Terima kasih
1. Continuous vs Staged
CMMI terdiri dari banyak Process Area (PA).
Kita memilih Continuous atau Staged tergantung bagaimana kita ingin
mengimplementasikan PA tersebut.
Kalau kita mengimplementasikan Continuous,
kita memilih beberapa PA saja terserah kita, lalu berusaha comply
dengan PA tersebut.
Kalau kita pilih Staged, kita akan memilih maturity level (ML) yang
ingin kita capai.
Selanjutnya, kita harus mengimplementasikan paket PA sesuai ML yang
ingin dicapai.
Analogi sederhananya, kalau kita ke McD*, Staged itu kalau kita pesan PaNas.
Pasti bakalan dapat nasi, telor, dan softdrink. Gak boleh minta
burger, walaupun softdrinknya boleh diganti Sprite.
Continuous itu kalo kita pilih sendiri combonya, misalnya eskrim,
cheese burger, dan kentang.
Rating ML cuma diberikan kalau kita mengambil Staged.
*Disclaimer : saya tidak ada afiliasi whatsoever dengan McD.
2. Bagaimana menentukan ML?
Ya pertama, kita harus tentukan mau mencapai ML berapa, misalnya ML 3.
Nah kemudian lihat isinya ML 3 itu PA apa saja.
Kemudian, pastikan bahwa semua persyaratan masing-masing PA sudah kita penuhi.
Kalo semuanya sudah terpenuhi, baru kita bisa menganggap diri kita ML3.
Nah, gimana biar orang lain percaya bahwa kita benar2 ML3, bukan cuma
ngaku-ngaku aja?
Tentunya kita harus diaudit oleh pihak yang berwajib (SEI Partner).
SEI Partner yang bisa digunakan ada daftarnya di sini :
http://www.sei.cmu.edu/partners/directory/organization/
Proses auditnya sendiri dinamakan SCAMPI Class A Appraisal.
Tinggal hubungi aja para partner itu, dan compare harga :D
Biasanya tidak cukup cuma appraisal aja, karena kita belum tentu paham 100%
apa yang diminta oleh suatu PA.
Jadi kita juga butuh consulting agar mengerti dan agar SOP kita comply.
--
Endy Muhardin
http://endy.artivisi.com
Y! : endymuhardin
-- life learn contribute --
On Apr 1, 11:06 am, Endy Muhardin <endy.muhar...@gmail.com> wrote:
> 2010/4/1 Rebecca <wenny.rib...@gmail.com>:
> Endy Muhardinhttp://endy.artivisi.com
> Y! : endymuhardin
> -- life learn contribute --
Saya telah membuka link SEI partner di atas, sepertinya blon ada SEI
partner yang berada di Indonesia ya pak?
Dalam audit yang dilakukan oleh SEI partner tersebut, akan mengaudit
hal apa saja? Apakah sama atau ada perbedaannya dengan proses audit
seperti biasanya?
Terima kasih
Memang belum ada yang di Indonesia.
Waktu saya di Sigma dulu, kami menggunakan auditor dari luar negeri.
Pada intinya, auditor akan melakukan 2 hal :
1. Memastikan perusahaan memiliki prosedur (SOP, WI, dsb) yang
memenuhi persyaratan CMMI.
Contoh : Proses Area Requirement Management (RM), specific practice
1.2 mensyaratkan Obtain Commitment to Requirement.
Agar bisa memenuhi persyaratan, harus ada SOP di perusahaan yang
mengharuskan requirement sign off.
2. Memastikan bahwa prosedur tersebut dijalankan dengan benar.
Mengikuti contoh di atas, auditor akan memeriksa project yang
dijalankan, apakah requirementnya sudah disign off.
Kalau ada project yang sudah closing, padahal dokumen sign off gak
ada, ya gagal deh.
--
Endy Muhardin
On Apr 11, 6:53 pm, Endy Muhardin <endy.muhar...@gmail.com> wrote:
> 2010/4/11 Rebecca <wenny.rib...@gmail.com>:
> Endy Muhardinhttp://endy.artivisi.com
> Y! : endymuhardin
> -- life learn contribute --
Hmm berarti mirip dengan audit yang dilakukan ya pak, hanya saja yang
selain SOP ada dikaitkan juga dengan langkah-langkah yang harus
dipenuhi (Specific Practice dan Specific Goal) dalam mencapai CMMI
level tertentu.
Pak Endy, apakah Anda adalah seorang konsultan CMMI?
Iya, SOP kita harus memenuhi Generic Goals dan Specific Goals sesuai
level yang ingin dikuasai.
> Pak Endy, apakah Anda adalah seorang konsultan CMMI?
>
Saya bukan konsultan.
Tapi kebetulan dulu ikut mengantarkan BaliCamp lulus ML-3.
--
Endy Muhardin
On Apr 14, 4:07 pm, Endy Muhardin <endy.muhar...@gmail.com> wrote:
> 2010/4/14 Rebecca <wenny.rib...@gmail.com>:
>
>
>
> > Hmm berarti mirip dengan audit yang dilakukan ya pak, hanya saja yang
> > selain SOP ada dikaitkan juga dengan langkah-langkah yang harus
> > dipenuhi (Specific Practice dan Specific Goal) dalam mencapai CMMI
> > level tertentu.
>
> Iya, SOP kita harus memenuhi Generic Goals dan Specific Goals sesuai
> level yang ingin dikuasai.
>
> > Pak Endy, apakah Anda adalah seorang konsultan CMMI?
>
> Saya bukan konsultan.
> Tapi kebetulan dulu ikut mengantarkan BaliCamp lulus ML-3.
>
> --
> Endy Muhardinhttp://endy.artivisi.com
> Y! : endymuhardin
> -- life learn contribute --
Hmm klo seperti itu, apakah pak Endy ada referensi konsultan CMMI yg
bisa dihubungi? Saat ini tempat kerjaku sedang ingin memperoleh
appraissal CMMI dan kami sedang mencari-cari konsultan yang paham akan
CMMI..
Kalo konsultan di Indonesia saya belum pernah dengar.
Selain BaliCamp, yang pernah berurusan sama CMMI setahu saya Jatis dan Mitrais.
Mungkin bisa cari info ke mereka tentang konsultannya.
--
Endy Muhardin
Bisa request konsultansi untuk menjelaskan proses2 di CMMI ke Endy.
Nanti baru deh ke real consultantnya. Sepertinya cukup mahal sewa
consultant dari India.
--
regards
Hmm apakah konsultan CMMI itu hanya ada yg dari India saja? Adakah
konsultan CMMI di Indonesia?
Apakah Pak Endy bersedia untuk membantu memberikan jasa konsultasi?
Klo iya, kisaran biayanya berapa? hehe
Daftar konsultan yang resmi (istilahnya SEI partner) ada di link yang
sudah saya kasi sebelumnya.
Kalo saya, paling cuma bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman,
tapi tidak bisa menyatakan secara definitif bahwa SOP X sudah comply
dengan SG Z.
Untuk masalah fee, japri aja ya.
--
Endy Muhardin
Mohon maaf sebelumnya ikutan nimbrung disini ya bapak2 ibuk2, saya ingin mencari tau, biasanya dari sebuah organisasi yang sama sekali belum memiliki standar, lalu untuk mencapai level2 dalam CMMI itu butuh brp tahun ya Pak?
Kalau bisa mohon share pengalamannya dulu pas pak endy mengantarkan balicamp mendapat CMMI level 3, dan untuk ibu Rebecca, mohon share jg pengalamannya dalam memulai implementasi CMMI di organisasinya.
Ohya Pak Endy, kalau bedanya CMMI, ITIL, Sarbaner Oxley, IEEE, TOGAF itu apa ya Pak? beberapa kali saya share sm teman, untuk mengembangkan sistem diperusahaan suruh baca2 itu, cm belum nemu irisan dr beberapa model tsb? terima kasih.
Pada Rabu, 14 April 2010 16:07:51 UTC+7, Endy Muhardin menulis:2010/4/14 Rebecca <wenny....@gmail.com>:
>
>
> Hmm berarti mirip dengan audit yang dilakukan ya pak, hanya saja yang
> selain SOP ada dikaitkan juga dengan langkah-langkah yang harus
> dipenuhi (Specific Practice dan Specific Goal) dalam mencapai CMMI
> level tertentu.Iya, SOP kita harus memenuhi Generic Goals dan Specific Goals sesuai
level yang ingin dikuasai.> Pak Endy, apakah Anda adalah seorang konsultan CMMI?
>Saya bukan konsultan.
Tapi kebetulan dulu ikut mengantarkan BaliCamp lulus ML-3.--
Endy Muhardin
http://endy.artivisi.com
Y! : endymuhardin
-- life learn contribute --
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "Manajemen Proyek IT" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke it-project-indon...@googlegroups.com.
Untuk mengeposkan ke grup ini, kirim email ke it-project...@googlegroups.com.
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/it-project-indonesia.
Untuk opsi selengkapnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
--
To. Rekan-Rekan,
Saat ini saya sedang mencari Hospital Management System dengan syarat-syarat sebagai berikut :
1. Aplikasi dibutuhkan adalah aplikasi berbasis windows (jika ada aplikasi berbasis web lebih baik)
2. Aplikasi sudah menggunakan database minimum SQL Server
3. Aplikasi sudah pernah diimplementasikan di tempat lain dan dapat dibuktikan dengan surat referensi dan client visit
4. Aplikasi dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan
5. Aplikasi sudah mengadopsi perlakuan akuntansi yang berlaku di Indonesia
6. Aplikasi sudah mengadopsi perlakuan kesehatan yang berlaku di Indonesia (BPJS, dll)
7. Bersedia melakukan presentasi mendetail atas produk yang dimiliki di waktu dan tempat yang disepakati.
8. Undangan ini berlaku baik untuk badan usaha (perusahaan) maupun perorangan (yang memiliki tim)
Untuk rekan-rekan yang berminat dapat mengirimkan Surat Perkenalan / Surat Penawaran disertai dengan penjelasan mengenai aplikasi yang dimiliki ke calvin...@gmail.com.
Atas bantuan rekan-rekan sekalian saya ucapkan terima kasih.
Warm Regards,
Calvin Nadeak