Kabinet Eksperimen Mikrogravitasi Tinggi dalam Kelas Luar Angkasa Tiangong Tiongkok ; Peng Liyuan Berpidato di depan Konferensi Virtual Hari Tuberkulosis Sedunia 2022

1 view
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Mar 25, 2022, 11:27:57 PM3/25/22
to GELORA45_In

Kabinet Eksperimen Mikrogravitasi Tinggi dalam Kelas Luar Angkasa Tiangong Tiongkok

 
 

Pada tanggal 23 Maret lalu, para astronot pesawat antariksa Shenzhou-13 Tiongkok menyelesaikan kelas kedua “Ruang Kuliah Luar Angkasa Tiangong Tiongkok” di stasiun luar angkasa Tiongkok. Kuliah kali ini tetap diadakan secara dialog antara luar angkasa dan bumi. Astronot Wang Yaping, Zhai Zhigang dan Ye Guangfu telah memperlihatkan eksperimen “es salju”, eksperimen jembatan cairan, eksperimen pemisahan air dan minyak, serta eksperimen parabola di angkasa luar. Selain itu, para astronot juga memperlihakan peralatan-peralatan ilmu luar angkasa di stasiun luar angkasa itu.


Wang Yaping memperkenalkan pula sebuah perlengkapan eksperimen ilmiah berteknologi tinggi, yaitu Kabinet Eksperimen Mikrogravitasi Tinggi. Menurut Wang Yaping, kabinet ini dapat membuat lingkungan mikrogravitasi tinggi yang berkapabilitas 100 atau 1.000 kali lipat lebih tinggi daripada lingkungan mikrogravitasi di dalam kabin stasiun luar angkasa, untuk membantu para ilmuwan menyelesaikan berbagai eksperimen fisika dasar.


 

Peng Liyuan Berpidato di depan Konferensi Virtual Hari Tuberkulosis Sedunia 2022


 

Istri Presiden Tiongkok Xi Jinping, Duta Besar WHO untuk Tuberkulosis dan AIDS Peng Liyuan menyampaikan pidatonya di depan Konferensi Virtual Hari Tuberkulosis Sedunia 2022 yang diselenggarakan oleh WHO pada hari Kamis kemarin (24/03).

Pada kesempatan itu, Peng Liyuan menyatakan, beberapa tahun terakhir ini, dengan dorongan aktif WHO dan upaya bersama komunitas internasional, pencegahan dan pengobatan penyakit Tuberkulosis di dunia telah mencapai hasil nyata. Pemerintah Tiongkok sangat mementingkan pencegahan dan pengobatan penyakit Tuberkulosis, dan memasukkan pekerjaan ini ke dalam strategi Tiongkok di bidang kesehatan, mengalokasi dana khusus, menyediakan layanan periksa dan obat-obatan kepada pasien secara gratis, tingkat kesembuhan pasien Tuberkulosis terus di atas 90%. Sejak pandemi Covid-19 terjadi, pemerintah dan berbagai kalangan masyarakat Tiongkok secara aktif mengambil aksi dan memperhatikan pasien Tuberkulosis, dan menjamin pengobatan tidak terputus karena pandemi.

Peng Liyuan menyatakan, meskipun pencegahan dan pengobatan Tuberkulosis telah mencapai banyak hasil, namun penyakit ini tetap menjadi masalah kesehatan publik global yang secara serius membahayakan kesehatan publik. Terdampak oleh pandemi Covid-19, tugas pencegahan dan pengobatan Tuberkulosis menjadi lebih berat. Menghadapi tantangan yang baru, semua pihak harus mempunyai keyakinan, kasih sayang dan kesabaran. Ia menyatakan, dirinya akan berupaya keras untuk hal tersebut dan menantikan berbagai negara berbagi pengalaman pencegahan dan pengobatan penyakit Tuberkulosis, dan mengadakan kerja sama yang efektif. “Marilah bahu-membahu, aktif bertindak, mendorong target kesehatan Agenda Pembangunan Berkelanjutan  PBB  2030  terwujud sesuai jadwal, dan bersama-sama membentuk komunitas kesehatan manusia.



Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages