Bundamungkin juga sudah sering mendengar lagu Sunda misalnya saat menghadiri acara pernikahan. Lagu Sunda seperti halnya lagu daerah lain memiliki ciri musik yang sangat khas mulai dari melodi yang enak didengar hingga liriknya yang juga berbahasa Sunda.
Lagu Sunda terpopuler yang satu ini sudah tidak asing mungkin di telinga Bunda. Lagu ini mengisahkan mengenai seorang perempuan yang merasa malu-malu dan gelisah akibat didekati oleh seorang laki-laki dari keluarga terpandang.
Tokecang merupakan lagu Sunda yang diciptakan oleh R.C. Hardjosubroto. Lagu ini populer di kalangan masyarakat setelah sempat menjadi soundtrack sebuah acara televisi. Judul lagu Tokecang ternyata singkat dari tokek makan kacang yang merupakan perumpamaan dari sifat buruk rakus atau serakah.
Lagu Sunda Peyeum Bandung dipopulerkan oleh penyanyi Nining Meida. Sesuai judulnya, lagu ini menceritakan mengenai peyeum, makanan khas dari Bandung. Peyeum merupakan makanan yang terbuat dari singkong yang difermentasikan dengan ragu. Berikut lirik lagu Peyeum Bandung:
Lagu Bubuy Bulan ciptaan Benny Corda sempat melejit setelah dibawakan oleh Nining Meida pada tahun 1980-an. Lagu ini terinspirasi dari seorang gadis yang mengagumi pujaan hatinya. Uniknya lirik lagu Bubuy Bulan merupakan sebuah pantun. Berikut lirik lagu Bubuy Bulan:
Lagu Hampura atau berarti maaf ini mengisahkan mengenai seseorang yang ditinggal pasangannya dan kini hidup sendiri. Ia ditinggalkan karena telah menyakiti hati kekasihnya. Kemudian ia menyesal dan berusaha meminta maaf.
Lagu Sunda Mawar Bodas dipopulerkan oleh penyanyi Detty Kurnia dan diciptakan oleh Uko Hendarto. Lagu Mawar Bodas menceritakan mengenai seorang pemuda yang datang dari tempat yang jauh. Ia rela datang demi mendapatkan hati si Mawa Bodas atau mawar putih yang mewakili kekasih hati yang diimpikannya. Sayangnya gadis pujaan hatinya ternyata sudah memiliki pasangan. Berikut lirik lagu Mawar Bodas:
Jika diartikan lagu Bajing Luncat berarti tupai lompat. Lagu ini diciptakan oleh Kosaman Djaja dan menceritakan mengenai penyesalan seorang pria akibat tak sempat melamar kekasihnya. Ia kecewa dan sakit hati pada kekasihnya yang meninggalkannya dan melupakan janji-janjinya dulu.
Lagu Sunda Terpopulernya selanjutnya adalah Cing Cangkeling. Lagu ini mungkin sudah sangat familiar terdengar karena menjadi lagu pengiring saat anak-anak tengah bermain ucing-ucingan atau petak umpet. Berikut lirik lagu Cing Cangkeling:
Sapu Nyere Peget Simpay merupakan lagu yang diciptakan oleh Sambas Mangundikarta. Lagu ini seringkali dibawakan ketika acara perpisahan. Lirik lagunya bermakna mendalam dan menyentuh. Jika diartikan, Sapu Nyere Peget Simpay berarti sapu lidi yang simpulnya putus. Berikut lirik lagu Sapu Nyere Peget Simpay:
Manuk Dadali diartikan sebagai Burung Garuda, lagu ini bermakna nasionalisme yang menceritakan mengenai kegagahan Burung Garuda. Meski perkasa, Burung Garuda tetap dapat hidup berdampingan, penuh kasih sayang, rukun dan tidak saling iri. Berikut lirik lagu Manuk Dadali:
Judul lagu Panon Hideung apabila diartikan yaitu mata hitam. Lagu ini mengisahkan seorang pria yang jatuh cinta kepada seorang gadis cantik yang memiliki mata hitam, pipi kuning dan hidung mancung. Berikut lirik lagu Panon Hideung:
Lagu Ka Huma mengisahkan mengenai keseharian para petani yang setiap hari pergi ke sawah untuk menggarap sawahnya. Selepas bekerja seharian, petani akan pulang ke rumah untuk melepas lelah dan penat lalu beristirahat agar esok hari dapat kembali bekerja dengan semangat lagi.
Itulah beberapa lagu Sunda terpopuler yang hingga kini masih sering dinyanyikan beserta lirik dan maknanya. Kumpulan lagu Sunda tersebut juga menjadi nostalgia bagi Bunda yang berasal dari wilayah Jawa Barat. Semoga informasi tersebut bermanfaat ya, Bunda.
Irama pop merupakan salah satu genre musik yang cukup digemari oleh banyak kalangan. Genre pop sendiri terbagi dalam beberapa sub bagian, salah satunya pop Sunda. Di era lawas, kamu juga tentu sudah tidak asing dengan beberapa lagu pop Sunda yang sering diputar kakak atau paman kamu. Iramanya yang mengalun lembut, bersinergi dengan suara penyanyinya yang meneduhkan, siapa yang tidak terbuai?
Lagu Mojang Priangan menceritakan tentang seorang gadis asal Priangan yang menarik simpati dan hati banyak pria. Dengan dandanan sederhana, gadis Priangan yang biasanya memakai kebaya memancarkan pesona dan aura yang meneduhkan. Sudah cantik, manis, molek, dan membuat kagum banyak pria yang betah berlama-lama menatapnya.
Sama seperti lagu lainnya, lagu Kalangkang mengisahkan tentang keindahan cinta dan romansa antara sepasang kekasih. Perasaan saling menyayangi, membahagiakan dan mencintai menjadi sebuah hal terindah dalam hidup. Jika cinta belum didapat, maka kejarlah cinta dengan segenap kekuatan yang dimiliki. Dan ketika cinta sudah diraih, maka jangan lepaskan dan jadikan kisah cinta sebagai kenangan yang indah dalam kehidupan.
Dipopulerkan oleh Nining Meida dan Nia Daniati, lagu Ulah Jalir Jangji (artinya jangan ingkar janji) memiliki alunan yang lembut sekaligus merdu. Lagu ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang akan melangsungkan pernikahan satu bulan lagi. Harapan hidup bahagia bersama di masa depan menjadi satu hal yang diimpikan keduanya. Sang kekasih mengingatkan pasangannya agar tidak ingkar janji dengan cinta yang pernah mereka ikrarkan berdua.
Versi asli lagu Es Lilin dipopulerkan oleh penyanyi Sunda Nining Meida yang kemudian dinyanyikan kembali oleh Siti Nurhaliza. Lagu Es Lilin merupakan kiasan dari seorang perempuan yang menyimpan hati kepada laki-laki namun malu untuk mengungkapkannya. Liriknya pun banyak mengandung kiasan dari es lilin, daerah asal, dan bahan pembuatannya. Cung, siapa yang masih malu-malu mengungkapkan rasa cinta kepada gebetannya?
Eits, jangan salah ya, berondong yang ini bukan laki-laki muda berwajah muda idola emak-emak lho. Berondong yang satu ini merupakan sejenis makanan dari jagung yang digoreng hingga mengembang dan garing untuk cemilan saat kumpul keluarga. Dalam lagu ini, Borondong Garing merupakan makanan lezat yang merupakan salah satu kekhasan dari daerah Majalaya, Soreang Banjaran, Bandung.
Tak hanya di daerah Sunda sendiri, lagu-lagu pop Sunda ini disukai oleh seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air karena alunannya yang lembut dan meneduhkan. Apalagi sekarang musim hujan, iringan lagu-lagu Sunda sangat tepat dinikmati saat suasana dingin dan sejuk seperti ini kan?
PURWAKARTA, KOMPAS.com - Komedian terkenal asal Jawa Barat, Entis Sutisna alias Sule, mengarang sebuah lagu khusus untuk Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Lirik lagu tersebut menceritakan tentang kelahiran dan penggambaran sosok Dedi Mulyadi selama ini.
Sule, yang masuk sebagai salah satu figur calon di Pilgub Jawa Barat 2018 sesuai hasil Survei Lembaga Median, malah secara terang-terangan mendukung Bupati Purwakarta untuk maju di Pilkada Gubernur Jabar 2018 mendatang.
Dari Sadang inilah Dedi mulai mengenal hiruk pikuk kehidupan sosial politik di Purwakarta hingga akhirnya berhasil menjadi Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta, Pengurus SPSI Purwakarta hingga menjadi Wakil Bupati
Purwakarta pada Tahun 2003.
Sule pun, tambah Gilang, meskipun telah terkenal seperti sekarang ini masih sering bertemu Dedi Mulyadi. Bahkan, di setiap acara Golkar di daerah-daerah pelosok Jawa Barat, Sule kerap menjadi salah satu bintang tamu yang menghibur para penonton.
Dalam video klip lagu berjudul "Kang Dedi Urang Lembur" atau Kang Dedi Orang Desa tersebut seluruhnya berlatar belakang wilayah Purwakarta. Sule bernyanyi dengan diangkat memakai boneka singa atau Sisingaan di depan Taman Air Mancur Sribaduga sebagai ikon pembangunan Purwakarta.
Lagu Kang Dedi tersebut telah diunggah oleh Sule di Youtube milik dirinya untuk disebarluaskan. Bahkan, setiap acara dirinya di televisi, kalau saat mengundang Bupati Purwakarta tersebut sering dimainkan lagu ciptaannya untuk pembukaan.
Salah satu lagu daerah asal Jawa Barat yang populer ialah Mojang Priangan, yang dipopulerkan oleh Nining Meida pada tahun 1988. Dalam album Kalangkang miliknya, lagu ini bercerita tentang seorang gadis cantik dari Priangan yang memiliki adab sopan satun dan cerdas.
Mojang Priangan diciptakan oleh Iyar Wiyarsih. Lagu ini memberi contoh agar gadis Sunda mempertahankan kecantikan tak hanya dari luar tapi juga dari dalam. Meski telah lama dirilis, lagu ini masih populer hingga sekarang. Berikut ini lirik Mojang Priangan beserta artinya.
3a8082e126