--
Rendy Maulana
www.rendy.tel
Currently I am at Qwords.com Web Hosting
http://www.Qwords.com
Visit Indonesia 2010
www.indonesia.travel
sebenarnya apa sih Goalnya dari milis ini? apakah milis ini ada yang
mendengar? khususnya mentri2 kominfo dll...?
jika gak ada buat apa kita koar2 disini... tanpa ada Goal yang pasti...
Thanks.
--
Rachmat Febrianto
http://twitter.com/wehol
http://www.rachmatfebrianto.com
Sent from my BlackBerry®powered by Curve 8320
03/09/2010 - 09:39
[increase] [decrease]
Tifatul Tak Paham BlackBerry?
Billy A Banggawan
Tifatul Sembiring
(inilah.com/Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta – Menkominfo Tifatul Sembiring mengancam akan
menutup BlackBerry jika layanan itu masih bisa mengakses pornografi.
Namun, Tifatul dinilai tak paham teknologi BlackBerry.
Sekjen Mastel (Masyarakat Telematika Indonesia) Mas Wigrantoro Roes
Setiyadi menyayangkan pernyataan itu yang menunjukkan Tifatul
Sembiring tidak memahami layanan BlackBerry. RIM produsen BlackBerry
bukan ISP, dan BlackBerry menyediakan layanan akses internet karena
operator menyediakan layanan itu.
“Jadi browsingnya itu di server operator bukan BB (BlackBerry). Jadi
kalau menteri menyarankan BB stop porno, itu saya kira keliru karena
sama saja seperti memerintahkan Google atau Yahoo atau Microsoft untuk
stop porno,” katanya di Jakarta, kemarin.
Mas Wig juga menyoroti rumitnya implementasi dari himbauan Tifatul
Sembiring itu. Jika filter antiporno harus dipasang di tiap handset,
semua perangkat yang beredar harus ditarik kemudian software diinstal
ulang sehingga menjadi tidak efisien bagi RIM untuk mengerjakannya.
Ia menambahkan kedudukan BlackBerry tidak beda dengan gadget lain
seperti Nokia, Samsung, serta handset lain. Jika perangkat lain bisa
dipakai untuk internet, artinya juga bisa dipakai untuk akses porno.
“Kalau handset lain masih bisa mengakses porno, seharusnya mereka
diblok juga, bukan hanya BB. Selama handset-handset ini bisa akses
internet maka besar juga peluangnya dipakai untuk akses porno. Mengapa
mereka juga tidak disuruh untuk blokir?” tandasnya
Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul
Sembiring mengancam akan menutup layanan BlackBerry di Indonesia. Jika
negara lain akan menutup BlackBerry lebih ke alasan keamanan negara,
Tifatul mengancam RIM karena jaringannya bisa untuk mengakses konten
pornografi.
“Kita minta mereka menutup konten pornografi, kalau tidak, dia yang
akan kita tutup di sini (Indonesia),” kata Tifatul. Pernyataan
Menkominfo itu didasarkan pada Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008
tentang Pornografi, khususnya Pasal 18 dan 19.
Pasal itu mengamanatkan pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan
pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau
jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet.
“RIM harus menaati aturan itu, kalau tidak, itu berarti mereka
melanggar undang-undang kita,” kata Tifatul.
Mas Wigrantoro menilai isu antiporno adalah sesuatu yang membuat capek
dan diskusi yang tidak perlu. Kecuali Indonesia memiliki semangat dan
kompak, baru pornografi bisa diatasi. “Kalau hanya satu sektor saja,
satu atau dua menteri bahkan presidenpun tidak bisa. Masalah ini harus
jadi agenda nasional,” katanya.
Ia menilai saat pembahasan UU antipornografi saja masyarakat sudah
terbelah. “Ini sebuah diskusi yang mubazir. Saya sih cenderung
masing-masing keluarga mendalami agama masing-masing karena tidak ada
agama yang mendukung pornografi. Lebih pada membangun kekebalan diri
daripada mewacanakan ini yang ujung-ujungnya menjadi konsumsi
politik,” imbuhnya.
Mas Wig juga mempertanyakan klaim Kominfo bahwa 90% porno sudah diblok
apakah prakteknya sudah benar di lapangan. Terlebih sulit menentukan
angka pasti situs porno yang ada di internet.
“Saya bisa menunjukkan pornografi tetap bisa diakses. Jadi kalau
seperti polisi makin canggih, penjahat juga makin canggih. Kalau
membuat kebijakan tapi tidak tahu teknis, jadinya bisa kacau,”
tandasnya. [mdr]
2010/9/3 willy gunawan <mi...@robot-ijo.com>:
--
http://ryosaeba.wordpress.com ~ things left unsaid
Saya suka bagian ini...
@yopiesuryadi
Sent from my oh my...