Lagu Nostalgia Pop Indonesia

0 views
Skip to first unread message

Pinkie Mclucas

unread,
Aug 4, 2024, 8:16:34 PM8/4/24
to grincoakuma
Meskipunzaman telah berbeda, lagu-lagu Indonesia tahun 80-an dan 90-an telah memberikan inspirasi kepada musisi dan lagu Indonesia masa kini. Selain sukses memberikan inspirasi, lagu-lagu tersebut juga memiliki kualitas yang terbaik pada masanya.

Lirik di atas adalah lagu dari Nike Ardilla. Pada masanya Nike Ardilla merupakan salah satu penyanyi papan atas dan terkenal di kalangan khalayak Indonesia. Lagu ini adalah salah satu tembang miliknya yang cukup populer. Lirik lagu ini bercerita tentang sebuah akhir dari cerita cinta.




Potongan lirik di atas berhasil mengantarkan Vina Panduwinata ke puncak titik popularitas, lagu ini kelak membawa Vina Panduwinata menjadi Diva Pop Indonesia seperti sekarang. Berikut lirik Di Dadaku Ada Kamu:


Diciptakan oleh Tony Koeswoyo dan muncul pada tahun 1970. Lagu milik Koes Plus ini merupakan salah satu karya yang paling terkenal dan telah banyak didaur ulang oleh penyanyi Indonesia lainnya termasuk Noah.


Tak sengaja lewat depan rumahmu// 'Ku melihat ada tenda biru // Dihiasi indahnya janur kuning

Hati bertanya, "Pernikahan siapa?"// Tak percaya tapi ini terjadi // Kau bersanding duduk di pelaminan


Air mata jatuh tak tertahankan// Kau khianati cinta suci ini // Tanpa undangan diriku kau lupakan

Tanpa putusan diriku kau tinggalkan// Tanpa bicara kau buat 'ku kecewa // Tanpa berdosa kau buat 'ku merana // 'Ku tak percaya dirimu tega // Nodai cinta, khianati cinta


Tak percaya tapi ini terjadi// Kau bersanding duduk di pelaminan // Air mata jatuh tak tertahankan

Kau khianati cinta suci ini// Tanpa undangan diriku kau lupakan // Tanpa putusan diriku kau tinggalkan // Tanpa bicara kau buat 'ku kecewa // Tanpa berdosa kau buat 'ku merana


'Ku tak percaya dirimu tega// Nodai cinta, khianati cinta // Tanpa undangan diriku kau lupakan

Tanpa putusan diriku kau tinggalkan// Tanpa bicara kau buat 'ku kecewa // Tanpa berdosa kau buat 'ku merana


Hanya kaulah segalanya untukku// Kamulah curahan hatiku ini

Tak mungkin ku melupakanmu// Tiada lagi yang ku harap hanya kau seorang // Tiada lagi yang ku harap hanyalah kau seorang // Tiada lagi yang ku harap hanya kau seorang




Masuk dalam album ketiga milik Ruth Sahanaya, Kaulah Segalanya berhasil membawa nama seorang Ruth Sahanaya menjadi tenar di belantika musik Indonesia saat itu. Bintang Kehidupan masuk ke dalam album kedua milik Nike Ardilla. Dirilis pada tahun 1989, Bintang Kehidupan berhasil mengantarkan Nike meraih berbagai penghargaan dan membuat album ini terjual lebih dari 2.000.000 kopi.

Masuk pada album dengan berjudul yang sama, Katakan Sejujurnya termasuk salah satu tembang nostalgia kenangan yang popular di Indonesia ( ). Lagu ini diciptakan oleh Rinto Harahap dan dinyanyikan oleh Christine Panjaitan, serta dirilis pada tahun 1987.


Mungkin diriku harus pergi selamanya darimu// Atau ku harus mengakhiri cinta ini kepadamu

Kini cintaku telah kau bagi// Tak sanggup aku menghadapi semua ini // Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku

Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu// Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu // Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu


Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku// Aku tak biasa bila tiada kau di sisiku

Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu// Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu

Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu// Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu

Aku tak biasa bila ku tidur tanpa belaianmu// Aku tak biasa bila tak memeluk dirimu // Aku tak biasa bila ku tak mendengar suaramu




Bintang Kehidupan masuk ke dalam album kedua milik Nike Ardilla. Dirilis pada tahun 1989, Bintang Kehidupan berhasil mengantarkan Nike meraih berbagai penghargaan dan membuat album ini terjual lebih dari 2.000.000 kopi.

Masuk pada album dengan berjudul yang sama, Katakan Sejujurnya termasuk salah satu tembang nostalgia kenangan yang popular di Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Rinto Harahap dan dinyanyikan oleh Christine Panjaitan, serta dirilis pada tahun 1987.


Meski diriku kini tlah berdua// Dirimu pun tlah berbeda // Namun kenangan spanjang jalan itu

Tak mungkin lepas dari ingatanku// Sepanjang jalan kenangan // Kita kan selalu bergandengan tangan // Sepanjang jalan kenangan


Menurut kehendak yang kuasa// Apakah artinya sebuah derita // Bila kau yakin itu pasti akan berlalu

Hai nona manis biarkanlah bumi berputar// Menurut kehendak yang kuasa // Tuhan pun tau hidup ini sangat berat


Mengapa dulu kau kirim surat padaku // Sampul biru bertulis namaku

Serasa terbang seluruh jiwa ragaku// Namun apa yang terjadi kau hancurkan semua mimpi

Yang menyakitkan hati ini// Katakanlah, katakan sejujurnya.


Apa mungkin kita bersatu// Kalau tak mungkin lagi hujan menyejukkan hati kita

Untuk apa kau dan aku bersatu// Kalau tak mungkin lagi kita bercerita tentang cinta

Biarkanlah ku pergi jauh// Kalau tak mungkin lagi kita bercerita tentang cinta untuk apa aku... di.si.ni=


Masuk pada album dengan berjudul yang sama, Katakan Sejujurnya termasuk salah satu tembang nostalgia kenangan yang popular di Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Rinto Harahap dan dinyanyikan oleh Christine Panjaitan, serta dirilis pada tahun 1987.


Grameds pasti sudah menyadari dong akan majunya teknologi saat ini? Yap, salah satu teknologi yang membantu kita semua dalam bidang hiburan adalah adanya aplikasi Spotify atau Youtube yang mana memiliki beragam playlist lagu-lagu nostalgia, tak terkecuali yang booming di tahun 80-90an. Apakah Grameds masih sering mendengarkan lagu-lagu nostalgia tersebut ketika bekerja atau beraktivitas di rumah? Lantas, apa saja sih lagu-lagu nostalgia era 80-90an yang masih populer dan enak untuk didengarkan? Yuk, simak ulasan berikut ini!


Sedikit trivia saja nih, dalam lagu lawas ini, terdapat 3 nama bunga yang disebutkan yakni bunga anyelir, melati, dan bakung. Ketiga bunga itu secara tersirat menggambarkan kehidupan orang-orang kampung yang berjuang di kota besar.


Pasti Grameds sudah tidak asing dong lagu lawas yang penuh dengan memori nostalgia ini? Yap, lagu Andaikan Kau Datang Kembali pertama kalinya diciptakan oleh Tonny Koeswoyo yang kemudian dinyanyikan oleh grup musik legendaris Koes Plus pada tahun 1970. Saking populernya, lagu ini kerap kali dicover kembali oleh beberapa penyanyi terkenal, sebut saja ada Ruth Sahanaya, Noah, hingga Andmesh Kamaleng yang kemudian menjadi soundtrack dalam film terbaru Miracle in Cell No.7. Hayo, apakah Grameds yang pernah menonton film tersebut menyadari adanya lagu ini?


Katakan Sejujurnya adalah salah satu lagu yang terdapat di dalam album musik karya Christine Panjaitan. Lagu ini dirilis pada tahun 1987 dan menjadi hits single miliknya. Saat ini, Christine Panjaitan yang merupakan penyanyi asli berdarah Batak ini sudah menjadi seorang politikus di partai Golkar sejak tahun 2015.


Apabila tengah menonton FTV atau sinetron jadul yang ditayangkan kembali, pasti soundtrack Kisah Kasih di Sekolah akan diputar dalam adegan kisah cinta muda-mudi di sekolah. Yap, lagu nostalgia ini dipopulerkan oleh almarhum Chrisye yang diciptakan oleh Obbie Messakh, rilis pada tahun 1987.


Lagu andalan Terlambat Sudah yang dinyanyikan oleh penyanyi rock Poppy Mercury ini menjadi single hits untuk album dengan judul yang sama. Dirilis pada tahun 1993, album ini masuk dalam jajaran album tersukses dengan penjualan lebih dari 1 juta kaset! Bahkan album ini juga mendapatkan sebuah penghargaan HDX 1993 untuk kategori Penjualan Kaset Terlaris.


Lagu Sepanjang Jalan Kenangan ini pertama kalinya diciptakan oleh Aloysius Riyanto, yang kemudian dinyanyikan oleh penyanyi Tetty Kadi. Bahkan saking populernya, lagu ini dinyanyikan kembali oleh Yuni Shara dan lagi-lagi mendapatkan kepopulerannya kembali.


Makna lagu ini sebenarnya cukup mendalam lho, yakni tentang rasa rindu seseorang terhadap kekasihnya yang tengah menjalani hubungan jarak jauh alias LDR. Jika ingin menonton kembali Music Video dari lagu Sepanjang Jalan Kenangan, dapat melalui link ini.


Sebelum menjadi seorang politikus, Desy Ratnasari dulunya adalah seorang penyanyi hits yang sempat melejitkan lagu berjudul Tenda Biru. Lagu ini dirilis pada tahun 1996 yang bahkan saat ini masih dianggap sebagai lagu nostalgia yang penuh dengan kenangan.


Selanjutnya adalah lagu Aku Tak Akan Bersuara yang dinyanyikan oleh almarhumah Nike Ardilla. Lagu ini diciptakan oleh Saari Amri yang kemudian dirilis pada tahun 1994. Meskipun penyanyi aslinya, Nike Ardilla, telah meninggal dunia akibat kecelakaan pada tahun 1995, tetapi lagu ini masih kerap dicover oleh penyanyi muda lainnya.


Pada tahun 2016 lalu, Fariz R.M melangsungkan pertunjukannya dalam membawakan kembali lagu Sakura ini dalam sebuah acara di Kompas TV. Jika ingin menonton penampilan dari Fariz R.M untuk lagu Sakura, dapat melalui link ini.


Lagu Tegar seringkali diputar di layar kaca sebagai soundtrack beberapa sinetron dan FTV, salah satunya adalah Suami, Istri, dan Dia yang tayang di channel RCTI. Lagu ini diciptakan oleh Melly Goeslaw yang kemudian dinyanyikan oleh penyanyi Rossa yang rilis pada tahun 1999.


Hayo, siapa yang baru tahu jika pembawa acara sekaligus pelawak Andre Taulany ini dulunya pernah tergabung dalam sebuah grup band Stinky? Yap, Stinky merupakan grup band terkenal di era 90-an. Salah satu lagu hits mereka adalah Mungkinkah yang dirilis pada tahun 1997.


Pada tahun 2020 lalu, acara Tonight Show di channel NET TV juga pernah mendatangkan Andre Taulany sebagai guest star dan mengajaknya menyanyikan kembali lagu ini. Jika ingin menonton kembali Music Video lagu Mungkinkah, dapat melalui link ini.


Apabila membicarakan tentang lagu-lagu nostalgia era 90-an, rasanya tidak pas jika tidak mengikutsertakan grup musik rock Dewa 19. Lagu Kamulah Satu-Satunya ini masuk dalam album keempat dari band rock tersebut yang bertajuk Pandawa Lima. Dirilis pada tahun 1997, album ini dianggap sukses setelah berhasil menjual lebih dari 800 ribu keping dan bahkan mendapatkan sertifikat platinum selama lima kali!

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages