




Koordinasi Lini I dan TPS dalam kegiatan PLP/ OB diawali dengan adanya Laporan YOR Lini I yang sudah mencapai 85%. Kemudian Manajemen Terminal Petikemas Lini I akan berkoordinasi dengan TPS melalui Freight Forwarder TPS mengenai proses pengangkutan container dari Lini I ke TPS.
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Jasa Logistik Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to jasa-logisti...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to jasa-l...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/jasa-logistik.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.
Bung Rudy,
Tunjep point aja pada subject...sering nya anda melebar keluar substansi dan esensi subject yang dibahas
Untuk urusan SOP pelabuhan bolehlah two thumbs up kita selalu di share oleh anda, secara anda juga sudah di listed di ASEAN TRADE sbg ahli logistik telkom
IPC OP udah mentok gak ada yang mau denger protes Anda di forbis metro tv aja ngomongnya jadi normatif krn mrk gak mau hadir kan..?
Tapi mohon share ilustrasi anda terhadap SPJM nya BC yang makan 11 hari sendiri dari porsi dwelling time proses pelabuhan.
Three thumbs up deh jadinya
Juga apakah anda tahu persis status barang yang sudah SPPB cukup banyak mengokupansi YOR gak ada niat bergerak keluar?
Sementara aDa yg minta di OB kan lebih cepat ke TPS luar dgn maksud lain kontras dgn ilustrasi anda bahwa Term Operator sengaja meng OB supaya double haulage..!!!!
Inikan keluar konteks discharge and stacking management apalagi demurrage management gak usah bawa2 YME utk tau beginian Pak
Keluar Subject
2 keyword dan helicopter view anda tentang 3pl juga terlalu naif cara pandangnya.
Haulage gak jauh dari trucking, parameter nya gak jauh beda sama angsuspel atau hinterland... Saya bnyk pake teorinya Pak Sugi kaitannya dgn BBM, simple aja kok
Untuk 3PL, anda perlu dalami lagi sama member SCI yang berkompetensi langsung
Udah jelas kalo importir atau trader mikir outsurce ke 3PL adalah mau bebasin capex, hiring and firing yg bukan core strateginya. Bukan kecenderungan lagi Pak
Sementara 3PL yg sy alami diawal 2000 rame org berlogistik integrated ria bnyk yg berbisnis juga dengan non aset, krn jadi lead logistik
Gudang, MHE, Crewing bahkan FF nya kita outsource lagi, apalagi truck nya
Pelabuhan cuma kita kompare cost dan dwelling nya aja sama global diluar negri adalah sekian kecil persen dari core competency nya 3PL... beda sama LSP loh Pak.
2006 sy sudah mulai ikut dengan hitungan GMP kepanjangan dari cost plus
Jelas banget.. smart 3pl n ff gak mau speak2 kosong di milis Pak
Spt sy strategi menghindari over demurrage and detention ada management sendiri, sekisruh apapun IPC OP. Jadul kan mafianya lebih serem... sekarang . anda yg sudah banyak membantunya lebih transparan jadi makin enak mainnya
Lanjut aja dengan rapat2 lintas sektoral...mereka kan juga selebriti, sedikit lah mikirin bisnis yg kita di jalan kerjain. Paling tidak kalo anda di undang bisa share lagi ke kita2 kan
Salam dan sekali lagi terima kasih banyak atas gain sharing Anda tentang Modern Port selama ini
Kind regards,
Taufik H S Ad
Sent from my Android Tab