuk
memberikan perpanjangan jangka waktu angsurannya. Sehingga, nantinya
beban cicilan bapak akan jadi jauh lebih ringan.
4. Kemudian setelah selesai dengan restrukturisasi hutangnya. Kembali
bapak konsentrasi di bisnis, fokus, curahkan seluruh energi dan sumber
daya yang ada untuk bangkit kembali. jadikan kegagalan yang telah
terjadi sebagai pelajaran dan cambuk, agar langkah ke depan jauh lebih
mantap dan sukses. Dansetelah bisnis kembali lancar, kembali lakukan
investasi properti sesuai dengan cara cara yang sudah diajarkan di
JREI. Sepanjang bapak mengikuti cara cara yang diajarkan di JREI,
pasti akan jauh lebih aman, terkontrol dan resikonya sangat kecil
walaupun kondisi ekonomi sedang gonjang ganjing seperti saat sekarang
ini..

Salam Sukses,
Joseph


pa josep.

1. saya punya agunan dibank
- 2 buah rumah. untuk KPR ( yang satu Rumah KPR itu sendiri, satu lagi rumah
untuk tambahan jaminan), nilai KPR saya 500 Jt. di bank BNI. bulanannya 6jt
untuk 10 tahun
- trus, saya juga ambil modal kerja 500 jt. dengan agunan 1 buah rumah dan
satu bidang tanah.juga di BNI, bulanan 12 jt untuk 5 tahun.

sekarang usaha saya lagi macet. nah untuk menanggulangi angsuran ke bank
...bagaimana ya... mohon saran2nya.

Ipan,kalsel. JREI, Yogya 2008

Joseph Hartanto

unread,
Nov 25, 2008, 6:41:06 AM11/25/08
to putri meca, josephreales...@googlegroups.com
Sama sama pak Ipan. Segala sesuatu pasti ada solusinya. Maka fokuskan
semua energi bapak pada solusinya Semoga situasinya segera membaik

2008/11/24 putri meca <meca...@gmail.com>:
> Ok. Pa Josep, termakasih banyak atas saran2 dan masukannya. saya
> memahaminya, dan akan saya laksanakan sarn bapak.
>
> - usaha warnet omzetnya menurun drastis, trus usaha yang lain ( Bimbel
> Primagama) stabil aja, tapi cash in nya tidak bisa nutup angsuran.
>
> nanti perkembangan negosiasi akan saya laporkan kembali ke bapak. sekali
> lagi terimakasih pa Josep.
>
>
>

Joseph Hartanto

unread,
Nov 29, 2008, 9:19:04 AM11/29/08
to putri meca, josephrealestateinvestor
Selamat pak Ipan,
Terkadang apapun yang kita khawatirkan adanya cuma di pikiran kita
saja, tapi begitu kita melangkah, mengambil satu tindakan, maka apa
yang mulanya kita khawatirkan menjadi tidak beralasan lagi. Mudah
mudahan semuanya selalu lancar dan diberi kemudahan.

Salam Sukses,
Joseph

On 11/27/08, putri meca <meca...@gmail.com> wrote:
> iya pa Josep :
>
> Setelah saya ke Bank dan bicara jujur apa adanya.
>
> memang benar Bank ngasih solusi, kebetulan saya masih ada 2 bidang tanah
> yangmasih berbentuk segel tanah , belum sertifikat.
>
> nah tanah segel itu diminta ditukarkan dengan sebidang tanah yang luasnya
> kurang lebih 1 HA. yang sekarang jadi agunan.
>
> dan tanah yang kurang lebih 1 HA itu saya kavling dengan komitmen hasil
> kavling tersebut 75% untuk Bank dan 25 % untuk Recovery Usaha.
>
> terimakasih banyak pa. mudah2 bisa teratasi. Amin.
>

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages