Dari
http://archive.kaskus.us/thread/2819381:
Inilah enam jenis tanaman yang dapat Anda pilih untuk mengawali hobi
memelihara atau mengoleksi tanaman di rumah. Jenis tanaman ini kerap
direkomendasikan karena mudah tumbuh dan dapat bertahan dalam kondisi
pengairan yang tak pasti, pencahayaan yang kurang serta temperatur yang
fluktuatif. Tanaman ini akan tumbuh subur di pekarangan, kantor dan
bahkan terkadang di ruang yang sempit.
1. Sirih gading (Epipremnum pinnatum 'aureum')

Sirih gading dikenal dengan nama lolo munding/tali (Sunda), jalu
mampang, sulang (Jawa) dan samblung (Bali) adalah tanaman merambat
besar dengan batangnya yang bulat liats eperti terna, berbulu, bagian
pangkalnya sebesar lengan anak mempunyai akar-akar gantung yang panjang
meliliti pohon. Tanaman ini disebut devil's ivy atau photos, ditemukan
di Asia Tenggara hingga Australia.
Bentuk daunnya seperti daun sirih menyerupai jantung hati. Warna
daunnya unik, bercampur kuning membentuk motif seperti marmer. Sirih
Gading tak perlu perawatan khusus. Tanah gembur dicampur pupuk kandang
adalah media tanam yang cocok, Tanaman ini juga bisa hidup dengan akar
yang tumbuh subur di media air.
Tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman pot gantugn karena
batangnya yang langsing penuh daun. Bila ditanam di tanah batangnya
cenderung tumbuh membesar demikian pula daun-daunnya.
2. Lili Paris (Chlorophytum)

Lili paris atau Chlorophytum termasuk tanaman hias yang populer karena
relatif cepat tumbuh dengan daunnya yang menarik. Bunganya berwarna
putih, bila tanaman sudah cukup dewasa akan tumbuh anakan-anakan kecil
pada ujung-ujung batang di sekeliling tanaman.
Bila tanaman digunakan sebagai tanaman gantung kondisi ini akan membuat
bentuk yang menarik. Anakan ini juga berfungsi sebagai alat
perbanyakan. Tanaman ini cukup mudah beradaptasi dengan lingkungannya,
bisa tumbuh di tempat yang panas, sejuk, terkena sinar matahari
langsung ataupun tempat yang terlindung.
3. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)
Tanaman satu ini memang terbilang bandel. Mereka suka akan banyak
cahaya, tetapi juga bisa mengatasi kondisi minim cahaya. Tanaman ini
juga dapat bertahan hidup pada kisaran suhu 4 derajat Celcis hingga 37
derajat C, tapi akan tumbuh sehat dan bagus jika mendapatkan suhu pada
siang hari antara 20 derajat Celcius hingga 23 derajat Celcius dan
antara 15 derajat C hingga 18 derajat Celcius pada malam hari.
Media tumbuh bagi Sansevieria hanya berupa campuran dari tanah atau
pasir, kompos, sekam bakar, atau bisa ditambah kapur sebagai penjaga
kestabilan pH tanah. Jika tanaman ini ditempatkan di pot, sebaiknya
dasar pot diberi pecahan genting supaya sirkulasi air bagus.
4. Beragam spesies Dracaena

Dracaena banyak ragamnya dan cukup beken sebagai tanaman lanskap,
tanaman pot bahkan tanaman indoor. Beberapa nama yang populer adalah
Pardon Bali (D. draco), song of India (D. reflexa), tricolor (D.
marginata), dan D. sanderiana atau bambu hoki (bambu rezeki).
Dracaena mudah dibiakkan dengan stek batang. Ia termasuk tanaman
bandel. Bisa ditanam di dalam maupun di luar ruangan. Banyak yang
percaya, apabila disimpan di sudut ruangan rangkaian D. sanderiana atau
bambu rezeki tak hanya elok dipandang, tapi juga bisa mengubah
keberuntungan. Ia bahkan direkomendasikan oleh master fengsui dan
praktisi yang ingin memodifikasi ruangan agar terasa nyaman dan
berenergi.
Tanaman ini tahan terhadap cahaya, tetapi apabila disimpan di ruangan
terbuka jangan sampai terkena langsung sinar matahari. Dracaena bisa
bertahan pada temperatur minimal 16 derajat Celcius dengan pemberian
air hanya 2 kali dalam sebulan.
5. Sukulen dan kaktus
Ada banyak lusinan varietas sukulen dan kaktus yang dijual di toko
tanaman hias. Secara umum, sukulen adalah tanaman gurun dengan daun
tebal yang menyimpan air. Istilah sukulen diberikan bagi sekelompok
tanaman dengan karakteristik salah satu atau lebih bagian tubuhnya
dapat menyimpan air. Karakteristik semacam ini dimiliki juga oleh
kaktus. Oleh karena itu, semua jenis kaktus adalah juga sukulen, tapi
tidak semua sukulen adalah kaktus.
Umumnya, sukulen dan kaktus hidup di daerah yang sangat kering dan
jarang hujan. Dengan kemampuannya mengikat air tersebut maka
tanaman-tanaman ini bisa hidup walaupun lama tidak turun hujan.
Baik succulent maupun kaktus tumbuh dengan lambat. Untuk perawatan
terbaik, tempatkan jenis tanaman ini pada area yang tak terkena hujan
tetapi cukup mendapat sinar matahari. Untuk tanaman dalam ruangan, bawa
tanaman secara berkala 4 – 5 Hari sekali keluar untuk mendapatkan sinar
matahari selama 1 hari.
6. Bromeliad

Bromeliad atau bromelia adalah salah satu kelompok tanaman hias tropis
fenomenal dengan keragaman jenis yang mencapai sekitar 3.000 spesies.
Penampilan bromeliad sangat memukau dan sangat menjanjikan. Daunnya
roset dan kompak, ada juga yang pipih mirip kawat, corak dan pola
daunnya memiliki lebih dari 200 kombinasi, sosoknya mulai yang mini
hingga raksasa, jenis yang berbunga menghasilkan warna-warna cerah dan
gampang dirawat.
Anggota keluarga bromeliad yang terkenal antara lain : guzmania,
neoregelia, vriesea, tillandsia, cryptanthus, aechmea, dan nidularium.
Merawat Bromelia terbilang gampang. Media tanamnya pun bisa apa saja,
seperti sabut kelapa atau cacahan pakis. Ada jenis Bromelia yang tumbuh
bagus di media pakis. Bahkan, pertumbuhanya lebih baik dibanding jika
ditanam langsung di tanah. Kendati demikian, sebaiknya Bromelia tidak
ditanam langung di tanah, karena tanaman ini aslinya merupakan tanaman
epifit yang biasa hidup menumpang di batang-batang pohon di dalam hutan.