AS Mainkan Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, Salah Banget! Hendaknya Laksanakan Kewajiban Non Proliferasi Nuklir

1 view
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Oct 19, 2021, 10:03:18 PM10/19/21
to GELORA45_In

AS Mainkan Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, Salah Banget!

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru-baru ini menyampaikan pidato mengenai masalah hak asasi manusia, dia malah membandingkan kebijakan Tiongkok dalam masalah Xinjiang dengan pembunuhan massal NAZI yang terjadi pada 70 tahun yang lalu, dia bahkan mengingatkan seluruh dunia bahwa memilih terus diam sama seperti “komplotan”  yang “menginjak-injak HAM”. Dalam pidatonya Biden memuji AS kayaknya pembela etik dan moral, sementara menjelekkan Tiongkok sebagai musuh seluruh manusia. Dari tingkah lakunya tersebut terungkaplah kesombongan dan kemunafikan AS dalam masalah HAM. 

Justru seperti apa yang dinyatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian, apa yang disebut masalah HAM Xinjiang hanyaklah intrik politik, maksud sesungguh AS ialah merugikan kestabilan Xinjiang dan merintangkan perkembangan Tiongkok.

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

Nampaknya “diplomasi HAM dan nilai pandang” telah menjadi salah satu label pemerintah AS pimpinan Joe Biden. AS berharap seluruh dunia menikmati pola HAM standar AS, juga berharap seluruh dunia menerima penjelasan dan definisi AS terhadap HAM. Tiada HAM yang terbaik, hanya terdapat HAM yang lebih baik, inilah proses yang terus diperbaiki. AS selalu mengira HAM dirinya paling bagus di dunia, tapi apakah AS pantas berbicara masalah ini? Sekitar 700 ribu warga AS hilang nyawa dalam pandemi Covid-19, di mana HAMnya? Ketika mengutuk masalah HAM negara lain, AS seharusnya lebih dulu melihat dirinya bersalah tidak?    

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

Berbicara tentang HAM global, karena tindakan sanksi AS, jutaan pasien penyakit diabetes di Iran sulit mendapat akses obat insulin, sehingga puluhan ribu pasien meninggal dunia. Pernahkah AS mempertimbangkan HAM warga Iran? Pemerintah India meluluskan UU sehingga jutaan Muslim kehilangan hak dasar yang dimiliki warga negara. Apakah AS pernah berbicara demi kaum mulim di India? Perang AS di Afghanistan, Irak dan Suriah mengakibatkan ratusan ribu orang tewas, jutaan orang melarikan diri dari kampung halaman, apakah AS mempertimbangkan HAM mereka?

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

Berbicara tentang HAM rakyat Xinjiang, dewasa ini HAM yang dimiliki rakyat Xinjiang berada pada taraf paling baik dalam sejarah, rakyat hidup tenteram, menikmati rasa bahagia dan rasa keberuntungan. Namun, untuk mencapai tujuan dirinya yang menfitnah dan membendung Tiongkok dengan masalah Xinjiang, AS bahkan membujuk sarjana Jerman Adrian Zenz membikin laporan palsu, mendukung institut strategi Australia membikin laporan palsu tentang apa yang disebut “kerja paksa ” di Xinjiang, juga mendesak media Barat menyebarkan berita palsu terkait isu Xinjiang, demi memfintah Tiongkok. Pada masalah ini, politikus anti Tiongkok, wadah pemikir, media dan pakar bersekonkong dan berbentuk suatu rantai industri.

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

Biden bersikeras membandingkan masalah Xinjiang dengan pembunuhan massal NAZI, justru mengungkapkan watak jeleknya yang memutar-balikkan fakta. Apa yang disebut masalah HAM Xinjiang sama sekali direkayasa oleh AS, sama sekali adalah berita palsu yang disebarkan media AS. Tujuan apa yang ingin dicapai AS melalui masalah ini, mesikpun AS tidak mengumumkan jawabannya, tapi seluruh dunia sudah tahu persis. Ingin main kartu HAM dalam masalah Xinjiang, AS salah banget! Rakyat dunia tidak akan pernah tertipu oleh kebohongan AS! AS hendaknya mawas diri atas pelanggaran HAM dirinya, menghentikan intervensi kepada negara lain dengan alasan HAM.

Ingin Main Kartu HAM dalam Masalah Xinjiang, AS Salah Banget!

 

AS, Inggris dan Australia Hendaknya Laksanakan Kewajiban Non Proliferasi Nuklir,

Lakukanlah Hal yang Bermanfaat bagi Perdamaian dan Kestabilan Kawasan

Dalam pertemuannya dengan Dubes Inggris untuk Rusia, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov menyatakan, Rusia berpendapat bahwa pembentukan Kemitraan Keamanan Trilateral, Amerika, Inggris dan Australia (AUKUS) tidak bermanfaat untuk mendorong perdamaian dan kestabilan internasional, dan justru akan menciptakan kesulitan bagi pekerjaan pengontrolan senjata. Rusia berharap para anggota AUKUS dapat menaati komitmen terkait non proliferasi senjata nuklir. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok menyetujui pandangan Rusia tersebut dan berharap AS, Inggris, dan Australia dapat bersungguh-sungguh melaksanakan kewajiban non proliferasi nuklir internasional, serta banyak melakukan hal yang bermanfaat bagi perdamaian dan kestabilan kawasan ini.

Di depan Jumpa pers rutin pada tanggal 18 Oktober kemarin, Zhao Lijian menekankan, AS, Inggris dan Australia membentuk AUKUS dan melakukan kerja sama kapal selam nuklir, hal tersebut akan memberikan serangkaian pengaruh negatif yang serius. Pertama, pembentukan grup militer ideologis ketiga negara akan memperburuk ketegangan kawasan ini. Kedua, ketiga negara menstigma sejumlah negara di kawasan ini, mengembangkan kekuatan militer dan menerobos perbatasan nuklir, sehingga menimbulkan persaingan militer dan meningkatkan risiko bentrokan militer. Ketiga, kerja sama kapal selam menimbulkan risiko non proliferasi nuklir, dan melanggar semangat Perjanjian Non Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Zhao Lijian menekankan, tindakan ketiga negara tersebut berbalikan dengan misi dan target NPT, dengan serius menyerang sistem non proliferasi internasional. Di satu sisi, AS dan Inggris mengenakan sanksi dan menyerang negara lain dengan alasan mengembangkan teknologi nuklir, di sisi lain, mereka secara terang-terangan mengalihkan bahan nuklir tingkat senjata kepada negara non senjata nuklir, ini adalah tindakan standar ganda tipikal yang akan memberikan pengaruh negatif serius bagi proses penyelesaian politik dan diplomatik masalah utama nuklir di kawasan ini.


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages