----- Forwarded by Edy
Hartanto/ITP on 04/20/2010 03:54 PM -----
| Chandra Melany Purnamasari/P09/ITP
01/29/2009 12:40 PM
|
|
To
| andrea...@yahoo.com
|
|
cc
| noveni....@cse.comoshambhala.bz,
just_a...@yahoo.com, cebo...@yahoo.com, kechix...@yahoo.co.id,
marina...@yahoo.com, mar...@erajaya.com, laura_...@yahoo.co.id, hpram...@yahoo.com,
thatit...@hero.co.id, sal...@crb.japfacomfeed.co.id, florent_...@yahoo.co.id,
febr...@hero.co.id, Jonny HS Souhoka/P09/ITP@ITP, Tatang Sisman/P09/ITP@ITP,
Hartono/P09/ITP@ITP, Edy Hartanto/ITP@ITP
|
|
Subject
| ADAKAH ORANG YANG MENDOAKAN KITA? |
|
Adakah orang yang Akan Mendoakan Kita?
Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi
dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat diRS di ruang ICU. Di saat orang-orang
terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri
si pengusaha yang terbaring tak berdaya.
Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau
dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan
hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum
terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!
"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mahgampang
.. . " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.
Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji
akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.
Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya;
dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah
pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya
lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti
bukan persoalan yang sulit".
Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku,
aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai
saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60
menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang
berdoa buat kesembuhanmu".
Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha,
si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa
buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di
sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk
dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".
Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu,
kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu
yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu"
Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa
jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah
suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami,
aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan,
itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak
benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau
titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan
seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan
mereka seorang diri."
Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata
tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus
karena kurang istirahat".
Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air
mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini
bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya.
Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.
Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki
hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah
si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat
! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !
Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah
diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak
ada yang berdoa buatku?"
Jawab si Malaikat, " Ada beberapa yang
berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit
yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois
dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak
bersalah". Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini
adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk
melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.
Air matanya tambah deras, ketika melihat
anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan
lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.
Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba
si Malaikat berkata,"Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu
! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat
jam 24:00".
Dengan terheran-heran dan tidak percaya,
si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat
menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.
Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha
pelan. "Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa
bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas
saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. "
"Tadi pagi, salah seorang anak panti
asuhan tersebut membaca di koran kalauseorang pengusaha terkena stroke
dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau
pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan
akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. "
Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang
kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.
Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga,
kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi
dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan
doa dari orang-orang yang mengasihi dia.
Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita
akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari
peristiwa yang terjadi.
Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain...
Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.
Chandra Melany Purnamasari
ACCOUNTING DEPT. (PFAD)
PT.INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA,Tbk
Plant Cirebon
Jl.Raya Cirebon-Bandung Km 20, Palimanan,
Cirebon,45161
Direct Phone No/Fax : (+62 231) 342977
Email : chandra...@indocement.co.id
Legal disclaimer
-------------------------
This email may contain confidential and/or legally privileged information.
If you are not the intended recipient (or have received this email by error),
please notify the sender immediately and delete this email.
Any unauthorized copying, disclosure, or distribution of the material in
this email is strictly forbidden.
--
Kunjungi
http://giacirebon.com
========================================================
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan ke Google
Grup "Gereja Isa Alamasih Cirebon" grup.
Untuk memposting ke grup ini, kirim email ke
giaci...@googlegroups.com
Untuk berhenti berlangganan dari grup ini, kirim email ke
giacirebon +
unsub...@googlegroups.com
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
http://groups.google.com/group/giacirebon?hl=id
===================================================
You received this message because you are subscribed to the Google
Groups "Gereja Isa Alamasih Cirebon" group.
To post to this group, send email to
giaci...@googlegroups.com
To unsubscribe from this group, send email to
giacirebon+...@googlegroups.com
For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/giacirebon?hl=id