




Tanggal 26 April 2022 adalah Hari HaKI Sedunia ke-22, tema tahun ini ialah, ‘HaKI dan Pemuda: Berupaya Berinovasi untuk Bangun Masa Depan’, yang bertujuan mendoron inovasi yang dipimpin oleh kaum muda dan mendukung kaum muda memajukan reformasi serta menciptakan masa depan yang lebih indah melalui kegairahan, kecerdasan, keingintahuan dan kreativitas.
Kaum muda Tiongkok menyongsong tantangan dengan vitalitas yang tak terbatas. Mereka aktif berinovasi dengankeberanian dan berhasil meneliti dan mengembangkan satu per satu alat-alat ajaib demi menyumbangkan kecerdasan dan kekuatan dalam penanggulangan wabah. Berikut ini adalah beberapa alat ajaib tersebut.
Tempat sampah cerdas khusus masker, robot pelindung para staf klinis dalam penanggulangan wabah, sistem pendeteksi asam nukleat cepat virus Covid-19, robot pengukur suhu pencitraan termal cerdas dan helm cerdas pengukur suhu badan tanpa kontak.
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari ini(25/4) menyampaikan ucapan selamat kepada Forum Internasional 50 Tahun Penemuan Artemisinin dan Pendorongan Pembentukan Komunitas Kesehatan Manusia.
Xi Jinping menunjukkan, Artemisinin adalah obat antimalaria yang mujarab dengan ditemukan dan diabstrak pertama oleh Tiongkok. Selama 50 tahun sejak ditemukannya, obat itu membantu Tiongkok berhasil melenyapkan Malaria dan bersamaan itu Tiongkok dalam berbagai bentuk antara lain aktif mempromosi penerapan Artemisinin dan menyediakan bantuan tehnik kepada seluruh dunia, membantu pembangunan pusat antimalaria dan penataran personil, mempromosi Artemisinin kepada dunia dan berhasil menyelamatkan jiwa jutaan orang di negara-negara berkembang sehingga memberikan kontribusi penting bagi pencegahan dan pengobatan Malaria di seluruh dunia dan perlindungan kesehatan manusia.
Tanggal 25 April adalah Hari Pencegahan dan Pengobatan Malaria Sedunia. Forum Internasional 50 Tahun Penemuan Artemisinin dan Pendorongan Pembentukan Komunitas Kesehatan Manusia juga digelar di Beijing dengan mengangkat tema “Tingkatkan Kerja Sama Internasional di bidang Penanggulanan Malaria dengan Artemisinin, Bangun Bersama Komunitas Kesehatan Manusia”. Forum diselenggarakan bersama Biro Pembangunan dan Kerjasama Internasional Negara Tiongkok, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok dan Jawatan Pengelolaan Pengobatan Tradisional Tiongkok.