Gathering & Workshop "Pembatasan Overloading dan Peningkatan Kinerja Distribusi" - Bandung, Sabtu 15 Oktober 2011

73 views
Skip to first unread message

LOGIC Widyatama

unread,
Oct 7, 2011, 8:42:42 PM10/7/11
to ji...@jiep.co.id, expre...@indonesialogistik.com, jasa-l...@googlegroups.com, jasuma...@yahoo.com, j...@jsk.co.id, bsd...@jpldkt.co.id, jmf...@rad.net.id, jmff...@indosat.net.id, tjw...@indo.net.id, kal...@cbn.net.id, kara...@rad.net.id

Gathering & Workshop:

Tinjauan Aspek Teknis dan Rancang Bangun Armada

untuk Antisipasi Pembatasan "Overloading"

dan Peningkatan Kinerja Distribusi


Pembicara :
Hartono Gani

Pakar Transportasi dan Perancangan Armada Angkutan

Waktu:
Sabtu, 15 Oktober 2011
Pk. 09:00 - 15:00

Tempat:
Sangkuriang Ballroom

Karang Setra Hotel, Spa & Cottages
Jl. Bungur No. 2 Sukajadi

Bandung



 Latar Belakang:


Penerapan zero overload atau 100% sesuai JBI akan segera diterapkan. Hal ini perlu segera diantisipasi oleh para pelaku logistik, tidak hanya oleh para transporter dan penyedia jasa logistik, namun juga bagi para prinsipal sebagai pemilik barang. Semua pihak tersebut akan merasakan dampak penerapan peraturan tersebut.


Salah satu alternatif solusi adalah dengan melakukan perubahan teknis dan rancang bangun armada transportasi.

Penyesuaian dengan kebutuhan atau peningkatan kapasitas armada dapat dilakukan antara lain dengan melakukan modifikasi. Wingbox dengan JBI 18 ton, misalnya, bisa dimodifikasi menjadi 50 ton dengan menambah 1 axle dan springnya diganti "air suspension". Permasalahannya adalah jika "air suspension" itu meledak akibat kondisi jalan akan berakibat mahal. "Air suspension" juga belum banyak tersedia karena belum banyak yang tahu. Selain itu, kalau as roda patah karena kualitas cornya jelek, akan menjadi masalah buat pemilik angkutan.


Beberapa hal harus dipertimbangkan dalam melakukan modifikasi truk atau armada pengangkutan. Sebagai contoh, kita perlu mengetahui ATPM yg merekomendasikan truknya untuk dimodifikasi. Perlu kita ketahui juga karoseri yang kompeten untuk menangani modifikasi ini dan proven dan legal by law atau semua izinnya lengkap. Selanjutnya, kita juga perlu memahami prosedur di Direktorat Rancang Bangun dan Rekayasa Industri Kementerian Perhubungan yang mengeluarkan uji tipe dan rancang bangun.

Alternatif lain untuk menghadapi kebijakan pembatasan overloading adalah dengan penggunaan truk China. Bagaimana daya tahannya? Bagaimana resale value-nya? Maintenance-nya? Spare part-nya?

Antisipasi dan upaya peningkatan kinerja pengangkutan dan distribusi masih bisa dilakukan dengan penggunaan secara tepat atas sarana, desain, dan manajemen dalam pengiriman dan pengangkutan barang. Berbagai strategi khusus juga bisa dilakukan seperti penggunaan pola intermoda dan "Program 247".

Berbagai kondisi dan permasalahan di atas akan menjadi topik-topik diskusi yang sangat penting, baik bagi pemilik truk dan perusahaan karoseri, maupun juga para pemilik kargo, termasuk perusahaan manufaktur, distributor, dan retailer sebagai pemilik dan pengelola barang.


Outline Materi:

 1. Pembahasan draft peraturan tentang overloading jalan nasional:

   - Peranan dan kewenangan instansi-instansi terkait (Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah).

    - Penegakan dan sangsi hukum (law enforcement) atas overloading terhadap pemilik kargo (cargo owner), perusahaan karoseri, pemilik truk, dll.


2. Antisipasi melalui rancang bangun dan pemilihan armada pengangkutan:

    - Sarana (kendaraan): tepat guna, ekonomis & safety sesuai dengan aturan-aturan tentang M.S.T., kelas jalan, dimensi.

    - Desain: harus sesuai & tepat guna, multipurpose, dan dukungan percepatan proses loading-unloading.

    - Pertimbangan pemilihan armada pengangkutan.

  

3. Strategi Peningkatan Kinerja Distribusi:

    - Pola intermoda (trailer - truk besar - truk) untuk long distance.

    - Prinsip “PPD” (pulang pergi bawa duit), utilisasi tinggi, dan cost-down.

    - Program 247 (24 jam/hari & 7 hari/minggu) dengan desain khusus armada.

 


Profil Pembicara:

Hartono Gani

Hartono Gani adalah pakar transportasi nasional dan ahli rancang bangun armada yang telah berpengalaman selama puluhan tahun. Berpengalaman sebagai konsultan dan tenaga ahli transportasi di berbagai instansi, antara lain: Kementerian Perhubungan, Kementerian P.U. Direktorat Jenderal Bina Marga, Askarindo, PAABI, IATO, Organda DPD DKI, Organda Angsuspel DKI, Asosiasi Perusahaan Transport Barang Berbahaya Beracun (APT-B3), ATDI Assosiasi Light Cargo. Beliau juga pemerhati transportasi, kerusakan jalan, road safety, dan sebagainya.


Sebagai ahli rancang bangun armada, Hartono Gani telah berpengalaman melakukan rancang bangun berbagai armada pengangkutan, di antaranya: berbagai model/desain trailer untuk container, curah P.T.A. (bahan baku tekstil), cement powder, abu batubara (fly ash), kayu, pulp, dan BBM. Beliau juga telah melakukan perancangan rail road truck full trailer (multilift), multi sumbu roda truk, dan multi axles trailer (dengan menggunakan steering axles dan air bag suspension) sebagai solusi untuk pemuatan lebih.


Untuk peningkatan kinerja transportasi dan distribusi perusahaan, Hartono Gani mengembangkan berbagai rancangan armada dan metode pengangkutan/transportasi. Misalnya rancangan armada pengangkutan serba guna dengan body bisa diganti-ganti (box - tangki - bak terbuka - flatbed - silo - dll.) dan rancangan untuk light cargo menggunakan desain bus, sehingga volume bertambah hampir 2x volume truk cargo. Konsep/program 247 (24 jam/hari & 7 hari/minggu) dan prinsip “PPD” (pulang pergi bawa duit) dikembangkan sebagai metode yang sangat aplikatif dan praktis untuk peningkatan kinerja transportasi dan distribusi.


 

Biaya dan Pendaftaran:


Pengganti copy materi, sertifikat, snack & lunch:
- Rp 200.000 untuk early bird  (pembayaran s.d. 5 Oktober 2011)
- Rp 250.000 untuk normal
(pembayaran s.d. 12 Oktober 2011)

 


Pendaftaran
- Pendaftaran dengan mengirimkan isian FORMULIR PENDAFTARAN di bawah ini beserta INFORMASI PEMBAYARAN/TRANSFER ke
lo...@widyatama.ac.id.
- Pembayaran melalui transfer ke:
 
Bank OCBC NISP No. Rek. 611-01-00000-13 a.n. Universitas Widyatama
- Pendaftaran ditutup apabila jumlah peserta telah memenuhi kapasitas.

Kami tunggu partisipasi rekan-rekan.

Salam,
Gilang Giyantine (Jill)

Logistics & Supply Chain Center (LOGIC)
Widyatama University


Phone
+62 22 7206713, 7275855 ext. 142
Fax
+62 22 7278860, 7274010
Mobile:
+62 22 70001090

email:lo...@widyatama.ac.id




==========================================================

 

FORMULIR PENDAFTARAN


Gathering & Workshop:

Tinjauan Aspek Teknis dan Rancang Bangun Armada

untuk Antisipasi Pembatasan "Overloading"

dan Peningkatan Kinerja Distribusi


Bandung, 15 Oktober 2011


- Nama                     :

- Nama Perusahaan   :

- Jabatan/Bagian       :

- No. HP / PIN BB     :                                    

- Alamat email          :



Informasi Pembayaran

Pembayaran ke: Bank OCBC NISP No. Rek. 611-01-00000-13 a.n. Universitas Widyatama


Tanggal transfer        : ............................  2011



==========================================================



DAFTAR PESERTA

Gathering & Workshop:

Tinjauan Aspek Teknis dan Rancang Bangun Armada

untuk Antisipasi Pembatasan "Overloading"

dan Peningkatan Kinerja Distribusi


s.d. Jumat, 7 Oktober 2011

1. Sugi Purnomo (PT AKR Corporindo, Tbk.)
2. Tata Djuarsa (PT Bintang Baru Raya)
3. Aulia Febrial Fatwa (PT Kapal Api Global)
4. Ian Sudiana (PT Iron Bird Transport)
5. S. Witjaksono Widiadibrata (PT Gotrans Logistics)
6. Irwanto (PT DHL Exel Supply Chain Indonesia)
7. Nuning Wuryaningsih (PT DHL Exel Supply Chain Indonesia)
8. Defnil Napilus
9. Mujiyanto (PT Balrich Logistics)
10. Edi Sarwono (PT Ritra Cargo Indonesia)
11. Dadang Surjasa (Universitas Trisakti)
12. Zacky Zul Azhar (PT Cipta Krida Bahari )
13. Patria Supriyoso (PT Kereta Api Logistik)
14. Encep Tata Salabah (PT Citra Nusa Insan Cemerlang)
15. Ovi Chandra (GAC Samudera Logistics)
16. Hadi Djumhana ( PT Dirgantara Indonesia)
17. Stevanus Martha (PT Wira Logitama Saksama)
18. Supriyanto (PT Coca-Cola Bottling Indonesia)
19. Arief T. Asmara (PT Coca-Cola Bottling Indonesia)
20. Moh. Fajar (PT Coca-Cola Bottling Indonesia)
21. Kartika Yoga (PT ARK)
22. Rekan PT ARK
23. Rekan PT ARK
24. Akhmad Yunani (Politeknik Pos Indonesia)
25. Tomy Perdana (Universitas Padjadjaran)
26. Teguh Priyanto (PT Serasi Logistics Indonesia)
27. Bortiandy TPL. Tobing
28. Bachtiar Novarizka (PT Aneka Star)
29. Baskoro ABC (PT IMS Logistik)
30. Taufik
31. Togar Simatupang (Institut Teknologi Bandung)
32. Agus Purnomo (Universitas Pasundan)
33. Sani Susanto (Universitas Katholik Parahyangan)
34. Tezza Anwar (Universitas Widyatama)
35. Much. Djunaidi (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
36. Kresa (PT Sinar Sosrodjojo Trans)
37. Hartono JP (PT Sinar Sosrodjojo Trans)
38. Supomo (PT Sinar Sosrodjojo Trans)
39. R. Budi Setiawan (PT Mitra Solusindo)
40. Liane Okdinawati (Politeknik Pos Indonesia)
41. Rekan dari Politeknik Pos Indonesia
42. Rekan dari Politeknik Pos Indonesia
43. Snehal Pandit (SCMProfit)
44. Christin Nataly (SCMProfit)
45. Heri Azhari (PT URC Indonesia)
46. Beni Benyamin (PT Nestle)
47. Hamami (PT Nestle)
48. Chairi Suhaimi Lubis (PT Nestle)
49. Susilo (PT Nestle)
50. Clara L. Benarto
51. Ety Puspitasari (PT Cipta Krida Bahari)
52. Hero Libraham (PT Cipta Krida Bahari)
53. Harini Agustina (PT Tesaputra Adiguna)
54. Zulfikar (Kementerian Perdagangan)
55. Ali Mardani (Pribadi)
56. Andi Septio (Pribadi)
57. Mathadi (PT Multiprima Usahatama)
58. Iwan Rubiyanto (PT Multiprima Usahatama)
59. Ade Momon (Universitas Singaperbangsa)
60. Wayan Kemara Giri (Politeknik Pos Indonesia)
61. Saptono Kusdanu (Politeknik Pos Indonesia)
62. Nova Indah Saragih (Politeknik Pos Indonesia)
63. Dadang (PT BNT)
64. Aldrin Putra (Multimatics)
65. Agus (Multimatics)
66. Daniel Utomo (Dinamika Makmur Sentosa)
67. Henri Setiadi Tanu (PT Tiara Fajar Transportindo)
68. Endang Sambas (PT Tiara Fajar Transportindo)
69. Jenminy Muljana (PT Bina Sinar Amity)
70. Sony Nurjaman (PT AKR Corporindo)
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages