Studi Kelayakan Bisnis Pdf

0 views
Skip to first unread message

Tyrell Baskerville

unread,
Jul 31, 2024, 1:46:44 AM7/31/24
to ingoogsimon

Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu bisnis atau usaha yang akan dijalankan, untuk mengetahui apakah bisnis tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Mempelajari secara mendalam artinya menyelidiki informasi dan data kemudian mengukur, menghitung, dan menganalisis hasil penelitian tersebut menggunakan teknik tertentu. Penelitian yang akan dilakukan pada suatu bisnis dan akan dilakukan dengan penggambaran tertentu, sehingga akan memperoleh hasil yang bagus dan maksimal dari penelitian tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian studi kelayakan bisnis ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis lima aspek studi kelayakan bisnis. Aspek umum dan manajemen bertujuan untuk melihat riwayat perusahaan dan struktur organisasi, aspek pasar bertujuan untuk melihat strategi pemasaran pada Bakso Goreng Baper menggunakan analisis Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Threat (SWOT), aspek teknis bertujuan untuk melihat lokasi dan luas peruntukan serta menentukan analisis dampak lingkungan menggunakan analisis Politik, Ekonomi, Sosial dan Teknologi (PEST), aspek keuangan bertujuan untuk melihat laporan keuangan dengan meganalisis proyeksi pendapatan, laba rugi, neraca, serta analisis rasio, dan aspek hokum bertujuan untuk melihat surat izin usaha. Setelah menganalisis dari kelima aspek studi kelayakan bisnis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa usaha ini layak atau dapat dilanjutkan untuk membuka cabang baru.

studi kelayakan bisnis pdf


Download File » https://tritem0tite.blogspot.com/?px=2zTXC7



Buku ini membahas terkait teori-teori mengenai studi kelayakan bisnis yang dapat digunakan sebagai acuan dalam memulai bisnis era revolusi industri 4.0 ini. Buku ini sangat bermanfaat bagi pembaca dalam memahami teori-teori dan langkah-langkah dalam memulai sebuah bisnis. Buku ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama membahas tentang pendahuluan yang meliputi Pengertian Studi Kelayakan Bisnis, Tujuan Studi Kelayakan Bisnis, Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis, Pelaksanaan Studi Kelayakan Bisnis dan Urgensi Studi Kelayakan Bisnis Era Revolusi 4.0. Bab kedua membahas tentang Aspek Pasar dan Pemasaran yang meliputi Produk/Jasa Yang Dihasilkan, Gambaran Pasar dan Segmen Pasar yang dituju, Proyeksi dan Stategi Pemasaran, Analisis Pesaing dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threath) dan Saluran Distribusi.

Bab ketiga membahas tentang Aspek Produksi yang meliputi Proses Produksi, Bahan Baku dan Penggunaannya, Kapasitas Produksi dan Rencana Pengembangan Produksi. Bab keempat membahas tentang Aspek Sumber Daya Manusia yang meliputi Analisis Kompetensi Sumber Daya Manusia, Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia. Bab kelima membahas tentang Aspek Pengembangan Usaha yang meliputi Rencana Pengembangan Usaha dan Tahap-Tahap Pengembangan Usaha.

Bab keenam membahas tentang Aspek Keuangan yang meliputi Biaya Awal, Rencana Kebutuhan Investasi , Jumlah Modal yang Dibutuhkan, Analisa Kelayakan Investasi dan Penggunaan Modal. Bab ketujuh atau terakhir membahas tentang Aspek Dampak Dan Resiko Usaha yang meliputi Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar, Dampak Terhadap Lingkungan, Analisis Resiko Usaha dan Anstisipasi Resiko Usaha.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kelayakan investasi pengembangan usaha Alpokatkocok_Duobig sebelum menjalankan usaha untuk meminimalisirkan resiko kedepannya , dengan menggunakan metode analisis kelayakan pada aspek pasar pemasaran, aspek manajemen sumberdaya manusia, aspek teknis dan teknologi, aspek hukum, aspek keuangan berupa Analisa kelayakan investasi payback period (PP), Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value(NPV) dan Internal Rate of Return (IRR) untuk mencari tingkat bunga. Pada penelitian ini teknik sampling yang digunakan dalam penentuan sampel adalah non random sampling dan convenience sampling dengan kuota atau proporsional Berdasarkan dengan Analisa kelayakan bisnis di peroleh hasil Payback Period lebih cepat dari umur ekonomis pengembalian modal. BCR yang menunjukkan memberikan keuntungan, NPV bernilai positif lebih besar dari tingkat bunga yang telah di tetapkan sehingga usaha ini layak untuk di jalankan. Kemudian untuk dalam segi pemasaran dimana citra merek terdapat pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahu variable lain yang mempengaruhi keputusan pembelian pada studi kelayakan bisnis ini.

Kalian ingin memulai membangun bisnis? Sebelum membangun bisnis tentunya ada berbagai hal yang perlu disiapkan. Mulai dari model bisnis yang ingin dibuat, lokasi, waktu launching, dan sebagainya. Ada satu tahap lagi yang sebenarnya penting untuk dilakukan yaitu studi kelayakan bisnis.

Studi kelayakan bisnis adalah studi yang dilakukan seseorang untuk mengukur kelayakan suatu proyek bisnis itu layak dijanlankan atau tidak. Proses ini dilakukan guna menguatkan proses pengambilan keputusan tentang sebuah usaha atau proyek dapat dijalankan atau harus dikaji ulang, dan juga untuk mendapatkan laba yang maksimal. Fokus pada studi kelayakan bisnis adalah identifikasi potensi masalah kritis seperti bagaimana dan di mana bisnis akan dijalankan. Perlu dipahami di awal bahwa rencana bisnis dan studi kelayakan bisnis adalah dua hal yang berbeda tetapi saling berkaitan.

Manfaat studi kelayakan studi yang dirasakan bagi pengusaha adalah dapat membantu mereka saat mengambil keputusan terkait bisnisnya. Sedangkan bagi pebisnis akan penting untuk dilakukan di awal rencana agar meminimalkan atau mencegah dari kerugian. Selain itu hasil studi dapat menaikan tingkat kepercayaan investor yang ingin atau sedang berinvestasi di perusahaan atau tempat usaha tersebut. Seperti diketahui investor adalah orang yang menanamkan modal pada sebuah bisnis dengan harapan uangnya berkembang.

Ada beberapa aspek dasar yang perlu diteliti ketika melakukan studi kelayakan bisnis, seperti aspek manajemen, aspek keuangan, aspek hukum, aspek ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, dan aspek teknis dan operasi. Untuk detail penjelasannya adalah sebagai berikut:

Aspek ini adalah aspek yang sangat penting untuk diteliti karena berkaitan dengan operasional bisnis atau usaha. Cakupan aspek ini adalah yang terluas dari aspek lain, seperti terhubung ke keuangan dan sumber daya perusahaan.

Modal adalah salah satu kunci sebelum memulai bisnis atau usaha. Proses perencanaan modal harus dilakukan sejak awal jika hendak melakukan perencanaan bisnis. Paling tidak aspek yang perlu diperhitungkan adalah estimasi nilai proyek (bisnis atau usaha), proyeksi cash flow dan profitabilitas, investasi bisnis lain oleh investor, dan kelangsungan finansial proyek.

Legalitas bisnis di mata hukum menjadi salah satu yang dianaliis dalam studi kelayakan bisnis. Tujuannya adalah untuk meneliti tingkat keakuratan, kebenaran, keaslian, dan kesempurnaan dokumen bisnis tersebut. Lingkup legalitas dapat berupa izin lokasi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Tanda Daftar Perusahaan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Akta pendirian perusahaan dari notaris, Surat Izin Tempat Usaha dan Surat Tanda Rekanan dari pemerintah daerah setempat.

Aspek ini penting untuk diteliti karena terkait dengan dampak pada lingkungan sekitar tempat usaha itu berada. Dari sisi ekonomi, analisis dapat berupa dampak pada tingkat pendapatan per kapita di wilayah tempat perusahaan berdiiri dan melakukan operasional. Dari sisi budaya, analisis dapat berupa bagaimana perusahaan memengaruhi adat istiadat di wilayah sekitarnya.

Analisis bagi aspek pasar dan pemasaran dapat membantu menjawab keresahan atas peluang pasar dari produksi milik perusahaan. Informasi ini sangat penting dan berguna bagi perusahaan, agar kedepannya mereka dapat lebih leluasa untuk mengembangkan produk yang ditawarkan. Paling tidak informasi yang dianalisis meliputi potensi pasar, daya beli masyarakat, segmentasi, jumlah konsumen dan situasi persaingan pasar.

Aspek ini dapat menjadi pertimbangan bagi investor untuk memilih bisnis yang akan berjalan. Informasi yang yang dianalisis umumnya memuat tata letak perusahaan, lokasi perusahaan, gambaran produk dan kemampuan produksi.

Melihat cakupan yang luas untuk dianalisis dalam studi kelayakan bisnis membuatnya penting untuk dilakukan oleh pebisnis maupun pengusaha. Studi ini dapat berperan sebagai rambu-rambu bagi perusahaan apabila bisnis yang dijalankan masih cukup bersaing di pasar atau tidak.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni potensi pasar, jumlah konsumen, daya beli masyarakat, segmentasi, situasi persaingan di industri tersebut, dan lain-lain.

Tujuan dari studi kelayakan bisnis adalah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap suatu ide bisnis atau proyek tertentu untuk menentukan apakah layak untuk dijalankan atau dikembangkan lebih lanjut.

NataliaWanita lulusan S1 Bisnis Manajemen yang sering membagikan berbagai ilmunya dalam bidang bisnis secara menyeluruh kepada masyarakat, mulai dari tips, ide bisnis, dan masih banyak lagi.Terima Berita Terbaru dari Kami!Jangan lewatkan berita terbaru, penawaran eksklusif, dan pembaruan menarik dari kami!

Ketika ingin membangun suatu usaha atau bisnis, ada satu tahapan langkah yang dapat dilakukan untuk dapat menentukan jika bisnis tersebut berhasil atau tidak. Tahapan itu adalah studi kelayakan bisnis. Apa itu?

Pengertian yang lebih lengkap, studi kelayakan bisnis adalah kegiatan mengidentifikasi masalah, peluang usaha, penentuan tujuan, penggambaran situasi, penentuan hasil yang sukses, serta penilaian berbagai biaya dan manfaat yang terkait dengan beberapa alternatif untuk pemecahan masalah.

Bersamaan dengan datangnya keuntungan, sebuah bisnis juga berdiri dengan adanya risiko kerugian. Karena itu, pengusaha perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk menghindari risiko kerugian ini.

Ketika melakukan analisis kelayakan usaha, pengusaha akan mendapatkan semua informasi yang berkaitan dengan usaha miliknya, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Dari hasil analisis tersebut, pengusaha dapat melakukan perencanaan dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, pengusaha juga dapat membuat perencanaan usaha yang mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan.

93ddb68554
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages