[golang-id.org] Kuartal I 2020

40 views
Skip to first unread message

Personal

unread,
Apr 18, 2020, 4:47:28 AM4/18/20
to gola...@googlegroups.com
Halo gopher Indonesia,

Di kuartal I 2020 ini tidak banyak artikel baru tapi cukup untuk menemani akhir pekan teman-teman semua di rumah.

Beberapa berita terbaru di kuartal I ini,

* rilis stabil Go 1.14
* versi terbaru dari protocol buffer, dan
* situs baru https://pkg.go.dev yang nanti akan mengganti godoc.org

Beberapa artikel lama yang layak dibaca yaitu tentang bagaimana strings, slice, normalisasi teks, dan cara profiling program di Go,

* https://golang-id.org/blog/slices , melihat bagaimana internal slices bekerja
* https://golang-id.org/blog/strings , melihat bagaimana strings sebenarya dalam Go
* https://golang-id.org/blog/normalization , mengetahui bagaimana normalisasi teks dalam Go
* https://golang-id.org//blog/profiling-go-programs , cara menggunakan "go tool pprof"

Untuk semuanya jaga kesehatan, jaga jarak, tetap di rumah; mari bersama-sama membantu teman-teman dokter dan perawat yang berada di garda depan supaya pandemi ini tidak semakin parah.

Berikut ringkasan perubahan dalam kuartal I ini.

== 2020 Q1

=== 2020.03

* pembaruan: memasang go - source

https://golang-id.org/doc/install

Pembaruan ini menyesuaikan dokumentasi cara pemasangan dengan artikel
terbaru di _upstream_ (@gedenata).

* blog: terjemahkan artikel "Profiling Go Programs"

https://golang-id.org//blog/profiling-go-programs

Blog yang menjelaskan cara menggunakan perkakas "go tool pprof" untuk
menganalisis penggunaan memori dan CPU di program Go.

* blog: terjemahkan "Third-party libraries: goprotobuf and beyond"

https://golang-id.org/blog/third-party-libraries-goprotobuf-and

Blog lama tentang implementasi protocol buffer (protobuf) pada Go.

* blog: terjemahkan "A new Go API for Protocol Buffers"

https://golang-id.org/blog/a-new-go-api-for-protocol-buffers

Blog baru yang mengabarkan versi baru dari paket protocol buffer yang
memperbaiki permasalahan yang ditemukan pada versi lama.
Bagi pengguna Go yang menggunakan protobuf, dan belum tahu adanya versi
baru, sila baca artikel ini.

* blog: Go 1.14 is released

https://golang-id.org/blog/go1.14

Rilis stabil terbaru dari Go 1.14.
Sejak rilis terbaru ini ada beberapa isu yang bisa dikatakan mayor, dan
sudah diperbaiki pada rilis minor 1.14.2.

* blog: terjemahkan "Learn Go from your browser"

https://golang-id.org/blog/learn-go-from-your-browser

Blog lama tentang rilis pembelajaran Go lewat peramban yang sekarang sudah
tersedia dalam bahasa Indonesia: https://tour.golang-id.org.

* blog: terjemahkan "Inside the Go Playground"

https://golang-id.org/blog/playground

Dalam artikel ini kita akan melihat bagaimana playground diimplementasikan dan
diintegrasikan dengan layanan-layanan lainnya.
Implementasi mengikutkan beragam lingkungan sistem operasi dan _runtime_
dan penjelasan kita sekarang mengasumsikan Anda akrab dengan pemrograman
sistem menggunakan Go.

=== 2020.02

* blog: terjemahkan artikel "Introducing the Go Playground"

https://golang-id.org/blog/introducing-go-playground

Blog lama tentang rilis playground di situs golang.org.

* blog: terjemahkan artikel "Text normalization in Go"

https://golang-id.org/blog/normalization

Artikel yang membahas lebih dalam tentang proses normalisasi teks UTF-8
dalam paket dan program Go.

* blog: terjemahkan artikel "Strings, bytes, runes and characters in Go"

https://golang-id.org/blog/strings

String tampak terlalu simpel untuk sebuah artikel, namun untuk
menggunakannya dengan baik membutuhkan pemahaman tidak hanya bagaimana cara
ia bekerja, tetapi juga perbedaan antara sebuah byte, karakter, dan rune,
perbedaan antara Unicode dan UTF-8, perbedaan antara sebuah string dan
literal string, dan perbedaan lain yang lebih halus.

Salah satu cara untuk mengkaji topik ini yaitu dengan membayangkannya
sebagai sebuah jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan, "Saat saya
mengindeks string pada Go pada posisi n, kenapa saya tidak mendapatkan
karakter ke-n?" Seperti yang akan kita lihat nantinya, pertanyaan ini
mengarahkan kita pada banyak hal tentang bagaimana teks bekerja dalam dunia
nyata.

* blog: terjemahkan blog baru "Next steps for pkg.go.dev"

https://golang-id.org/blog/pkg.go.dev-2020

Di tahun 2019, kami meluncurkan go.dev, sebuah situs baru untuk para
pengembang Go.

Sebagai bagian dari situs tersebut, kami juga meluncurkan pkg.go.dev, pusat
sumber informasi dari modul dan paket Go. Seperti halnya godoc.org,
pkg.go.dev melayani dokumentasi Go. Namun, pkg.go.dev dapat membaca modul
dan memiliki informasi tentang versi-versi sebelumnya dari sebuah paket!

Di tahun ini, kami akan menambahkan beberapa fitur ke pkg.go.dev untuk
membantu pengguna supaya lebih baik memahami dependensi mereka dan dalam
membuat keputusan terhadap pustaka yang akan mereka impor.


=== 2020.01

* blog: terjemahkan "Arrays, slices (and strings): The mechanics of 'append'"

https://golang-id.org/blog/slices

Salah satu fitur paling umum dari bahasa pemrograman prosedural yaitu
konsep dari sebuah array (larik). Array tampak seperti hal yang simpel
namun ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab saat menambahkan array ke
dalam sebuah bahasa pemrograman, seperti:

* apakah ukuran array tetap atau dinamis?
* apakah ukuran bagian dari tipe?
* seperti apa bentuk dari array multi dimensi?
* apakah array kosong ada maknanya?

Jawaban dari pertanyaan tersebut memengaruhi apakah array adalah sebuah
fitur atau bagian inti dari rancangan bahasa (pemrograman).

Pada awal pengembangan Go, dibutuhkan sekitar setahun untuk memutuskan
jawaban dari pertanyaan tersebut sebelum rancangannya dirasakan tepat.
Langkah kuncinya adalah pengenalan dari slice, yang dibangun dari array
yang berukuran tetap untuk memberikan struktur data yang fleksibel dan
mudah dikembangkan. Sampai sekarang, pemrogram yang baru dengan Go sering
kali terbentur dengan cara kerja slice, bisa jadi karena pengalaman dari
bahasa pemrograman lain mengaburkan cara berpikir mereka.

Dalam artikel ini, kita akan mencoba menjernihkan kebingungan ini, dengan
cara membangun bagian-bagian tersebut untuk menjelaskan bagaimana fungsi
bawaan append bekerja, dan kenapa ia bekerja seperti itu.

* blog: terjemahkan blog "Go 2, here we come!"

https://golang-id.org/blog/go2-here-we-come

Di GopherCon 2017, Russ Cox secara resmi mulai membayangkan versi besar
selanjutnya dari Go dengan wicara tentang Masa depan Go (blog). Kita
menyebut masa depan bahasa secara informal dengan Go 2, walaupun sekarang
kita paham bahwa ia akan datang secara inkremental bukan dengan tiba-tiba
dalam sebuah rilis mayor. Tetap saja, Go 2 adalah julukan yang berguna,
sebagai suatu cara untuk membicarakan tentang masa depan bahasa, jadi mari
kita tetap menggunakan istilah tersebut untuk saat sekarang.

Perbedaan besar antara Go 1 dan Go 2 adalah siapa yang memengaruhi
rancangan dan bagaimana keputusan akan dibuat. Go 1 adalah usaha dari tim
kecil dengan sedikit pengaruh dari luar; Go 2 akan lebih dipengaruhi oleh
komunitas. Setelah lebih dari 10 tahun, kita telah belajar banyak tentang
bahasa dan pustaka-pustaka yang tidak kita ketahui sejak awal, dan hal ini
bisa terjadi lewat umpan balik dari komunitas Go.

* blog: terjemahan blog baru "Go 1.15 proposals"

https://golang-id.org/blog/go1.15-proposals

Saat ini kita mendekati rilis Go 1.14, yang direncanakan bulan Februari
bila semua berjalan dengan lancar, rilis kandidat yang pertama hampir siap.
Berdasarkan proses yang dijelaskan dalam blog Go 2, kami datang!, inilah
saat dalam siklus pengembangan dan rilis untuk menimbang
perubahan-perubahan apa saja yang ingin ditambahkan pada pustaka atau
bahasa untuk rilis selanjutnya, Go 1.15, yang dijadwalkan pada bulan
Agustus tahun ini.

Tujuan utama dari Go tetap pada manajemen paket dan versi, dukungan
penanganan error yang lebih baik, dan generik. Dukungan untuk modul
sekarang ini sudah cukup bagus dan semakin baik setiap hari, dan kita juga
punya progres dengan implementasi generik (lebih lanjut lagi nanti tahun
ini). Usaha kita selama tujuh bulan lalu dalam menyediakan mekanisme
penanganan error yang lebih baik, proposal try, menemui dukungan yang baik
namun juga penolakan yang kuat dan kami memutuskan untuk meninggalkannya.
Setelah kejadian itu ada banyak proposal yang memperbaikinya, namun tidak
ada dari mereka yang cukup meyakinkan, lebih bagus dari proposal try, atau
tidak menimbulkan kontroversi yang sama. Oleh karena itu, kami tidak
melanjutkan perubahan dari penanganan error untuk saat sekarang. Mungkin
nanti ada gagasan yang membantu kita memperbaiki status quo ini.


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages