Jakarta
- Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja berkomunikasi dengan Presiden Rusia
Vladimir Putin. Jokowi meminta Putin menguraikan penilaian Rusia terkait situasi
di Ukraina.
Berita
komunikasi Jokowi dan Putin ini dirilis langsung laman resmi Kremlin. Komunikasi
ini juga berkaitan dengan kegiatan G20, yang akan berlangsung di
Jakarta.
"Isu
kerja sama Rusia-Indonesia dibahas serta dengan mempertimbangkan kepemimpinan
Jakarta dalam G20, berbagai aspek kegiatan asosiasi ini," bunyi keterangan di
laman Kremlin itu.
Baca
juga:
Dapat
Uang-Sembako dari Jokowi, Warga Bogor: Alhamdulillah buat Lebaran
Selain
itu, Putin menguraikan penilaian Rusia atas kondisi di Ukraina saat ini. Saat
ini, operasi militer masih berlangsung di Ukraina.
"Atas
permintaan Joko Widodo, Vladimir Putin menguraikan penilaian Rusia terhadap
situasi di Ukraina dalam konteks operasi militer khusus yang sedang
berlangsung," demikian keterangan Kremlin.
Selanjutnya,
Jokowi dan Putin setuju akan kembali melakukan komunikasi lebih
lanjut.
Komunikasi
dengan Putin ini dilakukan Jokowi setelah berbicara dengan Presiden Ukraina
Volodymyr Zelensky. Dalam pembicaraan dengan Zelensky, Jokowi kembali menegaskan
bahwa Indonesia akan tetap mendukung perundingan damai antara Ukraina dan
Rusia.
"Kemarin
saya berbicara dengan Presiden Ukraina @ZelenskyyUa," kata Jokowi dalam akun
Twitternya, Kamis (28/4/2022).
"Saya
kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap segala upaya agar perundingan
damai berhasil dan siap memberikan bantuan kemanusiaan," lanjutnya.
Sebagaimana
diketahui, perundingan damai antara Ukraina dan Rusia belum tercapai. Bahkan
Rusia memperingatkan, konflik Ukraina berisiko meningkat menjadi Perang Dunia
III. Peringatan itu disampaikan Rusia merespons kunjungan pejabat Amerika
Serikat ke Ukraina.
Simak
juga video 'Kemungkinan Hadirnya Ukraina di G20 Usai AS Mengancam':
Apa
dampak dari konflik ini? Silakan baca di halaman selanjutnya.
Peringatan
Perang Dunia III
Seperti
dilansir AFP, Selasa (26/4/2022), hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri
Rusia Sergei Lavrov untuk menanggapi pernyataan Amerika Serikat bahwa Ukraina
bisa mengalahkan Rusia. Lavrov menyebut peringatan itu juga bagian dari kritik
terhadap Ukraina yang mencoba menggagalkan pembicaraan damai.
"Risiko
Perang Dunia III sangat serius," ucap Lavrov.
"Itu
nyata, kamu tidak bisa meremehkannya," lanjut dia.
Lebih
lanjut Lavrov menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga 'berpura-pura'
bernegosiasi dengan Rusia. Dia menambahkan sikap Zelensky merupakan
kontradiksi.
"Anda
akan menemukan seribu kontradiksi," ujar dia.
(rdp/gbr)
Baca
artikel detiknews, "Kremlin Ungkap Jokowi dan Putin Teleponan Bahas KTT G20, Ini
Isinya" selengkapnya