BUMN ajak warga lingkar Mandalika pilah sampah jadi emas
2 views
Skip to first unread message
Chan CT
unread,
Mar 26, 2022, 9:51:26 PM3/26/22
Reply to author
Sign in to reply to author
Forward
Sign in to forward
Delete
You do not have permission to delete messages in this group
Copy link
Report message
Show original message
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to GELORA45_In
BUMN ajak warga lingkar
Mandalika pilah sampah jadi emas
Sabtu, 26 Maret 2022 12:37
WIB
Relawan BUMN saat
pilah sampah di Bank Sampah Desa Kuta Lombok Tengah, NTB, Sabtu (26/3/2022).
ANTARA/Akhyar/pri.
Praya, Lombok
Tengah (ANTARA) - Sejumlah perusahaan di bawah Kementerian Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) berkolaborasi dan mendirikan bank sampah untuk mengajak warga
lingkar Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memilah dan mengumpulkan
sampah yang bisa dijadikan emas.
"Warga di enam desa penyangga ini, khususnya,
bisa menabung dengan sampah yang telah dipilah ke bank sampah. Setelah itu
mereka bisa mengambil emas, setelah tabungan sampah mereka cukup," kata Kepala
Divisi Corporate Social Responsibility Pegadaian Rully Yusuf di Praya, Lombok
Tengah, Sabtu.
Kegiatan Bakti BUMN untuk Indonesia di Mandalika
itu dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Tohir secara virtual, melalui siaran
langsung Instagram.
"Program Bakti BUMN
merupakanemployee volunteeringyang
bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepedulian pegawai BUMN terhadap masyarakat dan lingkungan melalui
keterlibatan aktif sebagai relawan dalam pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) di masing-masing BUMN maupun lintas BUMN," katanya.
Para relawan,
ujar dia, dapat membantu meningkatkan pemahaman warga sekitar akan pengelolaan
sampah yang baik, sehingga bisa menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan
serta sekaligus mendapatkan manfaat lebih dari kegiatan memilah sampah di Bank
Sampah Putri Nyale.
Untuk itulah, katanya,sosialisasi yang
dilakukan, dimulai dari penanaman nilai, kebiasaan dan aturan dalam menjaga
kebersihan lingkungan dengan menggunakan prinsipreduce, reuse, recycle (3R), terutama dalam
mengelola sampah rumah tangga.
"Kehadiran bank sampah diharapkan dapat mendukung minat masyarakat dalam memilah sampah
di rumah untuk kemudian dikelola di bank," katanya.
Koordinator
Bidang TJSL Kementerian BUMN Teddy Purnama mengatakan bank sampah ini merupakan
salah satu tempat pemilihan sampah terpadu, guna menjawab persoalan sampah di
objek wisata Mandalika. Selain itu, program ini merupakan bentuk komitmen
kepedulian BUMN terhadap lingkungan di Mandalika khususnya, maupun di objek
wisata lainnya.
"Ini untuk mengedukasi masyarakat supaya peduli
sampah dan mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM, karena sampah juga memiliki nilai
ekonomi yang cukup menjanjikan ketika dikelola dengan maksimal," katanya.
Development
Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyampaikan program Bakti BUMN di Mandalika
Lombok selaras dengan komitmen Jasa Marga untuk berkontribusi pada kehidupan
masyarakat melalui programCreating Shared
Value(CSV), yaitu menciptakan manfaat bersama dan pada
saat yang sama juga memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan.
“Di tahun ini,
manfaat dari program CSV semakin lengkap dengan kehadiran para relawan terpilih
dalam program Bakti BUMN. Di sini mereka akan mendengarkan berbagai masukan dari
masyarakat dan perangkat desa serta sekaligus menjadi agen perubahan BUMN
sehingga dapat mempengaruhi warga sekitar. Ini juga merupakan wujud nyata kami
dalam mendukung pelaksanaan program TJSL ke arah yang lebih baik, sesuai panduan
ISO 26000 dan tercapainya SDGs,” katanya.
Program Bakti BUMN di Mandalika Lombok merupakan
program perdana yang membuka rangkaian proyek percontohan Program Bakti BUMN
yang diselenggarakan di tiga dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas:
Mandalika, Sumba dan Danau Toba.
Sepuluh relawan terpilih dalam Program Bakti BUMN
di Mandalika Lombok itu, terdiri atas sejumlah karyawan BUMN yang tersebar di
seluruh Indonesia, di antaranya PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Bahana
Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), PT Kimia Farma Tbk, PT Indonesia Asahan
Alumunium (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Perkebunan Nusantara X, PT
Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Angkasa Pura II dan PT
Waskita Karya (Persero) Tbk.