Laporan IT ke management

4,831 views
Skip to first unread message

Andy Utomo

unread,
Aug 22, 2011, 9:45:26 AM8/22/11
to id-u...@googlegroups.com
Dear all,

Mau tanya biasanya sebagai administrator/IT, membuat laporan ke management apa saja ya?selain masalah budget dan belanja :d


Thanks

Andy Utomo

Sent from my iPhone

Stefanus Gilang

unread,
Aug 22, 2011, 9:55:10 AM8/22/11
to id-u...@googlegroups.com

Laporan preventif maintenance, laporan masalah kerusakan yang ada

> --
> ---------------------------------------------------------
> Info Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis
> Etika Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
> Daftar Hitam Anggota Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis/HallOfShame
> Milis: http://groups.google.com/group/id-ubuntu

milisdad

unread,
Aug 22, 2011, 11:03:38 PM8/22/11
to id-u...@googlegroups.com


On Monday, August 22, 2011 8:45:26 PM UTC+7, Andy Utomo wrote

Mau tanya biasanya sebagai administrator/IT, membuat laporan ke management apa saja ya?selain masalah budget dan belanja :d


Tergantung kebutuhan, misal target kinerja selama 1 tahun, apakah ada kendala selama 1 tahun, dsb...

SOL

Abu Hauna

unread,
Aug 23, 2011, 10:40:02 PM8/23/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/23 milisdad <mili...@gmail.com>



On Monday, August 22, 2011 8:45:26 PM UTC+7, Andy Utomo wrote

Mau tanya biasanya sebagai administrator/IT, membuat laporan ke management apa saja ya?selain masalah budget dan belanja :d


Tergantung kebutuhan, misal target kinerja selama 1 tahun, apakah ada kendala selama 1 tahun, dsb...

Pembahasan bagus. Kira-kira aplikasi opensource apa saja yang dibutuhkan/harus dimiliki oleh IT untuk mendukung pekerjaannya dalam hal laporan ke management, dari urusan inventory software/hardware komputer yang ada, aplikasi monitoring/remote, dan yang lainnya. Atau bahkan malah sudah biasa dipakai oleh user millis ini utk menghandle pekerjaannya sehari-hari di IT, yang barangkali rekan lainnya belum tahu dan belum pakai.
 

Andy Utomo

unread,
Aug 23, 2011, 11:01:12 PM8/23/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/24 Abu Hauna <abuh...@gmail.com>:
> --

Iya, soalnya saya sering ditanya sama management, dan dept head yang
lain .. "lo kerjanya ngapain aja sih, kynya cuma bengong depan
komputer ?" wakakakakaka , Sedangkan saya pernah kasih semacam
project timeline, Server performance, data server dan "isi"nya ....
malah bingung. :D..

Nah, kira kira laporan kaya apa sih yang bisa dipakai buat ngitung
index kerja IT / Admin ?Karena ga semua bos ngerti IT kan....


Salam,

Andy Utomo

Dipo Prasetyo

unread,
Aug 23, 2011, 11:40:29 PM8/23/11
to id-u...@googlegroups.com

2011/8/24 Andy Utomo <and...@gmail.com>
--
---------------------------------------------------------
Info Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis
Etika Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
Daftar Hitam Anggota Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis/HallOfShame
Milis: http://groups.google.com/group/id-ubuntu


Perkembangan IT tuh cepat banget, mulai pengembangan, kontroling (qa), operasional (produksi), sampai keamanan (government)...
Kalau semua baik2 saja, tim IT ga dapat apa2 tapi malah function dept yg dapet reward... tapi kalo sudah ada problem kecil saja, pasti IT yg kena duluan...
Makanya bos yg baik itu biasanya bukan 'superman' yg serba bisa, tapi sebagai 'tim player'... delegasi tugas & share delivery dg baik...
Jadi biasanya beliau ini sangat bertanggung jawab atas kesejahteraan & pelindung menjadi orang pertama yg bakal dimarahin direksi jika terjadi hal2 yg tidak diinginkan...
(mulai dari mati lampu sampai server down ga bisa naik, dll bahkan sampai kehilangan data karena cm masalah 'human error' dept laen)

Kalau ada head dept laen nanyain kerjaan itu biasa karena sebagian besar dari mereka "sangat gaptek" dibandingkan bos IT kita, apalagi HR pasti nanya index kinerja...
Kalau aq pribadi si ga usah marah2, jelasin 'scope perkerjaan' & perhitungan 'tingkat pelayanan'-nya apa aja sebisa kita...
tentunya dengan bahasa yg mudah dimengerti karena lawan bicara kita belum tentu selevel dengan pengetahuan IT kita...
Mau ga mau mereka akan curhat mulai bicara 'core bisnis' & 'added value', dan dari situ scope akan melebar dan kesempatan kita menimba ilmu lebih dalam lagi...
Makanya sering2 cross-departmen, biar tau fungsi & tugas mereka juga... Ok?

cmiww
--
Dipo Prasetyo

arjuna1106

unread,
Aug 23, 2011, 11:55:26 PM8/23/11
to id-u...@googlegroups.com


>Salam,

>Andy Utomo

Kalau ukuran index kerja IT berdasarkan apa yang dicapai/diperoleh oleh
perusahaan ketika menggunakan IT untuk kelancaran bisnisnya dibandingkan
kalau tidak menggunakan IT, mungkin bisa diambil dari sana, biar si boss
juga tahu peran dari IT itu sendiri.

Salam
Arjuna

lopikunik

unread,
Aug 24, 2011, 12:14:54 AM8/24/11
to id-ubuntu
Tergantung kebutuhan sih, pekerjaan IT tersebut menghandle apa aja?

On Aug 23, 11:01 pm, Andy Utomo <and...@gmail.com> wrote:
> 2011/8/24 Abu Hauna <abuha...@gmail.com>:
>
>
>
> > 2011/8/23 milisdad <milis...@gmail.com>

Marzuki Pilliang

unread,
Aug 23, 2011, 11:12:18 PM8/23/11
to id-u...@googlegroups.com
Buat lah Job Desk dan Job List,
buat menjadi 3 jenis
- Harian
- Periodik'
- Bulanan
 
Masukkan didalamnya data komplenan/trouble yang ditangani
- Problem > Solve / Solution

2011/8/24 Andy Utomo <and...@gmail.com>

Dipo Prasetyo

unread,
Aug 23, 2011, 1:06:52 AM8/23/11
to id-u...@googlegroups.com


2011/8/23 milisdad <mili...@gmail.com>


On Monday, August 22, 2011 8:45:26 PM UTC+7, Andy Utomo wrote

Mau tanya biasanya sebagai administrator/IT, membuat laporan ke management apa saja ya?selain masalah budget dan belanja :d


Tergantung kebutuhan, misal target kinerja selama 1 tahun, apakah ada kendala selama 1 tahun, dsb...

SOL

--
---------------------------------------------------------
Info Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis
Etika Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
Daftar Hitam Anggota Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis/HallOfShame
Milis: http://groups.google.com/group/id-ubuntu


Standard health check mulai dari hardware, os, sampai software aplikasi
Set prioritas perbaikan: urgensi server, fungsi pemakaian (replace-backup-restore-switch-conversion), 
traffic hit (frekuensi & quality assurance bounce/delay) & pelaporan ticket problem (quantity, queque service desk & feedback customer)
Rencana & alternatif perbaikan plus bugjet yg dibutuhkan untuk improvement kinerja...
rekomendasi solusi & presentase meet expectation... plus penghematan (saving) & dokumentasi sop pencegahan yg dilakukan tahun lalu...
cmiiw,

--
Dipo Prasetyo

Shindu Saksono

unread,
Aug 24, 2011, 3:12:39 PM8/24/11
to id-u...@googlegroups.com
Pengalaman saya juga sama, Direktur tanya, apa saja kerjamu? Koq aku jarang sekali dapat laporan? tahunya minta duit aja buat beli2 spare part!! Karena sering tak jelasin gak mudeng2, akhirnya NFS server tak matiin.... 5 menit kemudian terdengar teriakan..."Mas Shindu!! Servernya mati ya?"


Teguh Ramanal

unread,
Aug 25, 2011, 8:32:10 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
On 08/25/2011 02:12 AM, Shindu Saksono wrote:
> Pengalaman saya juga sama, Direktur tanya, apa saja kerjamu? Koq aku
> jarang sekali dapat laporan? tahunya minta duit aja buat beli2 spare
> part!! Karena sering tak jelasin gak mudeng2, akhirnya NFS server tak
> matiin.... 5 menit kemudian terdengar teriakan..."Mas Shindu!!
> Servernya mati ya?"
>
>
> Pada 24 Agustus 2011 10:01, Andy Utomo <and...@gmail.com
> <mailto:and...@gmail.com>> menulis:
>
> 2011/8/24 Abu Hauna <abuh...@gmail.com <mailto:abuh...@gmail.com>>:
> > 2011/8/23 milisdad <mili...@gmail.com <mailto:mili...@gmail.com>>

> >>
> >>
> >> On Monday, August 22, 2011 8:45:26 PM UTC+7, Andy Utomo wrote
> >>>
> >>> Mau tanya biasanya sebagai administrator/IT, membuat laporan ke
> >>> management apa saja ya?selain masalah budget dan belanja :d
> >>
> >> Tergantung kebutuhan, misal target kinerja selama 1 tahun,
> apakah ada
> >> kendala selama 1 tahun, dsb...
> >
> > Pembahasan bagus. Kira-kira aplikasi opensource apa saja yang
> > dibutuhkan/harus dimiliki oleh IT untuk mendukung pekerjaannya
> dalam hal
> > laporan ke management, dari urusan inventory software/hardware
> komputer yang
> > ada, aplikasi monitoring/remote, dan yang lainnya. Atau bahkan
> malah sudah
> > biasa dipakai oleh user millis ini utk menghandle pekerjaannya
> sehari-hari
> > di IT, yang barangkali rekan lainnya belum tahu dan belum pakai.
> >
> >
> > --
>
> Iya, soalnya saya sering ditanya sama management, dan dept head yang
> lain .. "lo kerjanya ngapain aja sih, kynya cuma bengong depan
> komputer ?" wakakakakaka , Sedangkan saya pernah kasih semacam
> project timeline, Server performance, data server dan "isi"nya ....
> malah bingung. :D..
>
> Nah, kira kira laporan kaya apa sih yang bisa dipakai buat ngitung
> index kerja IT / Admin ?Karena ga semua bos ngerti IT kan....
>


Ternyata topik ini masih berlanjut :-)

IMHO, pertama, buat daftar apa saja layanan yang diberikan oleh bagian
IT, disertai keterangan siapa penggunanya, penanggungjawabnya (internal,
outsource, dll), durasi operasi, status, dan lain-lain. Contoh layanan
File Server, domain/authentication server, mail server, IP camera,
internet, fax server, database, backup, DRP site, app. server, printer
label, perangkat absensi, ERP software, web intranet, dll. Ini minimal
ada tembusan/"acknowledge" ke manajemen setiap ada perubahan.

kedua, apakah ada target khusus tahunan? misal implementasi suatu
software, hardware, instalasi FO di lokasi baru, atau yang kuantitatif
seperti target "downtime" minimal suatu layanan? ini juga ada laporan
rencana dan perkembangannya.

ketiga, laporan perkembangan "IT service ticket", semacam media bagi
user di bagian lain untuk meminta bagian IT untuk memberikan suatu
layanan, seperti perbaikan software/hardware, training, permintaan
hardware/software khusus/baru/lisensi, dll. Khususnya yang perlu
dilaporkan jika ada permintaan yang akan menyebabkan biaya, baik biaya
langsung maupun biaya tak langsung.

keempat, laporan insiden. Jika terjadi insiden, yaitu
"non-conformity"/terganggunya suatu layanan IT, perlu dibuat laporan
insidennya, apalagi kalau berefek terhadap terganggunya kerja user, atau
ada efek biaya langsung yang ditimbulkan seperti penggantian sparepart
ataupun penggantian peralatan.

kelima, laporan pengeluaran. Ini seharusnya tinggal rekap dari bagian
pembelian dan akunting.

keenam, laporan perkembangan SDM, jika ada.

ketujuh, dll.


Bisa saja semuanya dibuat dalam selembar laporan ikhtisar, dan
rinciannya untuk arsip.


Tapi ini IMHO lho, sangat mungkin keperluannya beda. Yang pasti top
manajemen tak tertarik dengan laporan teknis, mereka lebih suka
angka-angka count() dan sum() dan persentase, apalagi kalau itu
berkaitan dengan nominal mata uang.

mudah-mudahan membantu
.tr

Ossy

unread,
Aug 25, 2011, 9:02:39 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com

>
> Bisa saja semuanya dibuat dalam selembar laporan ikhtisar, dan
> rinciannya untuk arsip.
>
>
> Tapi ini IMHO lho, sangat mungkin keperluannya beda. Yang pasti top
> manajemen tak tertarik dengan laporan teknis, mereka lebih suka
> angka-angka count() dan sum() dan persentase, apalagi kalau itu
> berkaitan dengan nominal mata uang.
>
>
>
> kalo di saya pake web.. jadi bos ato siapapun yg berwenang bisa
> liat...hasil kerja, pendingan (walaupun bos selain IT mungkin ga
> begitu ngerti isinya :D)

Stefanus Gilang

unread,
Aug 25, 2011, 9:22:50 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
Untuk pencataatan Hardware, Software bisa menggunakan GLPI 
itu sudah include TT ( Trouble Tiket ) juga 

2011/8/26 Ossy <ossys...@gmail.com>


Bisa saja semuanya dibuat dalam selembar laporan ikhtisar, dan rinciannya untuk arsip.


Tapi ini IMHO lho, sangat mungkin keperluannya beda. Yang pasti top manajemen tak tertarik dengan laporan teknis, mereka lebih suka angka-angka count() dan sum() dan persentase, apalagi kalau itu berkaitan dengan nominal mata uang.



kalo di saya pake web.. jadi bos ato siapapun yg berwenang bisa liat...hasil kerja, pendingan (walaupun bos selain IT mungkin ga begitu ngerti isinya :D)
--
---------------------------------------------------------
Info Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis
Etika Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
Daftar Hitam Anggota Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis/HallOfShame
Milis: http://groups.google.com/group/id-ubuntu



--
Best Regrads,
Stefanus Gilang Chresna
http://www.steve-gil.blogspot.com
http://www.sembarangkalir.com
LinkedIn : steve....@gmail.com
contact me : 628883813525
email : stev...@gmail.com
YM : gg_desain
Skype : steve.gilang

Andy Utomo

unread,
Aug 25, 2011, 10:38:11 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/26 Stefanus Gilang <steve....@gmail.com>:

> Untuk pencataatan Hardware, Software bisa menggunakan GLPI
> itu sudah include TT ( Trouble Tiket ) juga
>


Oya, bener juga GLPi ada trouble ticketnya ..... nanti saya coba gunakan


salam,

Andy Utomo

Andy Utomo

unread,
Aug 25, 2011, 10:39:19 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/25 Shindu Saksono <shin...@gmail.com>:

> Pengalaman saya juga sama, Direktur tanya, apa saja kerjamu? Koq aku jarang
> sekali dapat laporan? tahunya minta duit aja buat beli2 spare part!! Karena
> sering tak jelasin gak mudeng2, akhirnya NFS server tak matiin.... 5 menit
> kemudian terdengar teriakan..."Mas Shindu!! Servernya mati ya?"
>
>


hahahahaha, sempat terpikirkan ... tapi jangan sampe deh.. hehehehe

Salam,

Andy Utomo

Andy Utomo

unread,
Aug 25, 2011, 10:49:24 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
>
> IMHO, pertama, buat daftar apa saja layanan yang diberikan oleh bagian IT,
> disertai keterangan siapa penggunanya, penanggungjawabnya (internal,
> outsource, dll), durasi operasi, status, dan lain-lain. Contoh layanan File
> Server, domain/authentication server, mail server, IP camera, internet, fax
> server, database, backup, DRP site, app. server, printer label, perangkat
> absensi, ERP software, web intranet, dll. Ini minimal ada
> tembusan/"acknowledge" ke manajemen setiap ada perubahan.

Ini pernah saya buat, karena hasilnya berlembar-lembar, ga jadi saya
laporkan, karena pasti ga dibaca .. hehehehe :D

>
> kedua, apakah ada target khusus tahunan? misal implementasi suatu software,
> hardware, instalasi FO di lokasi baru, atau yang kuantitatif seperti target
> "downtime" minimal suatu layanan? ini juga ada laporan rencana dan
> perkembangannya.
>
> ketiga, laporan perkembangan "IT service ticket", semacam media bagi user di
> bagian lain untuk meminta bagian IT untuk memberikan suatu layanan, seperti
> perbaikan software/hardware, training, permintaan hardware/software
> khusus/baru/lisensi, dll. Khususnya yang perlu dilaporkan jika ada
> permintaan yang akan menyebabkan biaya, baik biaya langsung maupun biaya tak
> langsung.

Ini sepertinya yang dibutuhkan, nanti sy coba implementasikan

>
> keempat, laporan insiden. Jika terjadi insiden, yaitu
> "non-conformity"/terganggunya suatu layanan IT, perlu dibuat laporan
> insidennya, apalagi kalau berefek terhadap terganggunya kerja user, atau ada
> efek biaya langsung yang ditimbulkan seperti penggantian sparepart ataupun
> penggantian peralatan.

>
> kelima, laporan pengeluaran. Ini seharusnya tinggal rekap dari bagian
> pembelian dan akunting.
>

Kalo ini sih memang rutin, laporan bulanan...

> keenam, laporan perkembangan SDM, jika ada.

Boleh tau perkembangan SDM itu seperti apa ya?

>
> ketujuh, dll.
>
>
> Bisa saja semuanya dibuat dalam selembar laporan ikhtisar, dan rinciannya
> untuk arsip.
>
>
> Tapi ini IMHO lho, sangat mungkin keperluannya beda. Yang pasti top
> manajemen tak tertarik dengan laporan teknis, mereka lebih suka angka-angka
> count() dan sum() dan persentase, apalagi kalau itu berkaitan dengan nominal
> mata uang.
>
>
>
> mudah-mudahan membantu
> .tr


Thanks,

Andy Utomo

Andy Utomo

unread,
Aug 25, 2011, 10:52:55 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
>
> Standard health check mulai dari hardware, os, sampai software aplikasi
> Set prioritas perbaikan: urgensi server, fungsi pemakaian
> (replace-backup-restore-switch-conversion),
> traffic hit (frekuensi & quality assurance bounce/delay) & pelaporan ticket
> problem (quantity, queque service desk & feedback customer)
> Rencana & alternatif perbaikan plus bugjet yg dibutuhkan untuk improvement
> kinerja...
> rekomendasi solusi & presentase meet expectation... plus penghematan
> (saving) & dokumentasi sop pencegahan yg dilakukan tahun lalu...
> cmiiw,
> --
> Dipo Prasetyo
>
> --

Saran yang bagus bung Dipo, nanti saya coba terapkan

Salam,

Andy Utomo

aldi lankof

unread,
Aug 25, 2011, 11:22:27 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
Pada 26 Agustus 2011 10:52, Andy Utomo <and...@gmail.com> menulis:
>
> Standard health check mulai dari hardware, os, sampai software aplikasi
> Set prioritas perbaikan: urgensi server, fungsi pemakaian
> (replace-backup-restore-switch-conversion),
> traffic hit (frekuensi & quality assurance bounce/delay) & pelaporan ticket
> problem (quantity, queque service desk & feedback customer)
> Rencana & alternatif perbaikan plus bugjet yg dibutuhkan untuk improvement
> kinerja...
> rekomendasi solusi & presentase meet expectation... plus penghematan
> (saving) & dokumentasi sop pencegahan yg dilakukan tahun lalu...
> cmiiw,
> --
> Dipo Prasetyo
>
> --

Ada tidak software opensource yang bisa membantu IT report yang memiliki fitur seperti diatas, saya pernah mencoba semacam software groupware COLLABTIVE : http://collabtive.o-dyn.de/demo , interfacenya cukup bagus karena berbasis web, tapi fiturnya sangat terbatas u/ project managemen
Terimakasih
 

冴羽獠 (Ryo Saeba)

unread,
Aug 25, 2011, 11:34:12 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/26 Andy Utomo <and...@gmail.com>:

>> IMHO, pertama, buat daftar apa saja layanan yang diberikan oleh bagian IT,
>> disertai keterangan siapa penggunanya, penanggungjawabnya (internal,
>> outsource, dll), durasi operasi, status, dan lain-lain. Contoh layanan File
>> Server, domain/authentication server, mail server, IP camera, internet, fax
>> server, database, backup, DRP site, app. server, printer label, perangkat
>> absensi, ERP software, web intranet, dll. Ini minimal ada
>> tembusan/"acknowledge" ke manajemen setiap ada perubahan.
>
> Ini pernah saya buat, karena hasilnya berlembar-lembar, ga jadi saya
> laporkan, karena pasti ga dibaca .. hehehehe :D

karena yang mengurus detil itu anda, bukan manajer anda. :)

buatkan summary/ikhtisar yang singkat, nanti baru ditambah detilnya
kalau memang diperlukan. akan lebih bagus lagi kalau ada
visualisasinya, seperti grafik. misalnya dibuat grafik batang/area
untuk jumlah insiden desktop kena virus per bulan misalnya, akan lebih
mudah dibaca oleh manajemen ketimbang hanya membuat tabel berisi
angka.

--
http://ryosaeba.wordpress.com ~ things left unsaid

Andy Utomo

unread,
Aug 25, 2011, 11:37:53 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/26 冴羽獠 (Ryo Saeba) <ryos...@gmail.com>:
> --

Ok , Thanks sarannya


Salam,

Andy Utomo

Teguh Ramanal

unread,
Aug 25, 2011, 11:48:34 PM8/25/11
to id-u...@googlegroups.com
On 08/26/2011 09:49 AM, Andy Utomo wrote:
>> IMHO, pertama, buat daftar apa saja layanan yang diberikan oleh bagian IT,
>> disertai keterangan siapa penggunanya, penanggungjawabnya (internal,
>> outsource, dll), durasi operasi, status, dan lain-lain. Contoh layanan File
>> Server, domain/authentication server, mail server, IP camera, internet, fax
>> server, database, backup, DRP site, app. server, printer label, perangkat
>> absensi, ERP software, web intranet, dll. Ini minimal ada
>> tembusan/"acknowledge" ke manajemen setiap ada perubahan.
> Ini pernah saya buat, karena hasilnya berlembar-lembar, ga jadi saya
> laporkan, karena pasti ga dibaca .. hehehehe :D
>

Satu baris bisalah untuk tiap layanan, paling 3-4 lembar tabel lah, dan
tidak perlu dilaporkan tiap bulan, cukup kalo ada
pengurangan/penambahan/perubahan spesifikasi service saja.. :-)

Daftar layanan ini sekaligus semacam persetujuan layanan oleh "top
management", dari sisi availability, spesifikasi, kapasitas, security,
pengguna, dsb. Kalau daftar ini sudah di "acknowledge/approval" oleh top
management, berarti kondisi minimum layanan harus seperti yang sudah
didaftar.

>> keenam, laporan perkembangan SDM, jika ada.
> Boleh tau perkembangan SDM itu seperti apa ya?
>


Ini jika tim ITnya cukup besar, atau lagi butuh SDM, training need &
training plan. Paling dilaporkan tahunan.


FYI, kerjaan administratif seperti ini sudah banyak tools-nya, misal
GPLI seperti yang sudah disebutkan. Bisa juga di kustomasi lagi dari
tools aplikasi yang ada jika belum mencukupi (tambahkan sendiri).

.tr

Dipo Prasetyo

unread,
Aug 26, 2011, 12:43:11 AM8/26/11
to id-u...@googlegroups.com
2011/8/26 aldi lankof <lan...@gmail.com>

--
---------------------------------------------------------
Info Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis
Etika Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/EtikaMilis
Daftar Hitam Anggota Milis: http://wiki.ubuntu-id.org/Milis/HallOfShame
Milis: http://groups.google.com/group/id-ubuntu


banyak kok untuk project managemen, seperti http://demo.projectfork.net/ ini juga bisa...
biasa yg gratis itu memang untuk minim fitur dibandingkan yg berbayar...
jadi jangan terlalu banyak berharap ada plug-in modul activity based costing, work breakdown struktur, ataupun six-sigma   
dan itu perlu 'effort' khusus untuk mengintegrasikan-nya, karena qt jg akan belajar js framework + cms + workflow juga...
untuk IT report saya sih biasa gunakan yg standar saja, karena perusahaan jg masih belum raksasa bgt...
scripting modul kecil di unix cpanel, ambil data dari job skeduler (crontab)... trus poles penyajian grafiknya di open office calc...
semuanya free karena tinggal ikuti algoritma logic trus konversi data... walaupun belum lolos audit security, tapi dijamin datanya lebih akurat karena open source...
lagi pula siapa juga mo ambil data gituan, toh kompetitor juga sudah tahu... yg jelas manajemen harus lebih tahu duluan...
nanti kalau manajemen perlu proteksi data, paling kita siapkan enkripsi backup plan... semoga aja ujung2 nya nanti mrk ga sharing password... cmiiw

maap OOT,
harusnya kita bisa mampu ko develop sendiri (swadesi) sesuai kemampuan kita (swadaya) dan ber-'produksi' sendiri (swakarya) menyediakan sendiri (swasembada), tanpa harus bayar lebih besar untuk lisensi kalo untuk bayar tagihan masih keleleran kemana2... mending dana-nya bisa kita saving untuk bangun infrastruktur & produksi sendiri...
kecuali kalau memang ada anggaran lebih dan dirasakan pantas (worth) kita beli hasil karya orang lain sebagai bentuk 'penghargaan'...
selama kita ga bisa menghargai lebih pekerjaan orang lain, maka pekerjaan kita tidak akan bisa dihargai lebih oleh orang lain... 
jadi kalau mau jadi perusahaan raksasa ga perlu ragu beli banyak lisensi/hak cipta world class, agar bisa masuk bener2 pasar dunia juga...
dengan demikian, tidak menutup kemungkinan kita juga bisa bikin sumber daya (human capital) kita menjadi hak cipta dunia juga tentunya... hehehe :)









HibiscusHT Astomo

unread,
Aug 28, 2011, 9:52:01 AM8/28/11
to id-u...@googlegroups.com
1. Trafik server 2. IP address mapping
3. URL yg dikontak (history)
4. User quota
5. Celah keamanan
6. Database integrity check
7. Database backup
8. Maintenance fisik harddisk/cabling
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages