Soal Seleksi Osn Ipa Smp Tingkat Sekolah

0 views
Skip to first unread message

Aide Broeckel

unread,
Aug 4, 2024, 10:32:05 PM8/4/24
to goldgertmiti
Mulai2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan kebijakan baru untuk ujian akhir di jenjang sekolah dasar (SD), yakni dengan menerapkan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) bagi peserta didik kelas 6. USBN di tingkat SD hanya menguji tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Sebelumnya, pada 2017 ada dua jenis ujian di jenjang SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), yaitu Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) dan Ujian Sekolah. Kemudian tahun ini berubah menjadi USBN dan Ujian Sekolah. Jika USBN hanya mengujikan tiga mata pelajaran, maka US mengujikan lima mata pelajaran, yakni Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan, dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga.


Dengan perubahan format ujian dari US/M menjadi USBN, maka berubah pula pola pembuatan naskah soal ujian. Sebelumnya, pada US/M, sebanyak 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal anchor (jangkar), dan 75 persen soal disiapkan oleh guru yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama.


Sekarang, pada USBN 2018, sebesar 20 sampai 25 persen soal disiapkan oleh Pusat sebagai soal jangkar, dan 75 sampai 80 persen disiapkan oleh guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG). Kemudian untuk ujian sekolah (US), seluruh soal disiapkan sekolah berdasarkan kisi-kisi nasional yang ditetapkan oleh Pusat, yaitu Kemendikbud bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).


Soal USBN SD juga akan menyertakan soal berbentuk uraian sebanyak 10 persen dari total soal. Hal ini berbeda dengan US/M yang berlaku pada tahun sebelumnya, di mana semua soal berbentuk pilihan ganda. Khusus lima mata pelajaran pada US, soal-soal akan dibuat oleh guru masing-masing sekolah. Meksipun begitu, Kemendikbud akan mendorong guru-guru untuk membuat soal US dengan kombinasi antara pilihan ganda dan uraian. Soal berbentuk uraian dinilai sebagai salah satu metode tepat untuk memenuhi kompetensi generasi abad 21 yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau dikenal sebagai high order thinking skill (HOTS).


Secara teknis, pelaksanaan USBN untuk SD/MI sudah bisa menerapkan ujian berbasis komputer, khusus soal yang berbentuk pilihan ganda saja. Kemudian soal uraiannya akan dikerjakan siswa pada kertas jawaban uraian USBN atau secara manual.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, salah satu fungsi USBN adalah meningkatkan peran dan kualitas guru, terutama dalam melakukan evaluasi belajar bagi peserta didiknya, termasuk guru SD yang diterapkan melalui USBN tahun ini. Guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) memegang peran yang besar dalam proses pembuatan soal USBN.


Pembuatan soal USBN oleh guru bertujuan untuk merevitalisasi peran guru terutama di dalam menguasai salah satu tugas pokoknya, yaitu penilaian. Selama ini, kebanyakan soal US ditetapkan oleh provinsi atau dari institusi tertentu, bahkan mengambil dari bimbingan belajar atau dari Lembar Kerja Siswa. Soal-soal tersebut tidak dibuat oleh guru yang bersangkutan.


Hal itu tidak sesuai dengan tugas pokok guru yang harus bertanggung jawab dalam mengevaluasi atau melakukan penilaian terhadap peserta didiknya. Melalui pelaksanaan USBN, diharapkan peran guru yang selama ini hilang tersebut, bisa kembali.


Kemendikbud telah menyelenggarakan pelatihan-pelatihan membuat soal untuk mendukung guru-guru dalam meningkatkan peran dan kualitasnya. Dengan begitu, ada upaya pembinaan dan pendampingan dari pemerintah pusat bagi guru-guru dalam membuat soal, sehingga diharapkan pelatihan tersebut mampu meningkatkan kompetensi mereka dalam membuat soal-soal yang lebih berkualitas.


Setelah mengikuti pelatihan itu, diharapakan guru-guru juga dapat lebih teratur dalam membuat perencanaan mengajar dalam proses belajar, hingga mampu membuat soal sendiri dan tidak lagi mengambil soal dari pihak lain. Kemendikbud melakukan seleksi untuk menentukan guru-guru yang membuat soal USBN, sehingga ada proses penyaringan juga di KKG atau MGMP bagi guru yang akan membuat soal tersebut.


Salah satu yang menjadi pertimbangannya adalah bahwa guru juga harus memahami tentang standar kompetensi lulusan yang diharapkan dan mampu membuat soal sesuai dengan standar itu. Dengan begitu, soal yang keluar bukan hanya berasal dari materi yang sudah diajarkan oleh guru saja, melainkan kompetensi apa yang seharusnya dimiliki oleh siswa setelah lulus sekolah. (DES)


Dikutip dari buku Master Super Komplit Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka karya Farahayu Dwi Rahmawati SSi dan Tim Master Bina Indonesia, 15 contoh soal ujian sekolah matematika kelas 9 SMP ini telah sesuai Kurikulum Merdeka. Tunggu apa lagi, yuk kerjakan soalnya!


2. Seorang pemborong memperkirakan dapat menyelesaikan proyek selama 60 hari dengan 20 pekerja. Setelah dikerjakan selama 15 hari, proyek terhenti selama 9 hari. Agar proyek selesai tepat waktu, maka diperlukan tambahan pekerja sebanyak.....


4. Andi menyimpan uang di koperasi sebesar Rp 1.500.000,00. Koperasi memberi bunga tabungan sebesar 10% tiap tahun. Jika Andi menabung selama 8 bulan, maka jumlah bunga tabungan yang diterima Andi adalah.....


8. Dari 40 siswa sebuah taman kanak-kanak, diketahui bahwa 30 siswa gemar mewarnai, 20 siswa gemar menggambar dan 17 siswa gemar keduanya. Maka banyak siswa yang tidak gemar keduanya adalah ..... siswa


14. Sebuah tanah berbentuk setengah lingkaran dengan diameter 42 m. Di sekeliling tanah tersebut akan ditanami pohon kelapa dengan jarak antar pohon 3 m. Banyak pohon kelapa yang dibutuhkan adalah.....


15. Di sebuah tempat parkir terdapat 75 buah kendaraan yang terdiri dari sepeda motor dan mobil. Jumlah seluruh rodanya adalah 210. Tarif parkir untuk sepeda motor adalah Rp 1.500,00 dan mobil Rp 3.000,00. Jadi pendapatan tukang parkir tersebut adalah....


Itulah 15 contoh soal latihan US matematika kelas 9 SMP. Bagi siswa kelas 12, yuk ukur kesiapan kamu dalam menghadapi UTBK SNBT 2024 melalui try out online gratis Let's Try It Out Online, supported by Magenta Media pada Selasa, 23 April 2024.


Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan Penyusunan dan Validasi Kisi-kisi Soal Ujian Sumatif akhir Pendidikan Agama Islam jenjang SD/SMP/SMA/SMK tahun 2023/2024 tingkat Provinsi Aceh.


Peserta kegiatan Islam terdiri dari GPAI dan Pengawas PAI serta unsur Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Aceh sebagai Panitia, Tim Penyusun dan Tim Validasi serta sebagai Narasumber.


Kabid PAI, H Khairul Azhar SAg MSi menyampaikan bahwa pelaksanaan penyusunan kisi-kisi asesmen sumatif mata pelajaran Pendidikan Agama Islam jenjang SD, SMP, SMA dan SMK ini dilaksanakan untuk menghasilkan panduan kisi-kisi asesmen soal ujian sumatif akhir mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada semua jenjang sekolah umum.


Workshop penyusunan soal Ujian Sekolah (US) dilakukan di lingkungan sekolah pada tanggal 6 april 2021 dengan Nara sumber Dr. H. Iwa Wiswara Syamsu, M.Pd. Workshop kali ini dihadiri oleh kepala sekolah dan ketua Yayasan Insan Cinta Bakti Ny. Bonur P, S.H, M.H sekaligus membuka acara kegiatan workshop penyusunan soal US. Selain itu juga pelaksanaan workshop ini diikuti oleh beberapa orang guru mata pelajaran yang diikutsertakan pada pelaksanaan Ujian Sekolah.


Dengan penuh tekad, para peserta didik berkumpul di lab komputer sekolah untuk mengikuti seleksi yang diadakan setiap tahun ini. Mereka menunjukkan keterampilan dan kecerdasan mereka dalam menyelesaikan soal-soal yang telah disiapkan oleh panitia seleksi, yang mencakup berbagai bidang ilmu sains seperti matematika, fisika, kimia, biologi, dan informatika.


Para peserta didik menunjukkan konsentrasi yang tinggi saat mengerjakan soal-soal seleksi. Mereka menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama ini untuk menjawab setiap tantangan dengan penuh keyakinan.


Seleksi OSN tingkat kabupaten ini diharapkan dapat menjadi wahana bagi para peserta didik untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka di bidang sains. Dengan semangat dan kerja keras, mereka berharap bisa meraih prestasi yang gemilang dan mengharumkan nama SMA Negeri 4 Praya di tingkat yang lebih luas.


Berikut Download Soal Seleksi OSN KSN-K SMA. Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kompetisi Sains Tingkat Kabupaten/Kota bertujuan untuk memfasilitasi bakat, minat, dan prestasi peserta didik di bidang sains. Selain itu, kompetisi sains diharapkan mampu membentuk peserta didik berprestasi yang jujur, disiplin, sportif, tekun, kreatif, tangguh, cinta tanah air dan berkarakter.


Adapun bidang lomba dalam OSN Kompetisi Sains Tingkat Kabupaten/Kota meliputi 9 (sembilan) bidang keilmuan, yaitu: Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.


Mekanisme seleksi penyelenggaraan OSN dilakukan mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota. Berikut ini Download file Soal dan Jawaban Seleksi Olimpiade Sains Nasional Kompetisi Sains Tingkat Kabupaten/Kota Sumber tertera dalam file:


Tags: KSN-K Astronomi SMA, KSN-K Biologi SMA, KSN-K Ekonomi SMA, KSN-K Fisika SMA, KSN-K Informatika dan Komputer SMA, KSN-K Kebumian SMA, KSN-K Kimia SMA, KSN-K Matematika SMA, Olimpiade Sains Nasional, Soal dan Jawaban Seleksi OSN KSN


Jumat,31 Januari 2020 SMP Negeri 1 Tuban melaksanakan seleksi Kompetisi SainsNasional. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, event tahunan berskala nasional inidisebut Olimpiade Sains Nasional (OSN), pada tahun 2020 berubah nama menjadiKompetisi Sains Nasional (KSN). Namun mata pelajaran yang dilombakan tetapterdiri dari 3 mapel untuk kategori SMP. Yaitu, Matematika, IPA, dan IPS.Sebelum maju ke tingkat Kabupaten, SMP N 1 Tuban melakukan tahap seleksiinternal yang hanya diikuti oleh siswa SMP N 1 Tuban.


Pesertaseleksi KSN tingkat sekolah ini merupakan siswa dari kelas VII dan VIII. Dansetiap mapel, diikuti oleh 3 siswa dari perwakilan kelas masing-masing danpeserta dari siswa Kegiatan Non Akademik (KNA) masing-masing mapel. Sehingga,pelaksanaan KSN tingkat sekolah hari ini diikuti oleh 175 peserta, yang terdiridari 66 peserta Kompetisi Matematika, 66 peserta Kompetisi IPA, dan 43 pesertaKompetisi IPS.

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages