Bangsa kita dibesarkan oleh sejarah, itulah sebabnya sebagai generasi bangsa kita patut memaknai sejarah sebagai pelajaran hidup untuk lebih baik lagi. Dari peristiwa sejarah Indonesia, kita dapat belajar banyak hal dari para pahlawan nasional atas pengabdian dan keberaniannya berjuang untuk bangsa Indonesia.
Dinobatkan sebagai pahlawan nasional tentu bukan hal sembarangan. Para pahlawan nasional tersebut pasti orang yang hebat dan memiliki andil besar terhadap kemerdekaan bangsa Indonesia. Mengenal para pahlawan nasional berarti belajar memaknai sejarah dan menghormati jasa dan perjuangan mereka di masa lalu.
Hal tersebut memang seharusnya dilakukan oleh generasi bangsa sebagai warga negara yang baik karena masa depan bangsa ada di tangan kita. Bangsa yang luar biasa adalah mereka yang menghormati dan bisa belajar dari sejarah atau masa lalunya untuk maju. Berikut ini daftar para pahlawan nasional bangsa Indonesia yang perlu Grameds ketahui agar bisa meneladani pengabdian mereka terhadap bangsa.
Ir. Soekarno atau akrab juga disapa Bung Karno adalah Presiden pertama Republik Indonesia yang lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya. Grameds pasti sudah tidak asing dengan pahlawan nasional kita yang satu ini. Sang proklamator ini memiliki peran yang sangat penting bagi kemerdekaan Indonesia bahkan jauh sebelum Indonesia Merdeka. Soekarno sudah berjuang sejak usianya baru 14 tahun dengan bergabung dalam organisasi kepemudaan Jong Java saat sekolah di Hogere Burger School (HBS) Surabaya.
Tan Malaka atau bernama lengkap Sutan Ibrahim adalah pahlawan nasional yang berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia namun banyak orang yang kurang mengenalnya. Padahal namanya sangat melegenda bahkan kisah hidupnya pernah diteliti oleh sejarawan Belanda bernama Harry Albert Poeze selama berpuluh-puluh tahun.
Semasa hidupnya, Tan Malaka hidup nomaden dari satu negara ke negara lain, termasuk Rusia. Disanalah Tan Malaka menjadi anggota Comintern (anggota komunis Internasional). Banyak pemikiran-pemikiran Tan Malaka yang mempelopori berdirinya bangsa Indonesia, misalnya tertuang dalam salah satu karya terbesarnya berjudul Madilog.
Sukarni Kartodiwirjo merupakan salah satu pahlawan nasional asal Jawa Timur yang berperan penting dibalik sejarah proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Dalam peristiwa bersejarah tersebut, Sukarni mewakili kelompok muda untuk mendesak Soekarno dan Moh. Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan. Ia dan pemuda lainnya lah yang menculik kedua pemimpin tersebut ke Rengasdengklok, Jawa Barat untuk secepatnya menyusun teks proklamasi.
Pahlawan nasional yang diangkat oleh Jokowi tahun 2014 ini lahir di Blitar pada 14 Juli 1916 dan tumbuh sebagai orang yang sangat membenci Belanda. Ia bahkan memiliki catatan khusus tentang perkelahiannya dengan anak-anak Belanda. Sejak usia 14 tahun, Sukarni sudah bergabung dalam organisasi perhimpunan Indonesia muda. Sejak itulah ia tumbuh menjadi sosok yang kritis dan berani.
Ki Hajar Dewantara atau yang bernama lengkap Raden Soewardi Soerjaningrat adalah pahlawan nasional yang datang dari keluarga bangsawan keraton dan menjadi aktivis pergerakan kemerdekaan. Ia adalah pahlawan yang memiliki peran penting dalam membangun bangsa hingga disebut sebagai bapak pendidikan Indonesia. Ia adalah menteri pendidikan dan kebudayaan pertama Indonesia yang mendirikan sekolah bernama Perguruan Nasional Taman Siswa atau yang kita kenal sekarang Taman Siswa.
Cut Nyak Dien adalah pahlawan nasional wanita kelahiran 1848 asal Aceh yang paling ditakuti oleh Belanda. Ia mulai aktif melawan Belanda sejak kematian suaminya, Teuku Cek Ibrahim dan bersumpah akan menghancurkan Belanda. Setelah ia akhirnya menikah lagi dengan Teuku Umar dan bersama-sama melawan Belanda secara gerilya. Mereka berhasil menyerang dan mendesak Belanda di Banda Aceh (Kutaraja) dan Meulaboh.
Cut Nyak Dien adalah seorang pahlawan perwakilan dari kesultanan Aceh pada masa pemerintahan Iskandar Muda di Pariaman. Ia terkenal sebagai pahlawan wanita yang sangat tangguh dalam melawan penjajah Belanda saat itu. Bahkan ia tetap tidak menyerah melawan Belanda meskipun Suaminya, Teuku Umar tertangkap. Ia terus melanjutkan perlawan bersama pasukannya hingga tahun 1901.
Martha Christina Tiahahu adalah pahlawan nasional wanita yang merupakan anak dari Kapitan Paulus Tiahahu yang membantu Kapitan Pattimura melawan Belanda pada tahun 1917. Sejak umur 17 tahun, Martha sudah mengetahui rencana ayahnya melawan Belanda. Ia sangat ingin ikut bersama ayahnya bertempur melawan pemerintah kolonial saat itu, meskipun ayahnya melarang.
Ia pun meninggal dunia setelah menolak makan dan jatuh sakit ketika kapal Belanda yang menangkap ingin membawanya ke Jawa. Martha Christina Tiahahu adalah pahlawan nasional wanita termuda dari jajaran tokoh yang lainnya.
Nah, itulah beberapa daftar para pahlawan nasional yang menginspirasi bagi bangsa Indonesia. Dari daftar diatas apakah masih ada yang belum Grameds ketahui? Sebenarnya masih ada banyak lagi para pahlawan nasional Indonesia yang menginspirasi, daftar diatas hanya sebagian saja. Dari daftar para pahlawan di atas apakah sekarang Grameds sadar bahwa ternyata kita memiliki orang-orang hebat yang telah membangun bangsa Ini.
Sebagai warga negara Indonesia kita patut bangga dan bersyukur berada dalam bangsa yang tumbuh dengan baik berkat orang orang inspiratif di belakangnya. Mungkin saat di bangku sekolah kita pernah merasa bosan belajar sejarah, termasuk mengenal para pahlawan nasional ini. Namun perlu Grameds ketahui bahwa kisah-kisah mereka bisa dijadikan teladan sekaligus sumber inspirasi, misalnya kita jadi tidak mudah menyerah, saling tolong menolong, saling menghargai, dan nilai-nilai positif lainnya.
Buku sejarah ini akan sangat membantu, terutama anak-anak untuk mulai mengenal dan belajar sejarah Indonesia melalui seorang tokoh pahlawan. Hal ini juga mampu memberikan mereka motivasi dan nilai-nilai positif yang mudah dipahami. Koleksi buku-buku untuk sejarah anak-anak lengkap dalam seri pahlawan nasional berikut ini, bisa kalian lihat di sini.
Semoga bermanfaat!
Perayaan ini, selain mengingat dan bersyukur atas kemerdekaan yang diraih 77 tahun silam, juga menjadi penghormatan kepada pahlawan-pahlawan nasional yang sudah berjuang mendapatkan kemerdekaan di medan perang.
Sahabat, tahu nggak sih, ada juga loh tokoh-tokoh pahlawan nasional yang berasal dari wilayah NTT (Nusa Tenggara Timur). Mereka dikenal dengan dedikasinya dalam perjuangan kemerdekaan, serta pendidikan di Indonesia. Wah, siapa saja ya tokoh pahlawan nasional dari NTT?
Selain itu, ia juga seorang ahli dalam bidang ketenagaan, awal mulanya pada tenaga atom, kemudian energi secara general. Khusus mengenai tenaga atom, Prof. Dr. Ir. Herman Johannes dua kali mengikuti konferensi internasional sebagai anggota delegasi Indonesia, yaitu di Jenewa tahun 1955 dan Tokyo tahun 1957. Ia juga menemukan bahwa ilalang bisa dijadikan alternatif pengganti bensin.
Wilhelmus Zakaria Johannes lahir pada tahun 1895 di Termanu, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan pahlawan nasional pada bidang pendidikan dan pejuang Pergerakan Nasional. Ia juga merupakan ahli rontgen pertama Indonesia dan merupakan pelopor Medis bidang radiologi.
Nah, itu dia 3 pahlawan nasional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Ketiganya dikenal dengan jasa-jasa mereka baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta perjuangan mulai dari pra-kemerdekaan hingga pasca-kemerdekaan.
31c5a71286