Bagaimana Sih Pria Yang Romantis Itu?
"To say the word Romanticism is to say modern art -- that is, intimacy,
spirituality, color, aspiration towards the infinite, expressed by every
means available to the arts." -Charles Baudelaire
Hai Sobat!
Anda pasti sudah dengar akhirnya Maria Ozawa, alias Miyabi,
menyelesaikan filmnya di Indonesia dan siap tayang dalam waktu dekat.
Banyak orang pasti berbondong-bondong ke teater terdekat untuk
menyaksikan performa eksotis Miyabi. Saya pribadi kebetulan tidak
menyukai film horror, jadi kemungkinan akan melewatkan film horror
kacangan ini.
Tapi teman-teman saya tidak demikian. Mereka sudah berencana untuk
nonton bareng. Alasan pertamanya adalah untuk entertainment. Alasan
keduanya, yang agak tolol adalah, agar bisa membahas kecantikan
Miyabi, baik dari segi fisik maupun psikologis. Menyedihkan!
Sobat, mereka semua jomblo, dan mereka pikir memahami
wanita seperti itu akan membuat mereka lebih mampu mengakhiri
kejombloan. Sama seperti banyak pria berpikir cara punya pacar adalah
dengan menjadi romantis.
Kacau besar!
Anda wajib baca apa yang ditulis oleh sahabat saya, Kis Uriel.
"Sobat, apakah Anda merasa sebagai pria yang romantis? Atau ingin
belajar menjadi romantis?
Seiring dengan semakin maraknya film-film romantis dan lagu-lagu mellow
nan ngarep yang didendangkan oleh para musisi tanah air, semakin banyak
pula para pria yang terinspirasi untuk belajar menjadi seorang Pria Romantis.
Trend inipun semakin meluas tanpa pandang bulu, mempersempit pemahaman
para pria tentang memulai sebuah hubungan dengan wanita. Memberikan ilusi
pada mereka, bahwa dengan bersikap romantis maka akan tercipta sebuah
jalan pintas untuk sebuah keberhasilan dalam kehidupan romansa."
Males baca, rugi sekali, Sobat!
Sahabat Anda,
Sins Aeschylus
PS. Ingin menguasai perbaikan kualitas cinta Anda di Bandung, Semarang,
dan Jogjakarta? Segera DAFTARKAN DIRI SEKARANG untuk seminar 18 Desember