Liputan6.com, Jakarta Jika mendengar kata resistor dan kapasitor pasti kita langsung berpikir pada komponen elektronika. Resistor dan kapasitor adalah salah satu komponen penting pada elektronika. Elektronika merupakan ilmu yang mempelajari arus lemah listrik yang berfungsi mengontrol partikel yang bermuatan tegangan listrik. Contohnya seperti komputer yang di dalamnya bermuatan listrik.
Transistor, dioda, resistor, trafo, dan kapasitor adalah lima komponen inti elektronika yang menjalankan fungsinya masing-masing agar sebuah rangkaian elektronika bisa bekerja. Masing-masing komponen bekerja dengan cara saling mendukung komponen lainnya agar sebuah rangkaian dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan.
Salah satu komponen bisa rusak karena sebab tertentu yang bisa mengakibatkan sebuah rangkaian berhenti berfungsi sebagaimana mestinya, dan ini perlu ada penggantian komponen yang rusak agar dapat berfungsi lagi seperti sediakala.
Resistor atau disebut juga dengan Hambatan adalah komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian elektronika. Satuan nilai Resistor atau Hambatan adalah Ohm. Nilai Resistor biasanya diwakili dengan kode angka ataupun gelang warna yang terdapat di badan resistor. Hambatan resistor sering disebut juga dengan resistansi atau resistance.
Kapasitor atau disebut juga dengan kondensator adalah komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan energi atau muatan listrik dalam sementara waktu. Fungsi kapasitor (kondensator) di antaranya adalah dapat memilih gelombang radio pada rangkaian tuner, sebagai perata arus pada rectifier dan juga sebagai filter di dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya). Satuan nilai untuk kapasitor (kondensator) adalah Farad (F).
Induktor atau disebut juga dengan coil (kumparan) adalah komponen elektronika pasif yang berguna untuk mengatur frekuensi, memfilter dan juga sebagai alat kopel (penyambung). Induktor atau coil banyak ditemukan pada peralatan atau rangkaian elektronika yang berkaitan dengan frekuensi seperti tuner untuk pesawat radio.
Pada rangkaian DC, induktor digunakan memperoleh tegangan DC yang konstan terhadap fluktuasi arus, sedangkan pada rangkaian AC induktor dapat meredam fluktuasi arus yang tidak diinginkan. Satuan induktansi untuk induktor adalah Henry (H). Secara umum komponen elektronika induktor dibagi atas induktor tetap dan induktor tidak tetap.
Transistor adalah komponen elektronika aktif multitermal, biasanya memiliki 3 terminal. Secara harfiah, kata 'Transistor' berarti 'Transfer resistor', yaitu suatu komponen yang nilai resistansi antara terminalnya dapat diatur.
Kemampuan resistor membatasi aliran arus membuatnya berfungsi untuk mengubah-ubah arus yang masuk ke suatu rangkaian elektronika. Resistor dengan fungsi tersebut disebut dengan potensiometer atau reostat.
Walaupun komponen ini selalu ada pada perangkat elektronik tetapi tidak semuanya memahami tentang pengertian resistor. Bisa dimaklumi Karena tidak semua pengguna berasal dari lulusan elektronika.
Dengan memahami pengertian resistor, maka diharapkan Anda lebih mengetahui tentang cara kerja perangkat elektronik. Sehingga jika nanti terjadi malfungsi akan lebih tahu bagaimana cara memperbaiki.
Telkom University has a commitment in providing quality education. It was proved by the achievement of A Accreditation or Excellence from the National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT) and International Accreditation for several study programs. Moreover, the Ministry of Education and Culture (Kemenristekdikti) has named Telkom University as the Best Private University in Indonesia.
Liputan6.com, Jakarta Fungsi resistor sangat penting bagi komponen elektronik. Fungsi resistor biasanya berdampingan dengan kapasitor. Dalam elektronika, resistor sering digunakan untuk mengontrol arus.
Resistor diperlukan untuk mencegah korsleting. Fungsi resistor bertanggung jawab untuk menghilangkan daya dalam bentuk panas. Pada dasarnya fungsi resistor selalu untuk melawan aliran arus yang melaluinya.
Resistor adalah dua termimal pasif komponen listrik. Resistor menerapkan hambatan listrik sebagai elemen sirkuit. Dalam rangkaian elektronik, fungsi resistor digunakan untuk mengurangi aliran arus, menyesuaikan level sinyal, untuk membagi tegangan, membiaskan elemen aktif, dan menghentikan saluran transmisi.
Resistor hanpur dapat ditemukan di hampir semua jaringan listrik dan sirkuit elektronik mereka dapat ditemukan. Resistansi diukur dalam ohm (Ω). Ohm adalah resistansi yang terjadi ketika arus satu ampere (A) melewati resistor dengan penurunan satu volt (V) di terminalnya.
Resistor digunakan untuk berbagai tujuan. Beberapa contoh termasuk membatasi arus listrik, pembagian tegangan, pembangkitan panas, sirkuit pencocokan dan pemuatan, kontrol penguatan, dan konstanta waktu pengaturan.
Resistor tersedia secara komersial dengan nilai resistansi pada rentang lebih dari sembilan kali lipat. Mereka dapat digunakan sebagai rem listrik untuk menghilangkan energi kinetik dari kereta api, atau lebih kecil dari satu milimeter persegi untuk elektronik.
Fungsi resistor yang paling dasar adalah memberikan hambatan (blocking) pada aliran elektron. Resistor digunakan untuk mengontrol aliran elektron, sehingga dapat mengontrol arus melalui suatu rangkaian. Pada dasarnya fungsi resistor selalu untuk melawan aliran arus yang melaluinya dan kekuatan oposisi ini disebut sebagai resistansi.
Ketika meletakkan resistor di jalur elektron, banyak elektron muncul di salah satu ujung resistor yang lebih dekat ke terminal negatif baterai dan ujung resistor kekurangan elektron. Ini juga menyebabkan potensial perbedaan. Karena itu, resistor dapat digunakan sebagai gulungan potensial. Ia juga menghasilkan panas sebagai perangkat termal.
- Fungsi resistor untuk aplikasi DC yang membutuhkan keakuratan yang sangat tinggi. Contoh aplikasi penggunaan resistor ini adalah DC Measuring equipment, dan reference gulators untuk voltage regulator dan decoding Network.
Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna sesuai dengan nilai resistansinya.
Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 Ω-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar.
Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer. Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang memengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah.
Wirewound adalah resistor yang dibuat dengan membungkus kawat paduan resistif berkinerja tinggi di sekitar inti keramik resistansi termal rendah. Resistor wirewound memiliki kemampuan pulsa yang unggul dan tersedia dalam gaya non-induktif juga.
Resistor tersedia dengan peringkat daya 1/8 W hingga ratusan watt. Daya yang paling umum adalah 1/4W ( 0.25W ), 1/2W ( 0.5W ), 1W, 5W dan 10W. Sangat sedikit proyek yang membutuhkan daya yang lebih tinggi, dan seringkali jauh lebih murah untuk menggunakan beberapa resistor 10W daripada satu unit 50W ( katakanlah ). Mereka juga akan sangat lebih mudah didapat.
Seperti semua komponen, lebih baik menjaga suhu serendah mungkin, jadi tidak ada resistor yang harus dioperasikan pada peringkat daya penuhnya untuk waktu yang lama. Resistor lilitan kawat dapat mentolerir kelebihan beban yang parah untuk waktu yang singkat, tetapi saya lebih memilih untuk menjaga maksimum absolut agak kurang dari 250%.
Resistor adalah komponen elektronik pasif yang digunakan untuk menahan atau membatasi aliran arus listrik dalam sebuah sirkuit. Fungsi utama dari resistor adalah untuk mengontrol besar arus dan menurunkan tingkat tegangan dalam berbagai aplikasi elektronik. Resistor bekerja berdasarkan hukum Ohm, yang menyatakan bahwa arus yang mengalir melalui sebuah resistor berbanding lurus dengan tegangan di atasnya dan berbanding terbalik dengan resistansinya.
Peralatan elektronika merupakan alat yang terbentuk dari beberapa jenis komponen dan mempunyai fungsi masing-masing. Seiring dengan perkembangan teknologi, untuk komponen-komponen ini semakin bervariasi dan jenisnya semakin banyak.
Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai beberapa komponen elektronika. Sedangkan, untuk Anda yang ingin tahu mengenai beberapa jenis komponen tersebut bisa langsung simak penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini.
Resistor merupakan komponen yang berfungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik di dalam sebuah rangkaian elektronika. Satuan dari nilai resistor elektronika adalah ohm.
Selain itu, nilai resistor ini diwakili dengan kode angka atau gelang warna yang bisa di badan resistor. Hambatan resistor juga sering disebut dengan Resistensi atau Resistance. Beberapa jenis dari resistor elektronika adalah :
Kapasitor atau yang sering disebut dengan kondensator elektronika adalah komponen pasif yang menyimpan energi atau muatan listrik di dalam sementara waktu. Fungsi dari kapasitor adalah bisa memilih gelombangr adio di rangkaian tuner. Ada beberapa jenis kapasitor elektronika adalah:
Induktor sering disebut dengan komponen elektronika pasif yang mempunyai fungsi sebagai pengatur frekuensi. Induktor atau coil ini banyak ditemukan di peralatan atau rangkaian elektronika yang berkaitan dengan frekuensi seperti tuner atau pesawat radio. Beberapa jenis induktor elektronika adalah :
c80f0f1006