Solar Water Disinfection

176 views
Skip to first unread message

Rizki Fahlevi

unread,
Aug 22, 2008, 2:40:35 AM8/22/08
to greenli...@googlegroups.com, rizkif...@yahoo.com
Hallo, kemaren tanggal 20-21 Agustus 2008, gw menghadiri acara Konferensi Nasional Pengolahan Air Minum Rumah Tangga di Hotel Millenium Kebon Sirih Jakarta. Disana gw banyak dapet pengetahuan baru tentang cara pengolahan air sampe bisa diminum, dan salah satunya ada metode yg namanya SODIS (Solar Water Disinfection), mungkin teman-teman udah tau, situsnya bisa dilihat di www.sodis.ch.

Itu adalah metode yang digunakan untuk membunuh bakteri dengan menggunakan botol bekas air minum kemasan sejenis Polyethylene (PET) dan hanya jenis PET aja yg bisa digunakan yang salah satunya adalah Aqua dan sejenisnya serta Coca cola botol plastik dan sejenisnya.

Caranya dengan memasukan penuh air mentah yang bersih ke dalam botol air mineral dan menjemurnya di bawah matahari terik selama kurang lebih 6 jam saat kondisi langit cerah. Kemaren sempet gw tanya tentang efek samping dari plastik yg dijemur atau terpapar matahari, setelah itu langsung dapat diminum karena kumannya udah mati karena sinar UV dari matahari.

Semua udah di teliti di Swiss oleh lembaga yg bernama EAWAG/SANDEC dan botol air mineral dari Indonesia sempat dibawa kesana untuk diteliti dan ternyata memenuhi standar tanpa efek samping dari hasil penjemuran botol tersebut seperti yg pernah diberitakan beberapa waktu lalu bahwa bila terpapar panas akan menyebakan kanker dan sebagainya..

--
Rizki Fahlevi

ritapunto

unread,
Aug 22, 2008, 8:11:28 AM8/22/08
to greenli...@googlegroups.com

Dear GLS

 

Salam kenal yaa..

Saya ritapunto, koordinator program & pelatihan di workshop hijau hayati, kami menjadi fasilitator untuk program pelatihan pengelolaan sampah menjadi kompos dan bio massa skala komunal menggunakan metode open windrow. Wilayah kerja kami saat ini fokus di seputaran Bekasi. Semoga dengan join di milis ini menambah wawasan saya tentang green lifestyle.

 

Tanya dunk, kalo air nya dijemur dgn wadah lain semisal tempayan gerabah, ember, baskom kaleng apa bisa lgs “glek” juga? Knp hrs PET, PP gak bisa knp ya? Sori bukannya males nyari info di websitenya, tp kali aja info dari mas rizki lebih clear. Tks

 

===

Ritapunto

 

http://www.whh.or.id

 


Andita NT Huda

unread,
Aug 22, 2008, 11:20:12 AM8/22/08
to greenli...@googlegroups.com, rizkif...@yahoo.com
Dear Mas Rizki

Apakah ada tempat/lokasi khusus untuk menjemurnya? Tahu sendiri
kualitas udara di Jabodetabek kurang baik & banyak partikel2 yang
ukurannya sangat kecil/tdk terlihat oleh mata telanjang. OK bactery
mati tapi gimana dengan partikel2 lainnya? Mohon informasinya.

Salam

Andita NT Huda

Andy Sutioso

unread,
Aug 24, 2008, 6:10:39 AM8/24/08
to greenli...@googlegroups.com

Halo semua, nimbrung ya.

 

Iya, ini ide bagus, khususnya dengan harga energi yang makin mahal.

Mengingatkan obrolan dengan teman saya yang aktif di salah satu LSM di Kalimantan.

Waktu itu dia bilang biar lebih efektif, bagian bawah dari botol air mineral tersebut dicat warna gelap (dari luar), lalu botol diletakkan dalam posisi tidur, tentunya bagian yang terkena sinar matahari di bagian atas. Botol ditempatkan aja di tempat yang tidak kena bayangan misalnya di atap rumah, atau di area jemur pakaian.

Wadahnya sih yang digunakan memang botol air mineral, supaya tertutup, sehingga air ga terkena polutan dari luar. Mungkin gerabah, ember, baskom masalahnya ya itu, air tetap bisa kena kotoran dari luar. Mungkin yang dimanfaatkan adalah wadah tertutup dari botol air mineral yang bening itu. Jadi UVnya matahari masuk, tapi kotoran dari luar engga. Ini mungkin lho.

 

Bisa jadi ini solusi efektif untuk mendapatkan air minum sehat untuk daerah-daerah permukiman yang sulit mendapatkan air bersih. Tentunya menghemat juga energi untuk memasak air. Mustinya pemerintah bisa mempopulerkan metode ini ya sambil memasyarakatkan BBG. Supaya masyarakat punya solusi baru mendapatkan air sehat dengan mengkonsumsi energi matahari yang gratis.

 

Buat yang suka kegiatan outdoor metode ini juga efektif untuk mensterilkan air minum. Dan kabar bagus bahwa botol-botol PET yang di Indonesia ternyata aman untuk digunakan dalam metode ini.

 

Salam.

====

Andy Sutioso

:: http://www.create-n-live.blogspot.com :: personal blog

:: http://www.semipalar.net :: rumah belajar semi palar 

:: http://www.ars86care.org :: yayasan ars86 peduli


From: greenli...@googlegroups.com [mailto:greenli...@googlegroups.com] On Behalf Of ritapunto
Sent: Friday, 22 August, 2008 7:11 PM
To: greenli...@googlegroups.com
Subject: [greenlifestyle] Re: Solar Water Disinfection

Dadan WF

unread,
Aug 24, 2008, 9:04:26 PM8/24/08
to greenli...@googlegroups.com, rizkif...@yahoo.com
Dear Rizki,

Terima kasih informasinya, namun apakah botol PET yang digunakan dan dijemur
dibawah terik matahari tidak berbahaya bila partikel zat kimia pembentuk
botol larut dalam air? dan berapa kali botol yang sama aman digunakan untuk
aktivitas ini?

Salam,
DWF

----- Original Message -----
From: "Andita NT Huda" <andit...@gmail.com>
To: <greenli...@googlegroups.com>
Cc: <rizkif...@yahoo.com>
Sent: Friday, August 22, 2008 10:20 PM
Subject: [greenlifestyle] Re: Solar Water Disinfection


>

Zubaidah Nuraini

unread,
Aug 24, 2008, 11:30:26 PM8/24/08
to greenli...@googlegroups.com
Menarik juga topik SODIS ini ... boleh menanggapi?
Sterilisasi dengan sinar UV bersifat "sterilisasi permukaan". Artinya, hanya
permukaan yang terkena sinar UV langsung yang akan steril (bakterinya mati).
Jadi sebaiknya digunakan botol plastik PET yang jernih/bening, karena ada
juga botol plastik PET yg buram/opak atau gelap/coklat tua. Jika memang
masih ada kekuatiran bahwa botol plastik bisa melepaskan partikel plastik ke
dalam air minum yang disterilkan di dalamnya, bisa juga memakai botol kaca
(misalnya bekas sirup merk ABC, Marjan, dsb) sepertinya akan lebih aman.
Oleh sebab itu air keruh tidak bisa disterilkan dengan sinar UV, karena daya
tembus sinar UV akan terhalang/dikurangi oleh kekeruhan air tersebut.

SODIS, selain sinar UV-nya yang membunuh bakteri, tapi juga panas matahari
secara langsung membunuh bakteri. Sinar inframerah yang dipancarkan matahari
akan meningkatkan suhu air di dalam botol, sehingga bakteri di dalam air
akan mati. Perlu diketahui, bakteri patogen terhadap manusia yang ada di
dalam air minum antara lain : jenis Escherichia coli, Pseudomonas
aeruginosa, Salmonella sp (typhii, paratyphii), Enterobacter, Staphylococcus
aeureus, mereka bisa hidup pada suhu tubuh tapi akan mati pada suhu > 40
derajat Celcius. Jadi memang perlu panas matahari yang kuat untuk membunuh
bakteri (tidak mendung).

Perlu diingat, SODIS hanya membunuh bakteri, bukan virus. Di sini, virus
bisa dihitung sebagai "partikel" karena ukurannya memang sangat kecil, jauh
lebih kecil dari bakteri. Untuk membunuh virus, air tetap harus dididihkan
karena pendidihan akan merusak protein virus. Sinar UV dan pemanasan di
bawah sinar matahari tidak akan membunuh virus.

Menanggapi pertanyaan tentang kualitas udara di Jabodetabek, saya kira kalau
airnya disimpan di dalam botol tertutup maka partikel-partikel di udara
tidak akan bisa masuk menembus ke dalam botol, jadi aman ... ^_^

Menanggapi saringan keramik yang mengandung perak yang diklaim berfungsi
sekaligus sebagai disinfektan, tampaknya perlu diuji lagi. Mengingat untuk
menyaring air agar bebas bakteri diperlukan saringan dengan pori berukuran
0,22 mikron. Apakah saringan tersebut memenuhi spesifikasi itu? Jika memang
perak diklaim berfungsi sebagai disinfektan, maka perlu diteliti mekanisme
kerjanya.

Salam,
Zubaidah N.

yono.alb...@mac.web.id

unread,
Aug 25, 2008, 11:50:35 PM8/25/08
to GreenLifestyle
Salam,

Pertama, saya memperkenalkan diri dulu, nama saya Yono, member milis
baru dari Yogya, dan kebetulan saya sedikit tahu tentang SODIS ini
karena bekerja dengan Program ini untuk beberapa waktu.

Tentang SODIS dan segala polemiknya yang berhubungan dengan plastik
yang menimbulkan reaksi kimia tertentu atau kemampuannya yang tidak
total membunuh bakteri/virus sebenarnya merupakan pertanyaan umum
sejak pertama SODIS dikenalkan di Indonesia. Semua pertanyaan-
pertanyaan teknis yang timbul di masyarakat tersebut, Dian Desa
(selaku Lead Agency SODIS di Indonesia) telah berkonsultasi dengan
SAWAG/SANDEC Swiss, tentunya konsultasi tersebut telah ditindaklanjuti
dengan berbagai penelitian lanjutan yang banyak diataranya kami uji
cobakan di berbagai "lembaga penelitian ketiga" untuk menjaga
independensi hasil.

Berkenaan plastik PET, segala jenis plastik air kemasan (yg berbahan
PET, bening) dan direkomendasikan oleh Dian Desa untuk digunakan
sebagai botol SODIS telah diuji coba, dan terbukti tidak ada senyawa
kimia berbahaya yang "lepas/terjadi" akibat paparan UV.

Sampai sejauh ini, SODIS adalah salah satu metode yang aman untuk
digunakan, tentunya untuk air bening. Walaupun SODIS adalah salah
teknologi tepat guna yang tampak sederhana, namun "pendampingan" di
masyarakat pasca pengenalan teknologi ini mutlak hukumnya utk
dilakukan karena seringkali terjadi kesalahan-kesalahan kecil dalam
melakukan metode SODIS sehingga air yang di dapat bukan air minum yang
sehat tapi sebaliknya.

SODIS adalah salah satu alternatif pengolahan air minum sehat, dan
akan lebih tepat dikenalkan di daerah-daerah tertentu yang
masyarakatnya masih punya kebiasaan tidak sehat, misal di daerah yang
masih minum mentah.

Dalam Konferensi Nasional PAM RT 20-21 kemarin sebenarnya ada pesan
implisit bahwa marilah kita kenalkan masyarakat dengan berbagai
teknologi pengolahan air minum yang lain, yang terbukti sehat dan aman
tentunya. Dengan kata lain masyarakat tidak hanya mengenal merebus air
saja, tetapi juga mengenal yang lain, kelak masyarakat sendiri yg akan
menentukan mana teknologi yang terbaik bagi keluarganya.


Yono Alban Timore

On Aug 25, 10:30 am, "Zubaidah Nuraini"
> Cc: rizkifahl...@yahoo.com
> Subject: [greenlifestyle] Re: Solar Water Disinfection
>
> Dear Rizki,
>
> Terima kasih informasinya, namun apakah botol PET yang digunakan dan dijemur
>
> dibawah terik matahari tidak berbahaya bila partikel zat kimia pembentuk
> botol larut dalam air? dan berapa kali botol yang sama aman digunakan untuk
> aktivitas ini?
>
> Salam,
> DWF
>
> ----- Original Message -----
> From: "Andita NT Huda" <andita.h...@gmail.com>
> To: <greenli...@googlegroups.com>
> Cc: <rizkifahl...@yahoo.com>
> Sent: Friday, August 22, 2008 10:20 PM
> Subject: [greenlifestyle] Re: Solar Water Disinfection
>
> > Dear Mas Rizki
>
> > Apakah ada tempat/lokasi khusus untuk menjemurnya? Tahu sendiri
> > kualitas udara di Jabodetabek kurang baik & banyak partikel2 yang
> > ukurannya sangat kecil/tdk terlihat oleh mata telanjang. OK bactery
> > mati tapi gimana dengan partikel2 lainnya? Mohon informasinya.
>
> > Salam
>
> > Andita NT Huda
>

Rizki Fahlevi

unread,
Sep 1, 2008, 1:37:25 AM9/1/08
to greenli...@googlegroups.com
Terima kasih atas masukkan dari temen-teman yg lebih mengerti tentang metode SODIS ini, saya rasa pertanyaan dari teman-teman  sudah diwakili oleh Saudari Zubaidah dan Mas Yono dari Yogya krn kebetulan beliau pernah bekerjasama dgn program ini.

Terus terang saya juga baru pertama kali mengetahui ada metode seperti ini dan ada bagusnya juga utk menambah pengetahuan.

Saya coba jawab sedikit pertanyaan dari teman-teman, bila ada kesalahan mohon Mas Yono bisa menambahkan atau koreksi :
 
Apakah botol PET yang digunakan dan dijemur

dibawah terik matahari tidak berbahaya bila partikel zat kimia pembentuk
botol larut dalam air? dan berapa kali botol yang sama aman digunakan untuk
aktivitas ini?

Dari informasi yg saya dapat selam itu berbahan atau jenis PET relatif aman dan penggunaan plastik tersebut dapat digunakan selama botol tersebut tidak rusak, dalam arti mulus tanpa baret-baret krn baretan tersebut dapat menghalangi masuknya sinar UV secara sempurna yg dapat membunuh kuman.

Apakah ada tempat/lokasi khusus untuk menjemurnya? Tahu sendiri

kualitas udara di Jabodetabek kurang baik & banyak partikel2 yang
ukurannya sangat kecil/tdk terlihat oleh mata telanjang. OK bactery
mati tapi gimana dengan partikel2 lainnya? Mohon informasinya.

Tempat menjemurnya saya rasa bisa dimana saja selama bisa langsung terpapar sinar matahari dengan dialasi bahan berwarna hitam utk penyerapan sinar matahari.
Selama tertutup rapat dan udara tidak masuk selama penjemuran, kualitas air akan tetap terjaga. Tetapi seperti dijelaskan oleh saudari Zubaidah sinar UV hanya dapat membunuh bakteri, tetapi tidak dapat mematikan virus, jadi sebelum melakukan metode ini kita harus yakin bahwa air tersebut aman dari penyebaran virus..

Terima kasih atas masukkan, tanggapan dan koreksi dari teman-teman..


Rizki Fahlevi
--
Rizki Fahlevi

Yono Alban Timore

unread,
Sep 2, 2008, 12:45:48 AM9/2/08
to greenli...@googlegroups.com

Saya coba bantu jawab ya:

Botol air kemasan yang direkomendasikan menjadi botol SODIS aman untuk digunakan, dalam jangka waktu lama pemakaian sekalipun. Tentunya tergantung kondisi botol, jika botol telah baret atau buram, disarankan untuk diganti dengan botol yang baru karena dengan kondisi buram/baret pada botol menyebabkan proses "dis-infeksi" tidak terjadi dengan sempurna. Pengalaman di lapangan, botol akan terlihat buram dan baret pada umur pemakaian 3-4 bulan, tapi sekali lagi, ini juga tergantung perlakuan user terhadap botol SODIS yang digunakan, selain itu cuaca panas di tiap daerah berpengaruh terhadap "ketahanan" botol SODIS. Sebagai contoh, di daerah NTT yang memiliki cuaca panas "tinggi", umur botol tidak se-awet botol SODIS di NTB.

Lokasi atau tempat penjemuran bisa di mana aja, kuncinya adalah harus dipastikan bahwa tempat penjemuran SODIS harus terpapar matahari sepanjang penjemuran dilakukan. Salah satu pengalaman menarik tentang lokasi penjemuran ini adalah di beberapa rumah penduduk yang kita kenalkan SODIS dan mereka melakukan penjemuran, di jam-jam tertentu penjemuran botol SODIS terhalang oleh pohon atau posisi rumah. Dengan pengalaman ini, ketika melakukan penjemuran botol SODIS harus dipastikan dari pagi sampai sore tempat penjemuran benar-benar terbuka dan terpapar oleh sinar matahari langsung, jika tidak memungkinkan maka konsekuensinya adalah memindahkan botol SODIS di jam-jam di mana tempat penjemuran sebelumnya mulai terhalang.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa mengakses www.sodis.ch, link ini adalah situs resmi yang dikelola EAWAG/SANDES, Swiss, juga berisi berbagai pengalaman diseminasi SODIS di berbagai belahan dunia, tentunya berbagai informasi teknis untuk meyakinkan bahwa teknologi ini aman untuk digunakan dan menjadi salah satu alternatif untuk pengolahan air minum skala rumah tangga.

Semoga bermanfaat.


Yono Alban Timore
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages