Mencatut Nama Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Untuk Penipuan & Pemerasan ???
Foto:
Dwi Tjahjono Putro alias Rambak, HP: 081357652508 & 082231381969
Yang Ramai Jadi Pembicaraan Masyarakat Kabupaten Magetan Propinsi Jawa
Timur Karena Mengaku Saudara Kepala Kejaksaan Negeri Setempat
Terkait info akan adanya
oknum yang mengaku sebagai saudara dari kepala Kejaksaan Negeri
(Kajari) Magetan dan diduga melakukan penipuan dan atau pemerasan
kepada beberapa pejabat dan pegawai negeri di lingkungan pemerintah
kabupaten (pemkab) Magetan, menjadi bahan pembicaraan masyarakat.
Kabarnya
beberapa pejabat dan pegawai negeri di lingkungan pemkab Magetan
telah menjadi korban dengan total kerugian ratusan juta rupiah.
Pejabat
yang dikabarkan menjadi korban, diantaranya adalah direktur RSUD
(Rumah Sakit Umum Daerah) dr Sayidiman kabupaten Magetan, yakni dokter
Yunus Mahatma dan beberapa pejabat maupun pegawai negeri disana.
Akan
tetapi entah kenapa para korban tampaknya terindikasi tidak berani
melaporkan pada pihak yang berwajib dan membuat peristiwa itu tidak
terbuka. Seperti misalnya direktur RSUD Magetan yakni dokter Yunus Mahatma ketika dihubungi ponselnya 081234356789 tidak berani mengungkap secara terbuka, demikian juga pejabat yang lain.
Demikian juga oknum yang diduga mengaku sebagai saudara Kajari Magetan, yakni Dwi Tjahyono Putro yang menurut direktur RSUD, oknum itu juga punya nama panggilan "Rambak" ketika dihubungi ponselnya 081357652508 & 082231381969 belum memberi respon.
Ketua
LP4 - Lembaga Pemantau Penyelenggara Pelayanan Publik, Amir Rudini
menyarankan, jika benar para pejabat dan pegawai negeri di lingkungan
pemkab Magetan memang ada yang menjadi korban pemerasan dan atau
penipuan dari oknum yang mengaku (mencatut) sebagai saudara dari Kajari,
sebaiknya mereka melapor pada yang berwajib.
Jika
mereka tidak berani melapor, mungkin saja malah timbul anggapan
masyarakat, bahwa mereka punya kesalahan dalam hal terkait masalah
hukum, sehingga mereka bisa menjadi korban pemerasan dan atau penipuan.;
Sedangkan
bapak Siswanto, Kajari Magetan yang diduga namanya dicatut oleh oknum
yang tidak bertanggungjawab , belum bisa dikonfirmasi, karena saat
masalah ini mulai terdengar, ternyata dipindah tugas sebagai staff di
Kejaksaan Agung di Jakarta