Ilmu kimia merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam yang
mempelajari struktur dan sifat materi (zat), perubahan materi
(zat) dan energi yang menyertai perubahan materi tersebut.
Ilmu kimia adalah ilmu yang yang berlandaskan eksperimen. Oleh
karena itu, pembelajaran kimia di sekolah harus disertai dengan
kegiatan praktikum. Salah satu sasaran praktikum adalah menuntun
dan melatih siswa untuk berpikir dari konkret ke abstrak. Belajar
akan bermakna jika siswa mampu mengaitkan konsep yang bersifat
logik abstrak dengan pengalaman nyata baik dalam kehidupan
sehari-hari maupun dalam skala laboratorium.
Konsep-konsep yang abstrak hanya dapat dipahami oleh siswa
dengan baik jika siswa sudah mencapai tingkat intelektual berpikir
formal. Salah satu faktor yang memengaruhi pencapaian tingkat
intelektual berpikir formal adalah bertambahnya pengalaman
alamiah yang dihasilkan dari interaksi individu dengan sesamanya
atau dengan pengetahuan yang baru. Pelaksanaan praktikum atau
eksperimen yang benar yakni bertujuan menemukan konsep dan
melibatkan siswa secara aktif akan mampu mengurangi tingkat
keabstrakan konsep dan kemungkinan terjadinya salah konsep.