BISA GAAAK..? Luhut Minta Gubernur, Pangdam, Kapolda Tanam Cabai Hingga Bawang untuk Tekan Inflasi

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Aug 31, 2022, 8:17:10 PM8/31/22
to GELORA45_In

BISA GAAAK..?
Luhut Minta Gubernur, Pangdam, Kapolda Tanam Cabai Hingga Bawang untuk Tekan Inflasi

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan. (Ist)

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginstruksi kepada gubernur, Pangdam, dan Kapolda untuk menginstruksikan kepada anak buahnya untuk menanam tanaman-tanaman pangan sehari-hari, seperti cabai rawit, cabai merah, hingga bawang merah.

Dia meyakini upaya tersebut jika dilakukan secara masif akan membuahkan hasil dalam menekan inflasi pangan yang saat ini sudah menyentuh level 11,4 persen. Adapun, inflasi inti pada Juli 2022 lalu masih terjaga di bawah proyeksi, yakni 2,84 persen.

“Di situ ada cabai merah, bawang merah, cabai rawit, telur ayam, daging ras, tomat. Jadi ini barang-barang yang bisa kita kembangkan di rumah kita masing-masing,” katanya dalam dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang ditayangkan dalam Youtube Kementerian Dalam Negeri, Selasa, 30 Agustus 2022.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, berdasarkan bahan paparannya, terdapat sepuluh komoditas yang menjadi penyumbang inflasi pangan selama 2022. Kesepuluh komoditas tersebut adalah cabai merah, bawang merah, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, tomat, minyak goreng, tahu, tempe, dan daging sapi.

Luhut mengungkapkan dalam bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari tidak diperlukan alat-alat canggih. Sekadar metode hidroponik pun bisa dilakukan. Cara tersebut sudah pernah diterapkannya saat menjabat sebagai Komandan Korem 1992-1993.

“Saya minta teman-teman gubernur, pangdam, kapolda, semua kita, ini barang yang saya sewaktu Komandan Korem tahun 1992-1993 di Madiun, saya pernah bikin hydroponic, untuk supaya pangan waktu itu sampai kurang,” ucapnya.

“Pokoknya dia enggak kekurangan bawang, enggak kekurangan cabai rawit, telur ayam, daging ayam,” jelasnya. (Enrico N. Abdielli)

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages