Gimana partisi Linux yang "baik dan benar"?
Sistem saya nanti (rencananya):
- main operating system : Ubuntu 6.06.1
- data sebagian kecil (untuk development) disimpan di filesystem linux
(yang bagus apa? ext3?)
- data sebagian besar (office, dll.) disimpan di filesystem FAT32
- program2 dan konfigurasi (Apache, MySQL, PostgreSQL, dll.) disimpan
di partisi tersendiri, jadi kalo reinstall Ubuntu maka partisi ini
gampang di-backup, tidak perlu membackup seluruh partisi Ubuntu
- Windows XP SP2 dijalankan pake VMware Player for Linux (sebaiknya
disimpan di partisi apa? ext3 ato FAT32?)
- hard disk SATA 120 GB Maxtor
- kalo bisa nanti ada semacam program bootable, entah punya Acronis
ato apa yang bisa buat backup dll. tanpa perlu operating system.....
ada saran? Selama ini saya pakai Acronis TrueImage, yang kalo
diinstall, pada saat booting tinggal pencet F11 masuk, bisa buat
backup/restore/dll. tapi kayanya ngubah MBR jadi nggak tahu nich
apakah "friendly" dengan Ubuntu?
- RAM 512 MB
- untuk menyiapkan partisi saya akan gunakan Acronis Disk Director
(dari Windows) karena saya nggak yakin stabilitas software partisi
dari ubuntu
rencana awal saya:
20 GB ext3 buat /
20 GB ext3 buat /usr
20 GB ext3 buat /home
1 GB buat swap
sisanya FAT32 (kira-kira 50 GB-an)
Boleh minta sarannya dong... bagaimana struktur yang bagus? Terutama
alokasi space antara partisi2 tersebut biar pemakaiannya optimal &
efisien (nggak ada partisi yang terlalu kecil ato terlalu gede,
berhubung hard disk saya sempit).
Terima kasih...
--
Hendy Irawan
Web: http://www.gauldong.net
Mobile: +62 856 24889899
Yahoo Messenger: ceefour666
> Gimana partisi Linux yang "baik dan benar"?
Pernyataan yang membingungkan... sebetulnya
keperluannya bagaimana sih? Anda mesti menetapkan
terlebih dahulu, komputer mau digunakan untuk apa?
Apakah lebih sering dalam mode XP atau Linux?
> jadi kalo reinstall Ubuntu maka partisi ini
> gampang di-backup, tidak perlu membackup seluruh partisi Ubuntu
Di Ubuntu tidak lazim melakukan "reinstall".
Jadi, pernyataan di atas membingungkan...
> - Windows XP SP2 dijalankan pake VMware Player for Linux (sebaiknya
> disimpan di partisi apa? ext3 ato FAT32?)
Mengapa menjalankan Windows via VMWare?
Mengapa tidak sekalian tidak menjalankan XP langsung?
> saya nggak yakin stabilitas software partisi
> dari ubuntu
Ampun... sebaiknya tetap menggunakan XP saja deh,
sampai memahami bahwa pernyataan di atas membingungkan!
--
Raja Ali M.I. Ilias, Bengkalis, https://wiki.ubuntu.com/AliMilis
Counted GNU/Linux Engineer # 405138 - http://counter.li.org/
--
Dedy Hariyadi
---
http://www.milisdad.or.id
Sabar om, klo menurut saya semuanya harus bertahap - sedikit demi sedikit.
Mungkin saja om itu menggunakan XP di Vmware agar tidak perlu repot2 lagi reboot
dahulu. Bukan begitu? :)
yuk ah mari & salam!
--
[ Andy Apdhani ]
-
If you continually give you will continually have.
> > jadi kalo reinstall Ubuntu maka partisi ini
> > gampang di-backup, tidak perlu membackup seluruh partisi Ubuntu
> Di Ubuntu tidak lazim melakukan "reinstall".
> Jadi, pernyataan di atas membingungkan...
Semoga saja. Dulu waktu saya nyoba2 Linux sering sekali melakukan
reinstall karena berbagai alasan. (alasan utama adalah ketidakmampuan
saya dalam mengoperasikan linux, hehehe)
> > - Windows XP SP2 dijalankan pake VMware Player for Linux (sebaiknya
> > disimpan di partisi apa? ext3 ato FAT32?)
> Mengapa menjalankan Windows via VMWare?
> Mengapa tidak sekalian tidak menjalankan XP langsung?
Karena banyak program yang saya pakai sebenarnya "not designed for
Windows XP" logo. Contohnya apache, MySQL, PostgreSQL, BIND, Eclipse,
RadRails, Aptana, Subversion, dll. Menurut saya akan lebih optimal kalo
software2 tersebut jalan di sistem operasi yang lebih
"server-friendly". Di samping itu selama ini saya kesulitan menggunakan
software2 yang "khusus Linux", misalnya harus dicompile dari source
code atau tidak ada binary untuk Windows.
> > saya nggak yakin stabilitas software partisi
> > dari ubuntu
> Ampun... sebaiknya tetap menggunakan XP saja deh,
> sampai memahami bahwa pernyataan di atas membingungkan!
Ini karena saya baca dari sebuah artikel di Internet tentang instalasi
Ubuntu yang tidak menganjurkan menggunakan partition software dari
Ubuntu (versi 6.06) dan sebaiknya menyiapkan partisi sebelum
menginstall Ubuntu. Saya sendiri pengalaman dengan FORMAT-nya Windows
(bukan Disk Management yang di mmc lho) dan Partition Magic (versi 8)
yang sangat tidak reliable (beberapa kali data saya hancur gara2
mereka), padahal waktu proses katanya "sukses", nyatanya data hilang.
Padahal produk2 tersebut commercial dan supported. Jadi untuk saat ini
saya pakai Acronis Disk Director Suite 10 dan sampai saat ini belum ada
masalah. (sebelumnya saya juga pakai Acronis TrueImage untuk masalah
imaging, sebagai pengganti Norton Ghost, dan saya 100% puas, sepertinya
produk Acronis emang OK) OOT: yang agak menyebalkan dari Acronis Disk
Director adalah dia tidak menyediakan fasilitas untuk "mengkonversi"
NTFS ke FAT32, dan dia nggak mau me-resize partisi yang bad sector..
Padahal ada hard disk 60 GB / NTFS yang berisi data..... sayang kan
masa dibuang....
Terima kasih.
Hendy
Saya cuma mau sekedar sharing, saya sudah coba install Ubuntu 6.06 di PC
dan Laptop, keduanya menggunakan partisi softwarenya Ubuntu. Artinya...
saya melakukan partisi ketika sedang menginstall Ubuntu. Menurut ku gapa
sih, asal diperhatikan dengan sangat hati2 sektor-sektor partisinya.
Oya, skalian nanya deh (new bie di Ubuntu nih..), klo mau install
apache, mysql dan php diubuntu gmana yah?kok jawabannya ga ada c
compiler gitu? Apa harus connect sama internet untuk ngedownloadnya?
(*membayangkan biaya internet yg lsg melonjak* - maklum masih pake
telkomnet). Thanks.
Atu
===========================================================
*Yang Lagi Bingung Milih Ubuntu or Suse As My Only One O/S*
Ceefour wrote:
> Ali Milis wrote:
>> Hendy Irawan wrote:
>> cut <<
> Ini karena saya baca dari sebuah artikel di Internet tentang instalasi
> Ubuntu yang tidak menganjurkan menggunakan partition software dari
> Ubuntu (versi 6.06) dan sebaiknya menyiapkan partisi sebelum
> menginstall Ubuntu. Saya sendiri pengalaman dengan FORMAT-nya Windows
> (bukan Disk Management yang di mmc lho) dan Partition Magic (versi 8)
> yang sangat tidak reliable (beberapa kali data saya hancur gara2
> mereka), padahal waktu proses katanya "sukses", nyatanya data hilang.
>>>cut <<<
> Oya, skalian nanya deh (new bie di Ubuntu nih..), klo mau install
> apache, mysql dan php diubuntu gmana yah?kok jawabannya ga ada c
> compiler gitu? Apa harus connect sama internet untuk ngedownloadnya?
> (*membayangkan biaya internet yg lsg melonjak* - maklum masih pake
> telkomnet). Thanks.
Iya CD Ubuntu sepertinya tidak menyediakan itu. Bahkan cpp, gcc, make,
saja tidak ada (harus download dulu). Saran saya beli saja DVD reponya.
Di situ (kayanya) lengkap. Jauh lebih murah (dan lebih cepat, meski
nunggu waktu kirim) dibanding download apalagi kalo pake telkomnet.
Hendy
Install aplikasi di Ubuntu tinggal seperti ini:
$ sudo apt-get nama_aplikasi
Info lebih lanjut install software di Ubuntu bisa baca help di System > Help >
System Documentation ... Ini butuh koneksi ke Internet, tapi ada cara lain untuk
mengakalinya yaitu dengan menggunakan DVD repos Ubuntu, info bisa dibaca di:
http://wiki.ubuntu-id.org/DistribusiDvdReposUbuntu
Dan mohon maaf sebelumnya itu om Waode Rahmawaktu replynya pake _Top_Posting_
dan coba deh sebelum reply lagi silakan liat2 dulu informasi guideline untuk
milis yang ada disini:
http://www.ubuntu.com/community/lists/etiquette (bhs. Inggris)
Dan untuk gambaran singkat guideline dalam bhs. Indo bisa diliat disini:
http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
Makasih atas perhatiannya & salam!
--
[ Andy Apdhani ]
-
1 bulls, 3 cows.
>> cut <<
> Dan mohon maaf sebelumnya itu om Waode Rahmawaktu replynya pake _Top_Posting_
> dan coba deh sebelum reply lagi silakan liat2 dulu informasi guideline untuk
> milis yang ada disini:
> http://www.ubuntu.com/community/lists/etiquette (bhs. Inggris)
>
> Dan untuk gambaran singkat guideline dalam bhs. Indo bisa diliat disini:
> http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
>
Minta maaf Pak, i don't know the rules before. ^^'
Makasih..makasih..
Makasih... :-) koq tau ya... *jadi malu*
FYI juga ah :) mohon maaf sebelumnya itu om As ad Arafat replynya pake
_Top_Posting_ dan coba deh sebelum reply lagi silakan liat2 dulu informasi
guideline untuk milis yang ada disini:
http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
Makasih atas perhatiannya & salam!
--
[ Andy Apdhani ]
-
Never commit yourself! Let someone else commit you.
>> Apakah lebih sering dalam mode XP atau Linux?
> Keperluannya campur2 sih, karena yang makai bukan cuma saya tapi mama
> saya dan adik saya.
> Kalo saya lebih sering buat webdev + dengerin mp3 + nonton (apa nih
> yang ditonton ?? ;-)
> Kalo keluarga lebih sering ngegame (so pasti Windows) dan office
> (Windows juga).
> Tapi kita sering gantian jadi nggak cocok kalo dual boot.
> Saya juga sering sinkronisasi ke HP Sony Ericsson K600 yang harus pake
> Windows juga.
Ini justru mendukung bahwa anda lebih memerlukan XP daripada Linux;
(kecuali webdev?). Mengapa memaksakan Linux dengan XP di atas
VMWare?
>> Di Ubuntu tidak lazim melakukan "reinstall".
> Semoga saja. Dulu waktu saya nyoba2 Linux sering sekali melakukan
> reinstall karena berbagai alasan.
Justru kelebihan Ubuntu dan Debian ialah, tidak lazim di "reinstall"!
> Karena banyak program yang saya pakai sebenarnya "not designed for
> Windows XP" logo. Contohnya apache, MySQL, PostgreSQL, BIND, Eclipse,
> RadRails, Aptana, Subversion, dll.
Sebagian besar aplikasi di atas dapat berjalan "mulus" di XP serupa
dengan di Linux (cmiiw). Kalau pun perlu Linux, sebaiknya dual-boot.
salam,
Sekedar sharing boleh ya..
Saya pengguna Ubuntu desktop, untuk kerja sehari2 di rumah dan di
kantor. Saya suka pake susunan partisi begini:
/
/home
swap
Maksud saya memisahkan partisi home, agar data2 tetap aman sebagai
antisipasi ketika kita melakukan upgrade ataupun ganti OS. Pernah saya
punya susunan partisi begini:
/ (root Ubuntu)
/ (root Mandrake)
/home
swap
Jadi swap dan home nya dipake bareng untuk dua distro itu. Ya susunan
home memang jadi rada2 repot, karena Ubuntu pake GNOME (config di
.gnome dan .gnome2), sementara Mandrake pake KDE (ada folder
Documents). Tapi selain susunan, nggak ada aplikasi yang crash, karena
masing2 berada di root partisi nya masing2.
Pernah juga saya misahin /var, karena saya kalo install aplikasi ke situ.
--
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Salam,
A. Uliansyah
YM: beta_andri
Saya setuju dengan yang ginian :D
A. Uliansyah wrote:
> Maksud saya memisahkan partisi home, agar data2 tetap aman sebagai
> antisipasi ketika kita melakukan upgrade ataupun ganti OS. Pernah saya
> punya susunan partisi begini:
>
> / (root Ubuntu)
> / (root Mandrake)
> /home
> swap
>
Saya setuju dengan yang ginian :D
Halo para Suhu, mau nanya nih, ada ga software partisi untuk Linux
(partion magic buat linux)? Karena saya berencana untuk install Ubuntu
mengikuti contoh partisi di atas, ada rencana berbarengan dengan Suse
(tanpa windows tentunya). Terus antivirus bwt linux baiknya pake apa ya?
Saya menggunakan dial up untuk koneksi internet.
Thanks all
DVD repo itu maksudnya apa yah ^^'. Terus kalau di Jakarta, (Daerah
sekitar Ciputat) bisa dapat dimana? Thanks All.
Atu
========
(NewBie)
saya sih biasa make gparted.
> mengikuti contoh partisi di atas, ada rencana berbarengan dengan Suse
> (tanpa windows tentunya). Terus antivirus bwt linux baiknya pake apa ya?
> Saya menggunakan dial up untuk koneksi internet.
antivirus tuk apa?biasanya sih ngga perlu..
konfigurasi standar juga udah cukup kok :)
--
Iang-
http://fajran.net y!m: fajran
dvd repo tu dvd yg isinya seluruh software yang ada di ubuntu repository.
udah lengkap semua dalam 3 dvd. ngga perlu konek ke internet lagi :)
tuk ciputat.. hmm.. mungkin deket kalo ke UBL ya?
informasi lebih lanjut bisa dibaca di
http://wiki.ubuntu-id.org/DistributorDvdReposUbuntu
Antivirus :
ClamAV
Catatan :
Saat installasi sudah ada proses untuk mempartisi sesuai dengan distro.
Linux saat ini jarang sakit karena virus.
mengikuti contoh partisi di atas, ada rencana berbarengan dengan SuseSaya menggunakan dial up untuk koneksi internet.
antivirus tuk apa?biasanya sih ngga perlu.. konfigurasi standar juga udah cukup kok :)
> > Terus antivirus bwt linux baiknya pake apa ya?
> Antivirus
> ClamAV
- Klamav di Kubuntu
> Partisi :
> - Gparted di Ubuntu
> - QtParted di Kubuntu
- Parted di Command Line Interface (CLI) alias terminal.
> Saya menggunakan dial up untuk koneksi internet.
Pakai modem internal atau eksternal? Saya menggunakan modem SmartLink
(internal). Dan untungnya didukung penuh kedua OS tadi.
>
> Catatan :
> Saat installasi sudah ada proses untuk mempartisi sesuai dengan distro.
> Linux saat ini jarang sakit karena virus.
Maafkan k'lo saya terlalu KDE minded :).
--
Salam
Andhika Padmawan