Pertanyaan ini banyak ditanyakan oleh orang yang ingin membeli soundcard :
Soundcard apa yg cocok dengan saya ?
Apakah soundcard merek X tipe ABC cocok dengan saya ?
Mana yang lebih baik ?
Soundcard merek A atau soundcard merek B ?
Catatan : Soundcard adalah istilah yg umum dikenal orang walau tidak terlalu tepat ! Istilah lain yang populer adalah converter / audio converter / audiocard / audio interface dsb .
Karena belum tentu berbentuk card (biasanya koneksinya PCI ) maka penamaan yang lebih tepat adalah
'AUDIO INTERFACE' !
Sory.. saya pakai istilah ' soundcard' utk kemudahan penyebutan aja.
Untuk menjawab pertanyaan ini, silakan jawab dahulu pertanyaan-pertanyaan berikut :
INI YANG PALING PENTING !
# BERAPA BUDGETMU??
Tentukan dulu berapa uang yg ingin Anda belanjakan untuk soundcard.
Semakin besar budget, semakin banyak pilihan yg tersedia dengan fitur
yang lengkap.
Sekarang ini, dengan budget Rp 1,5jt s/d 2jt sudah
mendapatkan soundcard yg bagus ( dgn 2 input & 2 output). Di bawah
itu, kemungkinan fiturnya minim atau kualitas komponen kurang bagus
sehingga pengaruh ke kualitas audionya.
Punya budget 3jt atau bahkan 5jt atau lebih? Wah ini semakin banyak pilihannya..
Oh ya, mungkin ada yg bertanya :
Saya sekarang sudah bisa denger MP3 dan bisa rekam vokal dan gitar di
komputer. Jadi buat apa saya beli soundcard khusus yang mahal?
Iya, itu namanya soundcard onboard, soundcard bawaan komputer.
Biasanya ada beberapa konektor yaitu konektor utk headphone out (hanya 1
lubang karena stereo output), lalu konektor untuk mic input & line
input atau konektor output speaker surround dsb sbb :
Pada laptop bahkan sudah ada built-in mic-nya. Masalahnya, soundcard onboard itu :
1. Kualitas audio kurang bagus, noisenya tinggi. Bisa untuk membuat
musik tetapi tidak bisa untuk kualitas rekaman profesional !
2.
Sampling bit rendah , hanya bisa merekam maksimal 16- bit , sedangkan
biasanya kita merekam pada 24bit . Untuk sampling rate, selain 44,1kHz ,
beberapa soundcard onboard sudah bisa menjalankan 48kHz atau 96 kHz.
3. Menggunakan koneksi yang tidak standar yaitu jack 3 , 5mm. Sedangkan
instrumen musik pakai jack 1/ 4 atau kabel XLR atau kabel TRS. Sehingga
kita harus menggunakan konektor perantara lagi yg mempengaruhi kualitas
rekaman karena konektor biasanya berkualitas rendah, belum lagi masalah
beda impedance.
4. Latency tinggi (walau bisa diperkecil dengan driver dari ASIO4ALL.
5. Kualitas AD/DA converter kurang bagus untuk rekaman profesional AD
converter adalah bagian dari soundcard yang mengubah data analog menjadi
data digital (Input ). Sedangkan DA converter mengubah data digital
menjadi data analog ( output).
Kesimpulan :
Tentukan dulu
berapa budget yg tersedia untuk membeli soundcard dan sebutkan ini ke
toko tempat Anda membeli atau teman yg tahu.
#APA YANG ANDA BUTUHKAN?
Apa yang anda butuhkan? Ini berhubungan dengan spesifikasi soundcard & komputer yg dibutuhkan sbb:
1. Koneksi soundcard menggunakan apa ?
Pilihannya PCI, PCIe, USB atau Firewire.
Untuk soundcard dengan koneksi USB, ini adalah koneksi yg paling umum
karena semua komputer baik Mac atau PC pasti ada koneksi ini. Pastikan
Anda memilih soundcard dgn koneksi USB versi 2 ( data transfer rate 480
Mbps) atau setelahnya untuk transfer data yg baik .
Untuk soundcard dengan koneksi PCI atau PCIe smile emoticon
PCI Express), untuk koneksi PCI & PCIe berarti harus ada slot yg
tidak terpakai di motherboard Anda, cek dulu sebelum membeli karena slot
ini dipakai juga untuk VGA card dan alat-alat komputer lainnya.
Untuk soundcard dengan koneksi Firewire, koneksi Firewire awalnya ada di
komputer Mac tetapi komputer PC pun bisa menggunakannya. Sekarang ini,
bahkan komputer/laptop Mac tidak otomatis ada Firewire port , jadi cek
dulu sebelumnya, jangan sampai soundcard yang sudah dibeli tidak bisa
dipakai.
Untuk komputer yang tidak mempunyai koneksi firewire,
dibutuhkan Firewire card yg ditancapkan pada slot PCI motherboard
komputer Anda. Apabila Anda menggunakan laptop dan tidak ada koneksi firewire, Anda dapat menggunakan PCMCIA Firewire Laptop Expansion Card.
Berhati - hatilah karena ada kemungkinan soundcard Anda bisa TIDAK terdeteksi dengan card spt ini !
Selain itu, cek lah di website soundcard yg ingin Anda beli, apakah membutuhkan firewire card dengan chipset khusus atau tidak.
Masalah koneksi Firewire selesai !
Apa lagi ?
Soundcard biasanya menggunakan koneksi Firewire 6 - pin. Periksa
apakah komputer Anda menggunakan Firewire port 6- pin atau 4 pin .
Bedanya apa ?
Apabila Anda menggunakan konektor 6- pin pada komputer Anda, tidak ada
masalah, seharusnya berjalan lancar dengan menggunakan kabel Firewire 6-
pin ke 6- pin. Tetapi apabila konektor pada komputer Anda adalah Firewire 4- pin , Anda harus menggunakan kabel Firewire 4- pin ke 6- pin.
Apabila Anda menggunakan kabel spt ini , maka Anda harus memastikan bahwa soundcard Anda dilengkapi
dengan power adaptor karena 2- pin yg hilang itu adalah untuk memberikan
power ke soundcard ! Konektor Firewire 4- pin ini biasanya ada
di laptop! Jadi, apabila Anda ingin menggunakan soundcard Firewire
dengan laptop Anda, pastikan soundcard tsb menyediakan adaptor! Jangan
sampai kejadian soundcard tsb tidak memberikan adaptor (=harus Anda beli
sendiri & kadangkala susah mencari adaptor yg cocok specnya) atau
malah
soundcard tsb TIDAK MEMUNGKINKAN MENGGUNAKAN ADAPTOR ATAU
POWER lainnya sama sekali .. .ini sama saja dengan BENCANA ! karena Anda
tidak akan dapat menggunakan soundcard tsb.
Koneksi soundcard lebih baik dengan USB atau Firewire? Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan orang.
Koneksi USB versi 1 tidak di rekomendasikan karena kecepatan data transfer yang rendah .
Sedangkan koneksi USB versi 2 (atau USB 2.0), kecepatan data
transfernya 480Mbps yang lebih besar daripada kecepatan data transfer
Firewire yang ' hanya ' 400Mbps .
Jadi apakah ini berarti USB 2.0 lebih baik daripada Firewire ?
Di atas kertas iya, tapi pada prakteknya , koneksi Firewire lebih
stabil dalam mentransfer data dalam waktu lama sehingga untuk soundcard
dengan banyak input (8 input atau lebih), koneksi Firewire lebih di
sarankan!
Kalau Anda memilih soundcard dengan hanya 2 input saja, koneksi USB 2. 0 atau Firewire , dua - duanya tidak masalah !
2. Berapa jumlah input dan output audio yg di butuhkan ?
Kalau Anda hanya butuh merekam
instrumen musik satu per satu , 2
atau 4 input sudah cukup. Kalau
mau merekam sekaligus band atau
merekam drum, ' biasanya' butuh
minimal 8 input atau lebih. Output audio minimal ada 2 output mono
yaitu untuk ke speaker monitor. Kalau output lebih banyak bisa digunakan
untuk keperluan lain, misalnya menggunakan hardware FX eksternal atau
untuk keperluan monitoring saat live performance dengan musik atau
L untuk output ke sepasang speaker monitor yang lain .
3. Apa instrumen musik yg ingin Anda rekam ?
Pastikan soundcard yg Anda beli
mempunyai koneksi input yg dibutuhkan untuk merekam instrumen yg ingin Anda rekam .
Sebagai contoh untuk merekam output mic, butuh Mic Input sbb :
Untuk merekam output stereo dari keyboard synthesizer dibutuhkan Line Input sbb.
Untuk merekam data MIDI, dibutuhkan MIDI Input.
4. Soundcard digunakan untuk recording atau mixing atau mastering ?
Untuk soundcard yg utamanya untuk recording, cari yg dynamic rangenya dari A/D converter yg besar smile emoticon dynamic range input).
Untuk soundcard yg utamanya untuk mixing, cari yang dynamic rangenya dari D/A converter yg besar smile emoticon dynamic range output).
Untuk soundcard yg utamanya untuk mastering, cari yg dynamic rangenya
dari A/D maupun D/A converter yg besar dan minimal ada 4 in/out. Karena
saat mastering Anda butuh menggunakan insert hardware (menggunakan
In/Out berbeda) dan dinamika yang besar.
Berapa dB dynamic range yg baik ?
Minimal 96dB untuk A/D dan minimal 110dB untuk D/A. Lebih dari ini akan lebih baik !
Kalau membandingkan antara 2 soundcard berbeda, pilih yg dynamic rangenya terbesar.
Kesimpulan :
Tentukan soundcard apa yg Anda butuhkan yaitu jumlah input dan output,
koneksi ke komputer, instrumen apa yg ingin Anda rekam serta dynamic
rangenya !
#SOFTWARE AUDIO DAN OPERATING SYSTEM APA YANG ANDA GUNAKAN?
Setiap software audio mensyaratkan format driver tertentu dimana
software audio tsb dapat memaksimalkan soundcard yg Anda punyai.
Bayangkan driver audio adalah seperti ' jembatan' antara hardware (soundcard) Anda dengan software Anda.
Apabila jembatannya udah reyot & berlubang- lubang, data yg mau
lewat tentu mengalami kesulitan untuk sampai ketujuan tanpa masalah.
Kalau jembatannya kokoh, data akan lewat dengan maksimal & tanpa
gangguan
Catatan penting !
Jangan membeli soundcard HANYA
berdasarkan spesifikasi yg ada di website karena seberapa bagusnya
spesifikasi, kalo tidak ditunjang dengan driver audio yang stabil, maka
soundcard itu akan banyak masalah.
Saat ini ada beberapa format audio driver yang umum sbb :
1. ASIO atau Audio Streaming Input Output
Ini adalah format driver audio yg paling populer di muka bumi ini
Format yg di ciptakan oleh Steinberg (pembuat software Cubase, Nuendo,
Wavelab dsb)
paling efisien dalam memaksimalkan kinerja soundcard
sehingga menjadi pilihan driver audio bagi banyak software audio non -
steinberg seperti software Reason, Ableton Live, Fruityloops dll.
Tersedia baik untuk PC atau Mac walau lebih umum di PC.
2. WDM atau Windows Driver Mode
Ini adalah format yg dibuat oleh Cakewalk/Twelve Tone Inc (pembuat
software Cakewalk Sonar) dengan Microsoft. Walau di support oleh
Microsoft, driver ini lebih maksimal digunakan pada software Cakewalk
saja dan tidak terlalu populer.
Hanya tersedia di PC dan tidak ada versi Mac . ...wajar, mengingat ini dibuat oleh Microsoft smile emoticon rival Apple, pembuat Mac)
3. Digidesign CoreAudio Driver & Digidesign ASIO Driver
Digidesign CoreAudio Driver adalah driver audio khusus untuk software
Pro Tools di Mac sedangkan Digidesign ASIO adalah driver untuk software
Pro Tools di Windows atau driver software non Pro Tools yg membutuhkan
driver ASIO baik di Mac maupun PC ( format ASIO sangat populer sehingga
Digidesign pun ' terpaksa' mendukung format ' musuhnya ' ini ).
4. Driver bawaan Operating System
(OS )
Untuk Windows, ada driver MME (bawaan Windows 98 yg sangat tidak direkomendasikan utk dipakai), WDM & ASIO Multimedia.
Untuk Mac, ada driver Core Audio.
Selain itu, ada beberapa driver audio buatan programmer yg ' gila
audio' yg menyediakan driver secara GRATIS! Driver pihak ketiga ini
sebenarnya hanya sebagai ' shell ' atau hanya menjalankan driver audio
format di atas dengan
memaksimalkan kinerja driver sbb :
1. ASIO 4All di http : //www.ASIO 4ALL.com
Ini adalah driver audio ASIO yg performancenya lebih baik daripada
driver ASIO bawaan Windows yaitu ' ASIO Multimedia' ( dalam hal
latency). Dibuat oleh seorang programmer audiomania yaitu Michael
Tippach yang menyediakan
download gratis & cukup up-to-date !
Walau awalnya ditujukan untuk meningkatkan performance soundcard
onboard (soundcard bawaan komputer/laptop ), ASIO4ALL kadang - kadang
digunakan juga untuk soundcard non - onboard yg drivernya kurang
baik/kurang stabil
2. kX Project di http ://kxproject.lugosoft.com/
Ini adalah driver khusus untuk soundcard yg menggunakan chipset EMU 10
K1 & EMU 10K 2 produksi Creative Tech yaitu soundcard Soundblaster
atau Emu yg performancenya lebih baik dari pada driver WDM bawaan
Windows.
Tips no. 1 :
Googling di internet atau di forum
apakah suatu soundcard stabil atau tidak stabil alias banyak
masalah...ini salah satu tanda driver audio soundcard tsb kurang baik .
Tapi perlu diingat, orang yg puas biasanya diam saja tetapi yg punya
masalah lebih sering komplain di internet. ..so gunakan feeling Anda utk
menentukan apakah kebetulan membaca hal kurang bagus ttg suatu
soundcard padahal masalahnya sebenarnya sudah teratasi atau memang
soundcardnya MEMANG bermasalah.
Nah, kalau tidak ada info apa-apa
sedikitpun justru lebih berbahaya karena kita seperti membeli kucing
dalam karung. ...pastikan saja ada teman atau toko yg sudah memastikan
stabilnya driver... dengan begitu kita bisa komplain ke teman kita atau
toko tsb.
Tips no. 2 :
Cek di website resmi soundcard Anda
apakah ada driver audio terbaru minimal 6 bulan terakhir.. kalo ada,
atau malah ada versi driver yg lebih baru dari 6 bulan lalu, biasanya
ini menandakan bahwa produsen soundcard tersebut memperhatikan
pengembangan soundcard tsb & kita bisa bernafas lega.
Apalagi
sekarang OS cepat berganti... dari Win XP ke Vista ke Win7 ke Win8 dst
atau dari Mac OS 9 ke OSX ke OSX yg lebih baru dst. Jangan sampai
soundcard tidak dapat berfungsi karena tidak terdeteksi di OS yg Anda
pakai.
Ada beberapa software & hardware yg spesial sbb :
1.
Software Digidesign Pro Tools Software Pro Tools LE membutuhkan
soundcard Digidesign Digi001, Digi002, Digi 003 & variannya.
Software Pro Tools TDM membutuhkan soundcard Digidesign HD1, HD 2, HD 3 dst & variannya.
Software Pro Tools M-powered membutuhkan soundcard M-Audio.
Saat ini bahkan mixer Mackie Onyx seri 820i, 1220i, 1620i dan 1640i
bisa menjalankan Pro Tools M-Powered versi 8 yaitu dengan upgrade
software ' Mackie Universal Driver '
Anda TIDAK DAPAT menjalankan
software Pro Tools tanpa hardware di atas (ada sedikit pengecualian
tetapi tidak dibahas disini). He9!..
2. Software Garage Band, Logic, Digital Performer
Software- software DAW ini HANYA bisa berjalan di Macintosh, TIDAK BISA di PC.
3. Soundcard Apogee
Soundcard ini HANYA bisa berjalan di Macintosh, TIDAK BISA di PC.
Kesimpulan :
Tentukan software apa yg Anda gunakan juga Operating System untuk menentukan soundcard apa yg cocok untuk Anda !
#BEBERAPA SOUNDCARD DIGABUNG DENGAN FUNGSI LAIN
Apakah Anda butuh ?
Saat ini ada beberapa hardware ' hybrid' yaitu penggabungan beberapa
hardware berbeda dalam 1 unit. Ini termasuk soundcard yg disatukan
dengan hardware lain .
Kelebihannya adalah harga lebih murah daripada Anda membeli soundcard dan alat lainnya terpisah.
Contoh :
1. Soundcard & MIDI Controller
Ini adalah soundcard yg sekaligus sebagai MIDI controller (biasanya berupa keyboard).
Contoh :
Novation XioSynth 49
Line6 kb37
Primus a25
2. Soundcard & Mixer
Ini adalah soundcard yg sekaligus berfungsi sebagai mixer atau mixer yg mempunyai fasilitas soundcard ya? He9!.
Contoh :
Phonic Helix Board :
Mackie Onyx dgn expansion FWcard
Kesimpulan :
Tentukan apakah Anda membutuhkan fitur lain dalam soundcard tsb !
#FITUR LAINNYA DARI SOUNDCARD
Bagian ini sengaja saya taruh paling terakhir karena beberapa fitur
berikut ini ' mungkin ' tidak diperlukan kebanyakan pembeli soundcard
pertama/pemula dan juga selain fitur- fitur ini menambah harga jual
soundcard :
1. Fitur ADAT Lightpipe atau ADAT Optical Interface
Format ini dibuat oleh Alesis pada tahun 1991 dan awalnya untuk
sinkronisasi beberapa alat rekam ADAT atau Alesis Digital Audio Tape (8
channel digital audio converter) .
Saat ini lebih sering dipakai untuk koneksi antara soundcard yg punya fitur ADAT dengan preamp ADAT .
Fitur ini memungkinkan soundcard dengan 8 In/Out bertambah 8 In/Out
menjadi 16 In/Out atau bahkan menjadi 24 In/Out (kalau soundcard tsb
mempunyai 2 ADAT I/O).
Tambahan 8 In/Out x 2 = 16 In /Out pada
sampling rate 44, 1kHz dan 48kHz ATAU hanya 8 In/Out pada sampling rate
96kHz Anda harus membeli preamp ADAT untuk menambah input output dengan
alat sbb :
Presonus Digimax FS
Behringer ADA 8000
2. Fitur SPDIF atau Sony Philips Digital InterFace
Fitur ini menambah 1 input dan 1
output via digital.
3. Fitur BNC Sync
Fitur ini berfungsi untuk sinkronisasi wordclock antara 2 soundcard atau
lebih via digital.
Kesimpulan :
Tentukan apakah Anda membutuhkan fitur spt ADAT, SPDIF, Wordclock dsb. Fitur ini menambah harga jual suatu soundcard !
Semoga bermanfaat !