Menurut sumber di Canonical, para pengembang Ubuntu di perusahaan
tersebut telah bekerjasama dengan tim Chrome sebelum Google
mengumumkan rencana mereka mengembangkan sistem operasi untuk netbook
di Juli 2009.
Setelah Google mengumumkan bahwa mereka meng-open source-kan sistem
operasi Chrome mereka, Canonical memutuskan untuk memublikasikan
keterlibatan mereka di pengembangan OS yang bersangkutan.
“Canonical memberikan kontribusi terhadap Google dengan kontrak,”
sebut Chris Kenyon, Vice President of OEM Services Canonical pada
blognya, seperti VIVAnews kutip, 24 November 2009. “Jumlah pengembang
yang terlibat dalam pembuatan Chrome tidak dapat disebutkan, tapi yang
pasti, itu merupakan proyek besar,” sebutnya.
Meski terlibat, sebut Kenyon, bukan berarti Canonical lebih
mengutamakan Chrome dibandingkan Ubuntu. Canonical akan terus fokus
melanjutkan pengembangan distribusi Linux mereka.
Dari sisi konsumer, orang mungkin akan bertanya tentang posisi Chrome
OS dan Ubuntu. Walaupun kedua sistem operasi menggunakan beberapa
komponen inti yang sama, tetapi Chrome OS akan menghadirkan pengalaman
yang berbeda dengan Ubuntu.
“Tahun 2010 mendatang akan menjadi tahun yang sangat menarik,” kata
Kenyon. “Melengkapi Ubuntu yang hadir untuk partner OEM, kami bersama
Google akan menghadirkan sistem operasi untuk perangkat berbasis
Chrome OS,” ucapnya.
• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/108476-google_gandeng_pengembang_ubuntu
--
Salam,
Agus Hamonangan
agus.ha...@gmail.com
Indonesia Google Technology User Group
http://groups.google.com/group/id-gtug/
Indonesia Android Community