Re: Problem Piutang Medianusa

6 views
Skip to first unread message

dhany kurniawan

unread,
Nov 1, 2012, 4:41:53 AM11/1/12
to Salamun, infomedia_support, brawijaya.anom, didin.saripudin, dhany.kurniawan, suyudanto, suyu...@gmail.com, trisri...@metrasys.co.id, trisri...@gmail.com, sayid.m...@metrasys.co.id, fiza.anwar
Dh Pak Salamun,


untuk closing selama 3 bulan ini, kami belum mendapatkan issue mengenai media nusa, selain dari :

issue bulan 1 ( bulan agustus ) : 
a. qty di contract sap harus : "1 YR" , nilai yang dimasukkan ke contract adalah nilai 1 tahun dan tidak di kalikan 12  - issue ini sudah di sampai ke pak bas.

b. tax code untuk customer master jika customer tersebut media nusa - tax code nya harus "0"  agar tidak tergenerate nilai PPN nya, - sudah disampaikan ke pak bas "

issue bulan 2 ( bulan september ) : 
a. untuk semua payer dan bill to untuk customer media nusa  masuk ke account ; IN12021077. - issue ini sudah di sampaikan ke pak Bas.

untuk nomer :
4. Invoice yang dibuat dengan mengumpulkan seluruh kontrak medianusa dalam satu produk yang sama menjadi satu nomor invoice (seluruh kontrak dalam satu bpt menjadi satu nomor invoice)  dan
6. Komposisi cicilan invoice adalah cicilan pertama senilai 1/3 dari nilai total invoice, kemudian sisanya dibagi 10 dan menjadi cicilan kedua dst. sampai cicilan kesebelas.

belum ada di blueprint dan belum pernah di testing dan selama berjalan 3 bulan dilakukan closing , issue ini belum pernah muncul,
apakah ini penambahan requirement baru ? jika penambahan requirement baru kami akan melakukan change request.



Terima Kasih.


Pada 31 Oktober 2012 11:02, Salamun <sal...@infomedia.co.id> menulis:
Dh Team Metrasys,
 
Saya informasikan kembali problem yang saya temukan kembali terkait data jurnal piutang medianusa. Bahwa perlakuan terhadap kontrak medianusa memang dibuat khusus, hal ini dilakukan agar penanganan pencatatan keuangannya bisa lebih mudah.
 
Terkait perlakuan khusus tersebut adalah :
 
1. Kontrak medianusa adalah kontrak yg dipasang oleh customer agent medianusa yang mempunyai nilai dalam mata uang dolar singapura (SGD).
2. Pada saat pengakuan revenue dilakukan konversi nilai ke mata uang rupiah (Rp).
3. Kontrak medianusa ketika dibuatkan invoice (billdoc) dan ditagihkan ditujukan kepada satu customer yaitu MEDIANUSA (S) PTE. LTD dengan no custkey Z385765A38 atau di SAP IN12021077.
 
4. Invoice yang dibuat dengan mengumpulkan seluruh kontrak medianusa dalam satu produk yang sama menjadi satu nomor invoice (seluruh kontrak dalam satu bpt menjadi satu nomor invoice)
5. Nilai invoice medianusa dibagi dalam 11 kali cicilan
6. Komposisi cicilan invoice adalah cicilan pertama senilai 1/3 dari nilai total invoice, kemudian sisanya dibagi 10 dan menjadi cicilan kedua dst. sampai cicilan kesebelas.
 
Contoh Ilustrasi :
    Terdapat 3 kontrak yang dipasang oleh medianusa untuk BPT Jakarta 2012 masing-masing kontrak bernilai :
    nok 001 : SGD 200
    nok 002 : SGD 100
    nok 003 : SGD 100
 
    - pada saat pengakuan pendapatan (revenue recognition) nilai kurs SGD 1 senilai Rp 7000, maka nilai revenue yg diakui adalah sebesar 300x7000 = Rp 2.100.000,-
    - kemudian seluruh kontrak digabung menjadi 1 invoice (billdoc) dengan nomor document 90001 dengan customer IN12021077 atas nama MEDIANUSA (S) PTE. LTD
    - komposisi cicilan invoice tersebut adalah :
        cicilan 1 = Rp 700.000,-
        cicilan 2 = Rp 140.000,-
        cicilan 3 = Rp 140.000,-
        cicilan 4 = Rp 140.000,-
        cicilan 5 = Rp 140.000,-
        cicilan 6 = Rp 140.000,-
        cicilan 7 = Rp 140.000,-
        cicilan 8 = Rp 140.000,-
        cicilan 9 = Rp 140.000,-
        cicilan 10 = Rp 140.000,-
        cicilan 11 = Rp 140.000,-
 
Demikian informasi yang bisa saya sampaikan, dan saya yakin informasi ini sebelumnya sudah pernah diberikan pada saat tahap analisa dan development sistem aplikasi SAP SD Metrasys. Semoga team metrasys bisa melakukan review terhadap aplikasi SAP SD dan juga review terhadap data migrasi terkait perlakuan khusus medianusa ini.
 
Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
 
 
Salam
 
Salamun

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages