Pemerintah Bayar Uang Muka 6 Jet Rafale, Kontrak Efektif 9 September 2022

2 views
Skip to first unread message

Sunny ambon

unread,
Sep 22, 2022, 8:09:31 AM9/22/22
to

https://nasional.kompas.com/read/2022/09/21/10222561/pemerintah-bayar-uang-muka-6-jet-rafale-kontrak-efektif-9-september-2022?insNltCmpId=877&insNltSldt=10080&isInsNltCmp=1&utm_campaign=KG360_Kompascom_Artikel_Politics&utm_medium=Email&utm_source=Insider

Pemerintah Bayar Uang Muka 6 Jet Rafale, Kontrak Efektif 9 September 2022

 Kompas.com - 21/09/2022, 10:22 WIB

Rafale AU Perancis mengisi bahan bakar di udara di atas Selat Sunda, difoto dari kabin pesawat tanker Airbus A330 MRTT.

Rafale AU Perancis mengisi bahan bakar di udara di atas Selat Sunda, difoto dari kabin pesawat tanker Airbus A330 MRTT.(KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTO)



 

Penulis Achmad Nasrudin Yahya | Editor Sabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Kontrak pembelian enam dari 42 jet tempur Rafale oleh Indonesia resmi efektif setelah Indonesia membayar uang muka ke Perancis.

Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, kontrak enam jet Rafale sudah efektif sejak 9 September 2022.

 “Per tanggal 9 September 2022 sudah efektif,” kata Dahnil saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (21/9/2022).

Setelah membayar cicilan pertama, Indonesia kini tinggal menanti selesainya produksi enam Rafale untuk siap pakai.

Baca juga: Menanti Kehadiran Jet Rafale Perkuat Pertahanan Udara Indonesia “Kita tinggal menunggu produksi Rafale selesai,” ujar Dahnil.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) telah meneken kontrak pengadaan 42 Rafale dengan Dassault Aviation, produsen Rafale yang merupakan perusahaan penerbangan Perancis.

 Penandatanganan kontrak berlangsung di Kantor Kemenhan, Jakarta, pada 10 Februari 2022.

Momen penandatanganan juga disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menhan Perancis Florence Farly.

 Sebagai langkah awal, Indonesia mengakuisisi enam unit lebih dulu untuk mendatangkan 42 Rafale secara keseluruhan.

 Baca juga: Deretan Alutsista yang Dibeli Prabowo sejak Menjabat Menhan, Pesawat Rafale hingga Airbus A400M

Usai menyaksikan penandatanganan kontrak tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa 36 Rafale lainnya akan didatangkan Indonesia dalam waktu dekat.

 "Akan disusul dalam waktu dekat dengan kontrak untuk 36 pesawat lagi dengan dukungan latihan persenjataan dan simulator-simulator yang dibutuhkan," ujar Prabowo.

 Sebagai informasi, Rafale dikenal sebagai pesawat serba bisa karena dapat digunakan untuk berbagai misi.

Misalnya, interdiction (larangan), aerial reconnaissance (pengintaian udara), ground support (dukungan darat), anti-ship strike (serangan antikapal) dan nuclear deterrence mission (misi pencegahan nuklir).

 Baca juga: Spesifikasi Jet Tempur Dassault Rafale yang Segera Dimiliki Indonesia, Dilengkapi Sederet Senjata Mutakhir

Pesawat yang muncul pertama kali pada 2001 itu hingga kini sudah digunakan oleh enam negara di luar Perancis. Antara lain, Qatar, Yunani, India, Uni Emirat Arab, Kroasia, dan Mesir.

 Baru-baru ini, tiga Rafale yang dioperasikan French Air and Space Force atau Angkatan Udara dan Luar Angkasa Perancis sempat singgah di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (12/9/2022).

 Kehadiran tiga Rafale di Indonesia dalam rangka menjalani Misi Pegase 2022 setelah mengikuti latihan bersama Pitch Black 2022 di Australia yang turut diikuti TNI AU.

 Selain tiga Rafale, terdapat satu pesawat angkut A400M dan dua pesawat multirole tanker transport A330 MRTT yang turut singgah di Tanah Air.

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages