Daun pegagan dikenal sebagai bahan alami untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Namun, daun pegagan juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jadi, apa saja manfaat daun ini?
Daun pegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tanaman herba yang banyak ditemukan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Meski lebih dikenal dengan manfaatnya untuk kesehatan kulit, daun pegagan juga dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.
Daun pegagan mengandung antioksidan dan bersifat antiradang, sehingga baik untuk menjaga kesehatan organ tubuh, termasuk otak. Sebuah riset juga menunjukkan bahwa konsumsi suplemen daun pegagan dapat meningkatkan daya ingat dan mencegah pikun atau demensia.
Daun pegagan telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi peradangan dan nyeri sendi. Studi menunjukkan bahwa kandungan zat yang bersifat antiradang pada daun pegagan dapat meredakan keluhan nyeri sendi pada penderita radang sendi atau osteoarthritis.
Sulit tidur atau insomnia bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti gaya hidup tidak sehat, rasa cemas, atau konsumsi obat-obatan tertentu. Jika dibiarkan tanpa penanganan, insomnia bisa menyebabkan penderitanya stres. Untuk mengatasi gangguan tidur tersebut, Anda bisa mengonsumsi ekstrak daun pegagan.
Daun pegagan bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat dan fungsi saraf, sehingga berpotensi mencegah penyakit Alzheimer. Namun, konsultasikan ke dokter terlebih dulu untuk mengetahui dosis dan cara pakainya.
Daun pegagan disarankan untuk tidak digunakan hingga lebih dari 6 minggu. Selain itu, berbagai klaim manfaat daun pegagan di atas masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Hingga saat ini, belum ada cukup riset yang dapat memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan daun pegagan pada ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan daun pegagan, baik dalam bentuk obat oles maupun suplemen.
Daun pegagan juga sebaiknya tidak digunakan oleh penderita penyakit tertentu, seperti gangguan fungsi hati dan hepatitis, karena bisa memperparah kondisi tersebut. Agar lebih aman, konsultasikan ke dokter jika ingin menggunakan daun pegagan untuk mengobati penyakit yang Anda alami.
Mungkin kamu sering mendengar Centella asiatica sebagai salah satu kandungan di produk skincare. Namun, ternyata daun ini juga dikenal bermanfaat untuk mengobati dan mencegah berbagai permasalahan kesehatan tubuh.
Daun Centella asiatica atau daun pegagan merupakan tanaman liar yang tumbuh di negara-negara Asia seperti Tiongkok, Indonesia, Jepang, dan India. Sejak ribuan tahun yang lalu, daun pegagan ini sudah dikenal dapat mengobati berbagai macam penyakit.
Tanaman ini bahkan dijadikan sebagai obat herbal tradisional di Tiongkok dan India. Mulai dari meringankan insomnia, meredakan nyeri sendi, hingga mengobati penyakit Alzheimer, simak 11 manfaat dari daun pegagan berikut!
Kandungan asam asiatat di dalam daun pegagan dapat memicu penyerapan GABA oleh otak. Hal ini membuat daun pegagan menjadi obat herbal yang lebih aman dibanding obat-obat kimia lainnya untuk mengatasi gangguan kecemasan dan depresi.
Terpenoid yang ditemukan di pegagan dapat meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. Hal ini dapat membantu mencegah terbentuknya stretch mark baru, serta membantu menyembuhkan selulit yang sudah ada.
Oleskan salep yang mengandung ekstrak pegagan 1% ke daerah yang terkena luka seperti luka sayatan akibat benda tajam, robekan tidak teratur yang disebabkan oleh trauma benda tumpul, dan jaringan yang terinfeksi, beberapa kali sehari.
Sifat anti-inflamasi pegagan berguna dalam mengobati radang sendi. Mengonsumsi ekstrak pegagan dapat mengurangi peradangan sendi, erosi tulang rawan, dan erosi tulang. Efek antioksidannya juga berdampak positif pada sistem kekebalan tubuh.
Semakin bertambahnya usia maka produksi kolagen alami di dalam tubuh juga akan semakin berkurang. Padahal, kolagen merupakan protein yang memiliki peranan penting dalam mengatasi penuaan dini karena kolagen dapat menjaga elastisitas kulit terutama pada kulit wajah dan leher.
Diketahui memiliki kandungan antibakteri, daun pegagan dinilai efektif untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti diare. Sejumlah masalah pencernaan lainnya, seperti perut kembung dan asam lambung, juga dapat diatasi dengan mengonsumsi daun herbal ini.
Tak lupa untuk menambahkan garam, gula, saus tiram, dan sedikit kecap manis sesuai selera. Selain rasanya yang lezat, tumisan ini bisa menjadi salah satu cara mudah untuk mendapatkan ragam manfaat dan khasiat dari daun pegagan.
Itulah manfaat dari daun pegagan bagi kesehatan tubuh. Walaupun sudah terbukti khasiatnya, beberapa masih perlu penelitian lebih lanjut. Bagi kamu yang tertarik untuk mengonsumsi obat herbal, jangan lupa konsultasi terlebih dahulu ke dokter ya, Toppers!
Temukan berbagai obat herbal yang aman dan manjur selengkapnya di aplikasi Tokopedia! Ikuti promo 10.10, promo bulan ini, dan promo minggu ini di Tokopedia untuk mendapatkan cashback dan diskon gede-gedean!
Sebagai tanaman herbal, daun pegagan kaya akan beragam senyawa kimia yang memberikan manfaat unik. Dalam analisis kimiawi, daun pegagan diketahui mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin, serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium, dan besi. Glikosida triterpenoida yang bernama asiaticoside bahkan diyakini memiliki kemampuan penyembuhan luka yang luar biasa.
Produk perawatan kulit yang mengandung centella asiatica dapat membantu mempercepat pemulihan dan membersihkan wajah dari jerawat tanpa meninggalkan bekas. Kemampuannya meningkatkan produksi kolagen juga membantu mencegah pembentukan luka bekas jerawat.
Pegagan memiliki potensi dalam mengobati Alzheimer dengan meningkatkan daya ingat dan melindungi sel-sel otak dari toksisitas. Ekstrak pegagan juga dapat melindungi sel dari pembentukan plak yang terkait dengan penyakit ini.
Daun pegagan dapat menjadi sekutu aman dalam mengatasi gangguan kejiwaan dengan mengontrol aktivitas neurotransmiter, seperti gamma-aminobutyric acid (GABA). Kandungan asam asiatatnya dapat merangsang penyerapan GABA oleh otak, menjadikannya alternatif herbal yang aman untuk mengatasi kecemasan dan depresi.
Pembalut luka atau obat luka yang mengandung pegagan memiliki efek penyembuhan pada berbagai jenis luka. Oleskan dengan rutin pada luka, seperti luka sayatan atau robekan, untuk mempercepat proses penyembuhan.
Kemampuan daun pegagan dalam mengatasi kecemasan, stres, dan depresi juga menjadikannya solusi alami untuk mengobati insomnia. Pilihan aman ini dapat menjadi alternatif bagi yang ingin menghindari penggunaan obat tidur kimia.
Terpenoid dalam daun pegagan dapat meningkatkan produksi kolagen, membantu mencegah stretch mark baru, dan menyembuhkan selulit yang sudah ada. Penggunaan salep dengan ekstrak pegagan pada area yang rentan dapat memberikan manfaat luar biasa.
Sifat anti-inflamasi pegagan berguna dalam mengatasi radang sendi. Konsumsi ekstrak pegagan dapat mengurangi peradangan sendi, erosi tulang rawan, dan erosi tulang, serta memberikan dampak positif pada sistem kekebalan tubuh.
Studi menunjukkan bahwa ekstrak pegagan lebih efektif dalam meningkatkan domain memori daripada asam folat. Ini membuatnya menjadi tambahan yang baik untuk meningkatkan fungsi kognitif, terutama setelah stroke.
Produksi kolagen alami tubuh cenderung menurun seiring bertambahnya usia. Pegagan dapat membantu menghambat penuaan dini dengan merangsang produksi kolagen, menjaga elastisitas kulit, dan mencegah pembentukan garis-garis halus, terutama pada wajah dan leher.
Terlepas dari kecantikan dan kesehatan mental, daun pegagan juga memiliki efek positif pada sistem pencernaan. Antibakteri alaminya dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti diare, perut kembung, dan masalah asam lambung.
Penelitian menunjukkan bahwa pegagan dapat mengurangi retensi cairan, pembengkakan pergelangan kaki, dan membantu dalam pengobatan varises. Efek positifnya pada jaringan ikat pembuluh darah memberikan dampak positif pada sirkulasi darah.
Pegagan bukan hanya penyembuh, tetapi juga pelindung. Senyawa antioksidan dalam pegagan membantu melawan radikal bebas dan peradangan, menjaga tubuh dari penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
Dengan kandungan senyawa seperti beta-karoten dan vitamin C, daun pegagan membantu melindungi mata dari kerusakan oksidatif dan mempromosikan kesehatan mata secara keseluruhan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk menyertakan daun pegagan dalam pola makan sebagai upaya pencegahan terhadap masalah mata yang mungkin timbul.
Sifat antiinflamasi dan antioksidannya membantu mengurangi peradangan pada saluran udara, membuat pernapasan menjadi lebih lancar dan nyaman. Anda dapat mencoba mengonsumsi teh daun pegagan atau menggunakan minyak daun pegagan untuk mendukung kesehatan sistem pernafasan.
Daun pegagan dapat memberikan manfaat luar biasa untuk hati. Senyawa-senyawa aktif dalam tanaman ini membantu melindungi hati dari kerusakan oksidatif dan meningkatkan fungsi hati secara keseluruhan. Dengan membantu membuang racun dari tubuh, daun pegagan membantu menjaga kesehatan hati dan mendukung sistem detoksifikasi alami tubuh.
Daun pegagan dapat memberikan dorongan segar yang diperlukan untuk mengatasi kelelahan dan kelesuan. Jadi, jika kopi tidak lagi memberikan efek seperti dulu, cobalah berpaling pada kekuatan alami daun pegagan.
Sekarang, setelah mengetahui semua manfaat hebat dari daun pegagan, Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana cara mengonsumsinya dengan bijak? Berikut adalah beberapa cara sederhana yang bisa Anda terapkan:
Meskipun daun pegagan memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa, sebaiknya konsultasikan penggunaannya dengan dokter, terutama ketika menjalani pengobatan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Setiap tubuh berbeda, dan reaksi terhadap tanaman obat dapat bervariasi.
795a8134c1