Kemarin malam pas saya pesan nasi goreng dari pedagang di jalan di
depan tempat saya, saya tanya penjualnya ttg kemasan polystyrene yang
dia pakai untuk bungkus nasi goreng. Katanya kalau beli dalam jumlah
banyak harganya jadi lumayan murah... 100 kemasan = 25,000 ribu.
Sementara, 1 piring nasgor = 7,000...
Setahu saya polystyrene tidak begitu ramah lingkungan
(http://groups.google.com/group/greenlifestyle/msg/9aeb496a0a525988).
Seperti pernah dibagikan di milis ini, "Bahan ini harus dihindari dan
bahkan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian
tempat/bungkus makanan berbahan styrofoam ini termasuk negara China."
Kira2 ada gak kemasan alternatif yang mudah ditemukan dan yang lebih
murah dari polystyrene, tapi yang tetap bisa digunakan untuk makanan
panas? Kalau ada mungkin bisa diusulkan kpd pedagang2 makanan di
jalan...
Sementara itu, aku pakai piring sendiri...
Thanks sebelumnya,
-Nasigorengfanatic
Kemasan yang dipakai sama Bakmi GM itu mungkin bisa jadi contoh? Saya lupa,
sih, apa tepatnya nama kemasan itu... yang saya ingat dia liat seperti
plastik, tapi terurai dalam tanah. Tapi ndak tau soal harganya... Bakmi GM
sih bisa beli dalam partai besar. Tapi mungkin kalau para pedagang makanan
di samping Taman Menteng, misalnya, bergabung dan ramai-ramai membeli
sekaligus, kan pembeliannya juga bisa dalam partai besar...
Salam,
r.
-bakmifanatic- (not necessarily the GM version, though)
----- Original Message -----
From: "DUNAIS, Marc-Antoine" <dun...@gmail.com>
To: <greenli...@googlegroups.com>
Sent: Saturday, July 12, 2008 3:36 PM
Subject: [greenlifestyle] Tanya kemasan polystyrene (yg dikenal sbg
styrofoam)
>
-----Original Message-----
From: greenli...@googlegroups.com
[mailto:greenli...@googlegroups.com] On Behalf Of Reinhart Paat
Sent: 14 July 2008 07:25
To: greenli...@googlegroups.com
Subject: [greenlifestyle] Re: Tanya kemasan polystyrene (yg dikenal sbg
styrofoam)
----- Original Message -----From: Naneng SetiasihSent: Wednesday, July 16, 2008 1:22 PMSubject: [greenlifestyle] Re: Tanya kemasan polystyrene (yg dikenal sbg styrofoam)
ndak apa2 promosi. Aku sudah 3-4 bulan ini pake mangkuk tupperware
yang bisa ditekuk2 itu. tukang nasi goreng yang biasa aku beli, sudah
apal. bawa mangkuk sendiri dan tas sendiri.
Cuma aku penasaran aja dengan tupperware, karena plastiknya tidak ada
kode 1,2,3,dstnya. Hanya lambang sendok garpu aja. Mungkin....ini baru
dugaanku, kalau tidak salah tupperware punya jenis plastik tersendiri
dan dipatenkan. Mungkin tidak masuk kategori 1-7 itu.
Bayu
Prinsip reduce selain dilakukan oleh konsumen sebaiknya juga diperkenalkan pada para distributor (dlm hal ini supermarket dsb) soalnya saya pernah belanja dan bawa tas sendiri yg cukup besar, intinya memuat semua barang yg saya beli, tp tetep saja mbak2 kasirnya memilah2 barang2 belanjaan saya (sepertinya sih dipilah makanan dan bukan makanan) ke dalam plastik2 kecil baru kemudian dimasukkan ke tas saya … sama aja dong … pdhl sih produk yg saya beli sudah dikemas cukup baik, masa sih dibawa 1-2 jam dalam wadah yg sama (tas) akan menyebabkan kontaminasi? He3 …
Salam,
ZN
From:
greenli...@googlegroups.com [mailto:greenli...@googlegroups.com] On Behalf Of Dadan WF
Sent: 16 July 2008 14:58
To:
greenli...@googlegroups.com
Subject: [greenlifestyle] Re:
Tanya kemasan polystyrene (yg dikenal sbg styrofoam)
Dengan hidup sederhana, secukupnya dan tidak berlebihan terutama hal-hal yang bersifat keduniawian adalah jalan yang mau tidak mau harus dilalui semua orang kalau peduli terhadap kelestarian bumi ini. Setuju?
Salam,
DWF
-~----~------~--~---