Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan “America First”

1 view
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
May 19, 2021, 9:48:24 PM5/19/21
to GELORA45_In

Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan “America First”

Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan “America First”_fororder_微信?片_20210519103358

“America First” edisi Biden masih terus mendatangkan kersengsaraan kepada dunia, dari nasionalisme vaksin terang-terangan hingga rencana stimulus ekonomi tanpa batas. Seperti presiden AS yang sebelumnya, pemerintah Joe Biden tetap mengejar kepentingan AS dengan mengorbankan kepentingan negara-negara lain.

Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan “America First”_fororder_微信?片_20210519103402

distribusi vaksin yang tidak adil akibat nasionalisme vaksin adalah hambatan besar bagi penanggulangan wabah Covid-19 di dunia, sedangkan AS adalah salah satu pendorong. Menurut statistik, sejauh ini AS telah memborong 2,6 ,milyar dosis vaksin, yaitu seperempat jumlah vaksin di dunia, jauh melebihi jumlah kebutuhan sebenarnya. Ratusan juta dosis vaksin tersimpan di gudang AS.
Selain itu, AS masih berupaya mengalihkan tekanan inflasi kepada negara lain. Kebijakan ekonomi Biden yang mendorong pertumbuhan ekonomi domestiknya telah mengakibatkan kenaikan harga historis komoditi partai besar termasuk bahan pangan.

Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan “America First”_fororder_微信?片_20210519103405

Hal ini dikarenakan rencana stimulus triliun dolar AS telah meningkatkan suku bunga sekaligus memperkuat kurs mata uang dolar AS. Bagi keluarga berpenghasilan rendah, kenaikan harga makanan mendatangkan kesengsaraan kepada mereka.
Yang patut dicatat, meski Biden pernah berjanji akan melepaskan “America First” yang diluncurkan pemerintah sebelumnya, namun politik ini tetap dijalankan oleh Biden tanpa henti. Hal ini telah mendatangkan kesengsaraan, kelaparan dan kemiskinan yang lebih besar kepada dunia. Dalam pidato Biden pada Februari lalu terkait politik luar negerinya, Biden mengumumkan “Amerika telah kembali”, seandainya AS benar-benar ingin bergabung kembali ke dunia internasional, ia harus melepaskan keegoisannya dan menjalankan multilateralisme dalam arti sesungguhnya.
 

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages