yuyun ismawati
unread,Feb 20, 2012, 6:12:49 PM2/20/12Sign in to reply to author
Sign in to forward
You do not have permission to delete messages in this group
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to Toxics-Free Network, dyah paramita, Rossana Dewi R, Jehan Noor, Selamet Daroyni, Armyn Balifokus, Yaya Nur Hidayati, Dita Balifokus, Wilianita Lita Selviana, Bayu Susila, Shoim Sahriyati, prigi arisandi, Muhammad Teguh Surya, ahmad...@gmail.com, Rachmadhi Purwana, Mayang Putri Alam, Yomi Fernando, Audinisa Fadhila, Ester Claudia Windasari w, reeyyo_b...@yahoo.com, krishna zaki
FYI
Nanoteknologi dan nanomaterial adalah isu baru yang masih banyak blank spotsnya.
Para ilmuwan Indonesia (a.l BPPT, LIPI, Masy. Nano Indonesia) mendukung teknologi nano sebagai suatu terobosan baru dan memimpikan Indonesia menjadi leader untuk aplikasi nano di segala bidang.
Sayangnya keterpikatan pada nano belum dibarengi dengan kekritisan dan kesadaran precautionary principle. Dalam artikel di bawah ini peneliti dari Cornell mengungkapkan miliaran nanopartikel rekayasa dalam makanan dan obat-obatan yang tertelan oleh manusia setiap hari, dan memperingatkan mereka mungkin lebih berbahaya bagi kesehatan daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Salam,
Yuyun
--
Yuyun Ismawati
IPEN Lead in ASGM
Indonesia Toxics-Free Network, Coordinator
BALIFOKUS Foundation, Advisor
Skype ID: yuyun.ismawati