Tanya cara ubah OpenOffice biar seperti Microsoft Office

224 views
Skip to first unread message

jiprudy

unread,
Jan 28, 2009, 12:03:11 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
Mohon bantuan rekan2,

Apakah ada yang punya cara, agar tampilan openoffice di Linux
bisa seperti Microsoft Office ?

(Khusus untuk yang Calc dan Writer saja sudah cukup)

User saya di kantor, pada komplain semua gara2 disuruh pindah ke OpenOffice.

Menurut mereka mengurangi produktifitas....

Walaupun saya sudah bilang company tidak mengijinkan adanya bajakan lagi
di kantor kita.

Ada yang bisa bantu, mungkin kasih link tutorial/pdf untuk OpenOffice
Calc dan Writer yang dalam bahasa Indonesia.

Nanti jadi saya pasang di tiap2 user, biar kalo senggang mereka bisa
baca2 tutorial tersebut.

--
Salam,


Jip Rudy

Hielmy Z. N.

unread,
Jan 28, 2009, 12:16:15 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/28 jiprudy <jip...@gmail.com>:

Wah.. kurang apa lagi ya? kalau kata saya sih segitu sudah rada2 mirip
kok walau nggak sama banget. gimana kalau dikasih Lotus Symphony?
pasti tambah komplain, tampilannya udah beda banget! :)

*maaf tidak membantu*


--
Mie's Corner - http://hielmy.wordpress.com
Yahoo! Messenger: hielmy_z
Ubuntu User #25025

iqbal chahyadi

unread,
Jan 28, 2009, 12:33:09 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
maksudnya mungkin pengen yg tampilannya sama persis sama ms-office


2009/1/28 Hielmy Z. N. <hiel...@gmail.com>



--
E-mail: gudlux (at) miqbalc.co.cc
Web:    http://iqbalc.co.cc/

Hielmy Z. N.

unread,
Jan 28, 2009, 12:47:06 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/28 iqbal chahyadi <gud...@miqbalc.co.cc>:

> maksudnya mungkin pengen yg tampilannya sama persis sama ms-office

Kenapa ya? apa tidak mau belajar hal baru? orang yang terbiasa dengan
Office 2003 aja mau belajar pakai Office 2007 yang jelas2 tampilanya
beda jauh. apa mungkin karena ada "sugesti" kalau MS Office itu lebih
mudah? kalau ada temen yg mau migrasi ke FOSS, saya selalu menyarankan
begini, asumsikan kamu sekarang ini belum mengenal komputer dan
aplikasinya, jadi apapun yg kamu pakai sekarang ini benar2 baru,
jangan membanding2kan dengan yang lalu2 (proprietary software) karena
pasti akan beda dan itu biasanya yg jadi penghambat untuk belajar.
dulu aja pas pertama kenal Windows dan aplikasinya mau belajar, kok
sekarang nggak mau?

*maaf jadi curhat* :D

Saran saya sih ajaklah rekan2 anda untuk mempelajari OpenOffice apa
adanya *halah..* agar terbiasa dengan tampilan yg "beda" itu, siapa
tau lama2 mereka betah dan ketika dikasih Ms Office minta tampilannya
dirubah mirip openoffice :D

iqbal chahyadi

unread,
Jan 28, 2009, 12:49:25 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/28 Hielmy Z. N. <hiel...@gmail.com>


ya mau gimana lagi
gak semua orang bisa kayak gitu
coba aja baca2 di http://www.ugos.ugm.ac.id/main/category/tutorial/

Aji

unread,
Jan 28, 2009, 12:59:11 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/27 Hielmy Z. N. <hiel...@gmail.com>:
Sepertinya banyak yang gak mau belajar hal baru ya?
Padahal kalau mau "bersusah-susah" dahulu barang 1 pekan saja untuk
explore openoffice, tentu di pekan berikutnya tidak akan ada masalah
lagi.
Kalau dari awal sudah ada istilah "SUSAH", kata orang bijak, kesusahan
itu akan selalu menyertai kita...

Maaf pendapat pribadi nih....

@ji


--
--------------------------------
Need fast respond?
Add my YM: wksi12
--------------------------------
www.omahku.co.cc

thom

unread,
Jan 28, 2009, 12:59:20 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
menurut saya, biasa aja tuh tampilannya di OO. Kamsudnya biasa, dah
mirip Mikocok Office 03. Malah ada fitur tambahannya. Yah klo masalah
pada komplain, kekny karena masalah pada dah terbiasa make Mikocok
Office. Tapi over all, OO malah bagus ...

Saran saya :
- bisa make tutorial
- di private [biasa nambah kocek :D juga plusnya, nambah komplain :D]
- cuek. Toh mereka juga akan terbiasa juga ntar. huehehehe G nyampe
sebulan palingan

--
Regards,,,
thom
http://thom-sharing.blogspot.com

Lutfi

unread,
Jan 28, 2009, 1:00:05 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/28 jiprudy <jip...@gmail.com>:
Sepertinya user komplain, karena pihak IT nya kurang siap aja tuh
Coba revise pdkt nya ke user deh

Jelas2 sejak awal beda kan? Ngapain juga msh dipaksa utk nyamain :-D

---
http://rippingthepenguin.blogspot.com

ahriyan ibrahim

unread,
Jan 28, 2009, 1:50:25 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/28 Lutfi <lutfi...@gmail.com>

kebetulan beberapa waktu lalu saya brosing-brosing trus nemu yg cukup lengkap, silahkan liat di
http://dl2.foss-id.web.id/dokumen/8-buku-kebijakan-OSS/Open%20Office/

atau, unduh ini yg cukup lengkap
http://dl2.foss-id.web.id/dokumen/Manual%20OpenOffice.org%202.03.tar.gz

semoga bermanfaat

suwun
Ryan

jiprudy

unread,
Jan 28, 2009, 5:57:30 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
Makasih ya buat jawaban dari rekan2, memang usernya rewel karena
kondisinya, itnya masih kurang sedangkan dari atas sudah push untuk
pakai linux.

Jadi ya gini deh it jadi bemper di tengah2, antara user yang frustasi di
open office dan keinginan dari pihak manajemen.

Yah semoga dengan berjalannya waktu dan tutorial2 yang di bagi2 ke user
bisa membuat para user lebih berusaha lagi menggunakan Open Office.

Saya sendiri sebagai IT lebih senang menggunakan OO daripada MSO.

Minimal mengurangi kena virus deh. Kalo formatnya sudah pakai open
document semua.

--
Salam,


Jip Rudy

Lutfi

unread,
Jan 28, 2009, 8:06:43 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/28 jiprudy <jip...@gmail.com>:
Kasih penjelasan yg logis ke user, knp mreka hrs pake OO? Juga tekanin
sejak awal, compatible format file. Tapi tampilan beda. Jadi harus
belajar lg lah. Well... itu semua harus dimulai dgn IT yg harus siap
(alias lebih canggih dr user) :-D

---
http://rippingthepenguin.blogspot.com

Farly Detrias

unread,
Jan 28, 2009, 10:01:11 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
Lutfi wrote:
> 2009/1/28 jiprudy <jip...@gmail.com>:
>
>> Makasih ya buat jawaban dari rekan2, memang usernya rewel karena
>> kondisinya, itnya masih kurang sedangkan dari atas sudah push untuk
>> pakai linux.
>>
>>
>
bisa download buku tik oss untuk sma yg dibuat pak onno dkk di
http://125.160.17.21/speedyorari/index.php?dir=pendidikan/tik
ato bisa juga nyicipin karya teman saya di
http://questcom.wordpress.com/unduh/nonfiksi/

FD

Anggriawan Sugianto

unread,
Jan 28, 2009, 10:07:32 AM1/28/09
to id-u...@googlegroups.com
Salam,

On 28/01/2009, jiprudy <jip...@gmail.com> wrote:
>
> Makasih ya buat jawaban dari rekan2, memang usernya rewel karena
> kondisinya, itnya masih kurang sedangkan dari atas sudah push untuk
> pakai linux.

Migrasi itu pasti gak enak karena bikin user gak nyaman..
Karena itu, migrasinya harus dibikin smooth..

Contoh, OS nya masih Win, tapi software-softwarenya pakai FOSS..
MS Office diganti OOo 3.. dlsb..

Sembari terus ditraining Linux & OOo ...

> Jadi ya gini deh it jadi bemper di tengah2, antara user yang frustasi di
> open office dan keinginan dari pihak manajemen.

Migrasi yang baik itu pasti butuh waktu & cost, untuk training, modul, dll..
Juga kemauan untuk belajar..

Semoga sukses :)


Regards,

Anggriawan Sugianto
http://dailytechie.blogspot.com

agung

unread,
Jan 28, 2009, 6:23:47 PM1/28/09
to id-ubuntu
kalau policy perusahaan mengharuskan memakai openofice mah, hajar
saja.user lama2 juga terbiasa yg penting seluruh kantor kompak pakai
OO.kalau tdk kompak wah bakal nemu banyak masalah terutama doc dan ppt
yg selalu berubah format/tampilannya

Dedy Handriyadi

unread,
Jan 30, 2009, 4:13:39 AM1/30/09
to id-u...@googlegroups.com

>
> Nanti jadi saya pasang di tiap2 user, biar kalo senggang mereka bisa
> baca2 tutorial tersebut.
>

sepertinya sudah sifat dari manusia indonesia deh, males baca.
dan lebih seneng klo di-training.

minta sesi training office untuk karyawan bisa ga?
kan yang minta untuk tidak bajakan juga kantor kan?

Regards,

Dedy Handriyadi

Aldebaran Chandra

unread,
Jan 30, 2009, 4:43:25 AM1/30/09
to id-u...@googlegroups.com
Pada tanggal 30/01/09, Dedy Handriyadi <dedy.ha...@gmail.com> menulis:

>
> sepertinya sudah sifat dari manusia indonesia deh, males baca.
> dan lebih seneng klo di-training.
>
> minta sesi training office untuk karyawan bisa ga?
> kan yang minta untuk tidak bajakan juga kantor kan?
>

Masa' sih sifat manusia Indonesia itu seperti itu? kalo iya, wah asyik
tuh kalo instansi pemerintah minta migrasi Open Source!

Dari awal migrasi ke Open Source yg di-tender-kan kalo jadi Pejabat
Pembuat Komitmen(PPK)-nya udah dapet honor gede duluan, udah 'gitu
pasti dilanjutkan dengan training yang pasti ada honor-nya lagi karena
di-tender-kan lagi

Bagaimana? itu lahan bisnis bagi rekan-rekan yang punya usaha di
bidang Open Source, lho! Bagi pegawai internal-nya sih, yg dapet
proyek pasti deh rejeki nomplok!

Maaf jadi OOT, tapi kalau training bisa jadi salah satu solusi, kenapa tidak?

--
http://broewd.blogspot.com
http://aldebaran-chandra.blog.friendster.com

Nana Satriyana

unread,
Jan 30, 2009, 11:14:52 AM1/30/09
to id-u...@googlegroups.com
vvvvvv===maaf di gergaji ==vvvvvvvv

Pendekatan si kantor juga kurang manusiawi sih.... biar kata penghematan, menghilangkan bajakan, menghindari razia apalagi denda ujung-ujungnya kan si user juga yang puyeng... belom musti nyusun ulang pivot tabel dll

Mungkin ada baiknya user dikasih stimulus... kenaikan tunjangan penggunaan open source kek.. biar cuma 1 bulan misalnya, kan kalo di itung2 lumayanbanyak penghematan daripada beli lisensi propitary...nah kantor juga musti kasih sedikit kesenangan ke karyawannya, jangan cuma kasih perintah...

btw... OO apanya si yang kurang... kalo masi mau disama-samain... tinggal orang IT nya ngoprek source kode OO, bikin splash screen buat OO supaya waktu tampil gak ada tulisan OpenOffice , ganti misalnya Migosok Word, atau Migosok Excel

Nanti kalo user tanya... bilang aja aplikasi terbaru ... he he he...

cunkrink

unread,
Jan 30, 2009, 12:21:33 PM1/30/09
to id-u...@googlegroups.com


sekedar sharing ajah....

bisa dibilang saya mengalami 2 kali migrasi opensource.

pengalaman pertama (dikantor lama)bener2 sadis, dari yang biasa make mikrosoft dipaksa make linux, namun dapat berjalan lancar, karena kami memakai strategi menakut nakuti :D, karena pas santer2nya penggerebekan. selain itu emang sebelum migrasi para user diajak rapat nentuin yang mana linux yang mo dipake. akhirnya diambil keputusan xandros home edition yang gratis :D. dan setelah itu diadakan pelatihan sederhana kepada para user, jadi mereka nggak bawel. tapi tetep bulan pertama migrasi telpon krang kring terus dari user yang bertyanya.

yang kedua (kantor sekarang) hanya migrasi dari ms office ke OO untuk beberapa user di tiap cabang. walau saya gak ikut langsung implementasinya prosesnya namun cukup lancar. gak ada yang komplain, soalnya keluar memo perusahaan yang intinya kalo ada penggerebekan trus di dapati ada software bukan standart kantor dan bermasalah bukan tanggung jawab perusahaan melainkan tanggung jawab user. ditambah ada beberapa cabang yang digerebek, makin ciut deh udernya hehehehehehehe....

dan semua akhirnya terbiasa dan berjalan lancar....

kadang "kekerasan" diperlukan juga, hehehehehehehehe.....

gak tau baik atau tidak, yang penting produktifitas tidak terganggu....

salam

--
Some times words have two meanings

Lutfi

unread,
Feb 1, 2009, 12:15:05 AM2/1/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/1/31 cunkrink <lithiu...@gmail.com>:
Sadis yah?

Sejauh yg gue alamin, management emang kasih memo untuk perubahan.
Terus terang sih. Management maunya sesadis itu juga :-D Tapi kita
harus jelasin ke user secara logis n sopan lah. Gue gak mau berantem
sama semua pihak lah.

Intinya yah gue jelasin, nggak cuman mreka yg harus berubah. MIS juga
harus berubah, server juga harus, management juga harus, dah user
juga. Jadi semuanya harus mulai belajar lagi hal baru.

Tapi langkah2 belajarnya, kita yg bikin tahapannya dan materinya.
Mulailah dari MIS/IT. Karena mreka tempat bertanya nantinya. Kalo
semua pertanyaan mreka ajuin ke MIS bisa terjawab semua, mreka akan
percaya dan akan percaya juga kalo FOSS bisa mreka andalkan. Inget,
bukan cuman gratis. Mreka butuh tau sanggup nggak handle kerjaan
mreka. Kalo pihak MIS tau, blon tentu mreka tau kan? Jadi pembuktian
itu perlu. Sehingga mreka tau kalo FOSS bisa handle tugas mreka. So...
slalu promote FOSS di t4 kerja secara real :-p

Cuman jgn gunakan teknik penyamaan interface. Karena jelas beda lah.
Tapi kasih cara laen. Byk jalan menuju Roma kan ;-) Intinya semuanya
itu bisa. Asal mreka tau harus bagaimana. Jadi utk tau bagaimana, kalo
bisa MIS/IT harus menguasain Linux dengan baek. Kalo blon, pake
konsultan. Tetep lebih mahal beli license drpd konsultan.

Awalnya di company gue sempet komplain byk hal ttg OO (blon linux taon
lalu). Karena manager MIS yg lama gak tau apa2. Dan emang dia bkn
orang IT. Sejak gue di undang utk gabung, semua keraguan mreka dah gue
gasak habis. Dah setiap manager divisi gak ragu utk pake Linux. Karena
solusi slalu gue kasih.

Anak top management pun dah pake Ubuntu di notebooknya. Awalnya dulu
pake Apple. Tapi sejak kenal Ubuntu, notebook lamanya yg 2taon gak
pernah dipake, jadi dibawa kerja lagi dengan compiz + OO3. Bahkan
supir bigboss minta diinstalling Linux di notebooknya :-p

Well... everything is possible ...

---
http://rippingthepenguin.blogspot.com
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages