Download Buku Psikologi Anak

0 views
Skip to first unread message

Imke

unread,
Aug 3, 2024, 4:12:53 PM8/3/24
to gramimerop

Mam, psikologi perkembangan anak merupakan cabang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku seseorang dalam berbagai tahap perkembangan. Dimulai dari masa sebelum anak dilahirkan, selama masa bayi, masa kanak-kanak, masa usia sekolah, dan seterusnya. Yang termasuk ke dalam psikologi perkembangan anak diantaranya adalah perkembangan fisik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional.

Memahami mengenai psikologi perkembangan anak tentunya akan membantu Mam untuk memberikan dukungan yang tepat sehingga masa tumbuh kembang si Kecil bisa berjalan optimal. Pasalnya, tumbuh kembang anak melewati masa yang sangat penting. Yaitu masa usia dini, yang juga dikenal sebagai golden age. Masa dimana perkembangan otak anak sedang berjalan pesat dan anak dapat menyerap berbagai informasi seperti spons menyerap air sehingga disebut sebagai usia awal kesiapan belajar si Kecil.

Tetapi, bukan berarti Mam perlu sekolah khusus untuk belajar mengenai psikologi perkembangan anak, kok. Mam bisa mencari tahu melalui berbagai sumber. Misalnya dengan membaca buku-buku mengenai perkembangan anak. Nah, berikut ini adalah beberapa pilihan buku yang dapat membantu Mam memahami psikologi perkembangan anak. Intip, yuk!

Penulis: Maya S
Penerbit: C-Klik Media
Buku ini dirancang untuk memberikan penjelasan mengenai betapa pentingnya bagi Mam untuk memperhatikan perkembangan anak. Bahwa setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda dan bagaimana Mam dapat memahami anak.

Penulis: Reni Akbar-Hawadi
Penerbit: Grasindo
Buku ini menjabarkan mengenai bagaimana memahami perkembangan anak, mengenali kemampuan serta bakat anak. Juga bagaimana sebaiknya Mam mendampingi anak di masa tumbuh kembang ini dan bagaimana mengembangkan bakat serta potensi anak. Memberikan informasi mengenai teori perkembangan berikut Langkah-langkah praktis yang bisa langsung diterapkan oleh orangtua.

Jika Mam masih memerlukan informasi lebih jauh mengenai perkembangan si Kecil, atau Mam menemui masalah yang membuat Mam cemas, tentunya Mam juga bisa berdiskusi dengan ahlinya. Misalnya dengan dokter spesialis anak atau psikolog anak. Yuk, terus memperkaya diri dengan informasi yang akurat seputar tumbuh kembang si Kecil dan Mam juga bisa mendapatkan cara pintar untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Jika Mam atau Pap memiliki riwayat alergi, anak-anak mungkin juga berpotensi memiliki alergi tersebut. Alergi sendiri berkaitan erat dengan sistem imun sebagai reaksi membela diri untuk melawan saat ada zat tertentu atau alergen sebagai pemicunya.

Waktu tidur adalah kebutuhan dasar manusia karena berperan penting untuk fisik dan mental, baik bagi orang dewasa dan terlebih bagi anak-anak. Saat tidur, organ tubuh kita melakukan proses revitalisasi atau perbaikan.

Jika Si Kecil sakit, tentu Mam & Pap akan merasa khawatir. Terlebih jika sakit yang dialami membuat Si Kecil kehilangan keceriaan dan menghambat proses belajarnya. Salah satu masalah kesehatan yang kerap dikeluhkan anak-anak adalah sakit perut.

Para orangtua dan pendidik tak boleh putus asa menghadapi kenyataan. Dalam keluarga adalah hal wajar apabila kedapatan anak-anak sering berdusta, mencuri, membolos, bahkan kabur dari rumah. Jangan pula buru-buru memutuskan bahwa anak bermasalah sehingga harus segera menghukumnya. Buku psikologi anak bermasalah ditulis dengan bahasa ilmiah sederhana dan dilengkapi dengan contoh-contoh praktis.

Buku ini dapat membantu mencari penyelesaian beraneka ragam kesulitan dalam menghadapi permasalahan anak. Materi membahas persoalan-persoalan menyangkut anak yang dialami orangtua, khususnya anak berumur di bawah 12 tahun, yang belum menginjak masa pubertas.

Dalam buku ini akan ditemukan sumber persoalan dan penyebab dari kelakuan nakal. Pembaca bisa memahami dan menerapkan cara-cara untuk mencegah, memperbaik perilaku anak. Di samping itu sangat memungkinkan bagi pembaca menghapuskan sumber permasalahan pada diri anak.

Dalam kehidupan anak terdapat dua proses yang beroperasi secara kontinu, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Kedua proses tersebut berlangsung secara interdependen atau saling bergantung satu sama lain. Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif, yaitu peningkatan ukuran dan struktur tubuh. Sebaliknya, perkembangan berkaitan dengan perubahan kualitatif dan kuantitatif, yaitu deretan progresif dari perubahan yang teratur dan koheren (saling berkaitan).

Hal ini menunjukkan adanya hubungan nyata antara perubahan yang terjadi dan perubahan yang telah didahului atau yang akan mengikutinya. Tahapan perkembangan anak yang dikemukakan para ahli berbeda-beda, tetapi tidak saling bertetangan karena setiap tahapa tersebut bertitik tolak pada perbedaan budaya dari tiap-tiap teori. Umumnya, tahapan perkembangan anak dibagi 4, yiatu masa bayi neonatal (0-2 minggu), masa bayi (2 minggu- 2 tahun), awal masa kanak-kanak (2-6 tahun) dan akhir masa kanak-kanak (6-13 tahun).

Hal ini dikarenakan remaja berada dibawah tekanan sosial dan menghadapi kondisi baru, yang tidak ia persiapkan sejak masa anak-anak. Ketidakstabilan emosi juga disebabkan dampak dari usaha penyesuaian diri pada pola perilku baru dan harapan sosia baru, misalnya masalah percintaan.

Keunggulan dari buku Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja ini sangat menarik karena pokok bahasan pada buku ini cukup banyak dan bervariasi sehingga cukup jadi acuan dan referensi untuk belajar. Namun di dalam buku kurang adanya gambar untuk mendukung isi dari materi dalam buku ini.

Kecerdasan alamiah merupakan potensi bawaan setiap anak yang dilahirkan. Karenanya, pendidikan merupakan upaya mengembangkan potensi dan menstimulusnya, sehingga teraktualisasi menjadi potensi yang berkembang menjadi kemampuan. Perilaku anak usia dini dapat dikembangkan melaui sikap dan tindakannya.

Dalam perkembangannya, anak usia dini pada masa keemasan (gold age), dijadikan sebagai landasan dalam perkembangan anak di masa selanjutnya. Pelbagai problem anak usia dini, tidak terlepas dari masa perkembangannya di usia dini. Karenanya, perlu deteksi sejak dini, sehingga tidak mengganggu pada tahap perkembangan masa keemasannya.

Buku ini membahas perihal pengembangan perilaku dan kemampuan dasar anak usia dini, aspek, dan tahap-tahap perkembangannya. Buku ini disarankan bagi para pendidik, para orang tua, dan siapa saja yang berminat dengan bidang psikologi anak.

Dr. Yuzarion, S.Ag., S.Psi., M.Si. Dosen tetap Magister Psikologi Fakultas Psikologi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Berkualifikasi Doktor Psikologi Pendidikan dari Universitas Negeri Malang. Buku yang pernah ditulis; Seri Buku Antologi Psikologi Pendidikan: Solusi Praktis Permasalahan Pendidikan, Model Kecenderungan atas Nama Agama Islam, Psikologi Taqwa: Menghadirkan Diri, Hati, dan Jiwa Muttaqien, Model Teoretis Dinamika Psikologis Self-Regulated Learning, Keterkaitan Dinamika Psikologis Keberfungsian Keluarga dengan Self-Regulated Learning, Pengembangan Nilai-Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini (Seri Buku PAUD), Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini (Seri Buku PAUD) serta telah menulis puluhan artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional lima tahun terakhir

Buku Psikologi Pendidikan yang diterbitkan oleh PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1993, ini adalah panduan pengetahuan untuk mempelajari dan memahami kondisi psikologis anak didik yang heterogen agar para pendidik dapat memberikan perlakuan selaras demi terwujudnya keberhasilan proses belajar yang lebih berpihak kepada mereka. Ragam perbedaan karakteristik anak didik terletak pada kemampuan intelegensi, peran gender, tipe dan dinamika kepribadian, bakat, serta minat mereka yang akan terus mengalami perubahan sesuai dengan tahap-tahap perkembangan yang dilaluinya.

Perkembangan selalu diiringi dengan dinamika psikologis pada setiap tahapnya sehingga seorang pendidik perlu mempelajari sifat-sifat khas yang timbul dan faktor-faktor yang mempengaruhinya kemudian berusaha mendorong perubahan tersebut menuju arah yang tepat. Mengutip Teori Konvergensi dalam buku ini, William Stern berpendapat bahwa perkembangan individu ditentukan oleh faktor bawaan (bakat) dan dukungan faktor lingkungan. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan anak didik tidak hanya ditentukan oleh potensi yang ada dalam dirinya saja tetapi juga dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan para pendidik.

Menurut penulis buku, Sumadi Suryabrata, B.A., Drs., M.A., Ed.S., Ph.D., aktivitas inti dari psikologi pendidikan yang sesungguhnya adalah proses belajar dan mengajar untuk menghasilkan perubahan karakter dalam diri anak didik karena itu seorang pendidik perlu mempelajari tentang definisi belajar, proses psikologis dari aktivitas belajar, dasar hukum dalam belajar, karakteristik anak didik, kurikulum, metode pembelajaran, pengetahuan tentang pendidikan luar biasa, hambatan psikologis, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan belajar.

Peran bimbingan dan konseling berusaha memberikan bantuan agar anak didik bisa berkembang secara wajar dan memperoleh ketenteraman batin saat mengikuti proses belajar karena ketika mereka berhadapan dengan masalah sangat membutuhkan bantuan yang tepat dan terarah. Bimbingan dan konseling juga menjadi media diskusi yang tepat antara konselor dengan anak didik untuk menuntun mereka dalam mengembangkan kemampuan problem solving, menentukan karir akademik, dan mengenal dunia kerja.

Efektivitas evaluasi menentukan keberhasilan atau kegagalan proses belajar, tidak hanya dilakukan dalam bentuk test/pengujian hasil belajar saja tetapi merupakan penilaian menyeluruh terhadap semua aspek yang pada hakikatnya menunjukkan tentang besarnya tugas/tanggung jawab seorang pendidik terhadap anak didik. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Alzena Masykouri M.Psi, Psi. adalah seorang psikolog anak dan remaja. Beliau meraih gelar sarjana psikologi di Universitas Padjajaran pada tahun 2000, lalu melanjutkan studinya dan meraih gelar Magister Psikologi (Klinis Anak & Psikologi Pendidikan) pada tahun 2002 dari Universitas Indonesia.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages